Identifikasi Sebaran Spasial Genangan Banjir Menggunakan Data Hasil Insar Coherence Dan Sar Backscatter Citra Sentinel-1 (Studi Kasus : Banjir Kota Banjarmasin).

Berliana, Marta (2022) Identifikasi Sebaran Spasial Genangan Banjir Menggunakan Data Hasil Insar Coherence Dan Sar Backscatter Citra Sentinel-1 (Studi Kasus : Banjir Kota Banjarmasin). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03311840000015-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
03311840000015-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, pada tanggal 14-20 Januari 2021 terjadi bencana banjir. Warga yang terdampak bencana ini mencapai 100.000 orang. Dampak yang disebabkan oleh bencana ini tak hanya korban jiwa namun juga materi. Dalam menanggulangi bencana banjir ini perlu adanya pemetaan sebaran genangan banjir untuk melakukan identifikasi awal sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan mitigasi bencana banjir di kemudian hari. Teknologi penginderaan jauh sangat efektif dalam menentukan badan air pada area yang luas dan dapat digunakan dalam pemetaan daerah banjir dengan resolusi temporal dan spasial yang memadai sehingga bermanfaat dalam mempermudah melakukan mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan citra SAR Sentinel-1 serta memanfaatkan informasi dari data SAR backscatter citra tersebut untuk identifikasi genangan banjir. Selain itu, digunakan pula informasi dari hasil pengolahan Interferometric SAR (InSAR) Coherence untuk mengidentifikasi daerah sebaran banjir di Kota Banjarmasin. Deteksi banjir dengan menggunakan data backsactter memiliki tantangan yaitu hamburan balik yang kompleks terkait berbagai jenis dan ketinggian bangunan, area vegetasi, dan jalan yang berbeda topografinya. Hasil dari InSAR coherence dipercaya lebih mampu dalam memetakan area genangan di perkotaan. Penelitian ini mencoba membandingkan hasil identifikasi genangan banjir dari kedua informasi tersebut untuk studi area penelitian. Luas genangan banjir yang dihasilkan pada tanggal 20 Januari 2021 dengan menggunakan data InSAR Coherence adalah seluas 1.452,447 hektare dengan polarisasi VH sedangkan untuk polarisasi VV didapatkan luas sebesar 1.435,380 hektare. Hasil luas genangan banjir yang dihasilkan pada tanggal 20 Januari 2021 dengan menggunakan data SAR backscatter adalah seluas 1.253,866 hektare dengan polarisasi VH dan untuk polarisasi VV didapatkan luasan sebesar 1.991,010 hektare. Hasil tersebut dievaluasi dengan data titik pelaporan banjir Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta berita tentang lokasi terjadinya banjir di Kota Banjarmasin dengan judul “5 Kecamatan di Banjarmasin Kalimantan Selatan Terendam Banjir Rob” ditulis oleh Muhammad Risanta Detik News sehingga didapatkan nilai overall accuracy sebesar 76,829% untuk hasil genangan banjir data backscatter, sedangkan untuk data InSAR Coherence overall accuracy sebesar 98,780%. Dengan melihat nilai akurasi yang dihasilkan maka terbukti bahwa metode InSAR Coherence lebih dapat memetakan genangan banjir di wilayah perkotaan Kota Banjarmasin pada kejadian banjir pada 20 Januari 2021.
===================================================================================================================================According to the “Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)” Banjarmasin City, on January 14-20 2021 a flood disaster occurred. Residents affected by this disaster reached 100,000 people. The impact caused by this disaster was not only fatal but also material. In tackling this flood disaster, it is necessary to map the distribution of flood inundation to carry out initial identification so that it can be used as a reference in mitigating flood disasters in the future. Remote sensing technology is very effective in determining water bodies in large areas and can be used in mapping flood areas with adequate temporal and spatial resolution which is useful in facilitating disaster mitigation. This study uses Sentinel-1 Data with InSAR Coherence and Backscatter methods to identify flood distribution areas in Banjarmasin City. Interferometric SAR Coherence is could be used to detect the presence of flood water in urban areas. While the backscattering method does not have a high accuracy in highlighting the presence of water. This is because flood detection using this method has challenges, namely complex backscattering related to various types and heights of buildings, vegetation areas, and roads with different topography. The results of InSAR coherence are believed to be more capable in mapping inundation areas in urban areas. This study compares the two methods to obtain an effective method for detecting flood inundation in urban areas. The flood inundation area generated on January 20, 2021 using InSAR Coherence data is 1,452.447 hectares with VH polarization while for VV polarization the area is 1,435.380 hectares. The results of the flood inundation area generated on January 20, 2021 using backscatter data are 1,253.866 hectares with VH polarization and for VV polarization an area of 1,991.010 hectares. For the results of the distribution of flood inundation by utilizing backscatter data using VV polarization, there are drawbacks where there is a higher double reflection than the VH polarization if the wetlands or plants or buildings that appear are flooded so that the results obtained are considered dubious. These results were evaluated against flood inundation point data by the “Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPPD)”, as well as print and electronic media news sources with an overall accuracy value of 76.829% for backscatter data flooding results, while for InSAR Coherence data the overall accuracy was 98.780%. By looking at the resulting accuracy value, it is proven that the InSAR Coherence method is more able to map flood inundation in the urban area of Banjarmasin City in the flood incident on January 20, 2021.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSG 551.577 Ber i-1 2022
Uncontrolled Keywords: Backscatter, Banjarmasin, Genangan Banjir, InSAR Coherence, Sentinel-1. Backscatter, Banjarmasin, Flood Puddle, InSAR Coherence, Sentinel-1.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 18 May 2026 08:21
Last Modified: 18 May 2026 08:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133233

Actions (login required)

View Item View Item