Pengembangan Model Sistem Dinamik Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Produksi Jagung dengan Menerapkan Sistem Tanam Jajar Legowo, Intensifikasi, dan Ekstensifikasi Lahan (Studi Kasus: Jawa Timur)

Pramundito, Rahmatika Jagad (2022) Pengembangan Model Sistem Dinamik Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Produksi Jagung dengan Menerapkan Sistem Tanam Jajar Legowo, Intensifikasi, dan Ekstensifikasi Lahan (Studi Kasus: Jawa Timur). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 05211840000138-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
05211840000138-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Sektor pertanian harus terus dikembangkan agar tetap menjadi andalan menetapkan ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani dan penduduk pedesaan, mengentaskan kemiskinan, memasok tenaga kerja yang berkualitas bagi sektor non pertanian, memacu pertumbuhan ekonomi dan menyehatkan ekonomi (Nurasa & Adreng, 2011). Padahal banyak tantangan yang akan dihadapi untuk meningkatkan produksi jagung, seperti konveksi lahan yang mengalami penurunan tiap tahunnya, tingkat kesuburan tanah yang semakin lama semakin turun, minimnya pengetahuan petani terkait teknologi pertanian, serta masalah irigasi dan pemodalan. Berdasarkan dari kurangnya pemenuhan permintaan jagung Jawa Timur menunjukkan adanya kebutuhan untuk membangun model untuk meningkatkan nilai produktivitas dan jumlah produksi jagung di Jawa Timur. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian dengan mengolah lahan yang sudah ada adalah dengan diterapkannya intensifikasi lahan dengan menggunakan bibit unggul jenis hibrida dan pengaturan sistem tanam jajar legowo, sedangkan untuk meningkatkan nilai produktivitas dan produksi jagung dengan penambahan luas lahan jagung baru adalah dengan diterapkannya ekstensifikasi lahan. Salah satu cara dalam membangun model peningkatan nilai produktivitas dan produksi jagung adalah dengan membangun model sistem dinamik, sistem dinamik merupakan sebuah analisa yang dilakukan untuk menentukan variabel mana yang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai produktivitas dan produksi jagung di Provinsi Jawa Timur (Rahmawati et al., 2020). Hasil dari menggunakan sistem dinamik maka dapat dilakukan sebuah simulasi dengan mendesain model sistem nyata dan melakukan eksperimen dengan model tersebut untuk memahami perilaku sistem, sehingga perlu dilakukan perancangan model sedemikian rupa sehingga perilaku model mirip dengan perilaku sistem nyata terhadap peristiwa yang terjadi dari waktu ke waktu (Suryani, Hendrawan, et al., 2020). Penggunaan pemodelan sistem dinamik bertujuan untuk memodelkan sistem peningkatan nilai produduktivitas dan produksi jagung di Jawa Timur dengan menggunakan penerapan sistem tanam jajar legowo, intensifikasi dan ekstensifikasi lahan yang kompleks dan memiliki banyak variabel yang menjadi faktor meningkatkan produktivitas dan produksi jagung yang validitasnya dapat dipertanggung jawabkan.
==============================================================================================================================
The agricultural sector must continue to be developed so that it remains a mainstay for establishing food security, increasing the income of farmers and rural residents, alleviating poverty, supplying quality labor for the non-agricultural sector, spurring economic growth and improving the economy (Nurasa & Adreng, 2011). In fact, there are many challenges that will be faced in increasing corn production, such as land convection which decreases every year, soil fertility levels which are decreasing over time, lack of farmers' knowledge regarding agricultural technology, as well as irrigation and capital problems. Based on the lack of fulfillment of corn demand in East Java, there is a need to build a model to increase productivity value and the amount of corn production in East Java. Efforts that can be made to increase agricultural yields by cultivating existing land are by implementing land intensification using superior hybrid seeds and arranging the Jajar Legowo planting system, while to increase productivity value and corn production by adding new corn land is by implementing land extensification. One way to build a model for increasing productivity value and corn production is to build a dynamic system model, a dynamic system is an analysis carried out to determine which variables have a significant influence on the value of productivity and corn production in East Java Province (Rahmawati et al., 2020). The result of using a dynamic system is that a simulation can be carried out by designing a real system model and conducting experiments with the model to understand system behavior, so it is necessary to design the model in such a way that the model's behavior is similar to the behavior of the real system towards events that occur from time to time (Suryani, Hendrawan, et al., 2020). The use of dynamic system modeling aims to model the system of increasing productivity value and corn production in East Java by using the application of the Jajar Legowo planting system, intensification and land extensification which are complex and have many variables that are factors in increasing corn productivity and production whose validity can be accounted for.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSSI 003.85 Pra p-1 2022
Uncontrolled Keywords: Sistem Dinamik. Produktivitas Jagung.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.213 Management information systems. Dashboards. Enterprise resource planning.
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 04 Jun 2026 07:21
Last Modified: 04 Jun 2026 07:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133574

Actions (login required)

View Item View Item