Sugandhi, Bagas Wasi (2022) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Gender di Jawa Timur Menggunakan Regresi Data Panel. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
06211840000098-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pembangunan kualitas hidup manusia merupakan upaya terus-menerus yang dilakukan pemerintah dalam rangka mencapai kehidupan yang lebih baik. Upaya pembangunan ini ditujukan untuk kepentingan seluruh penduduk tanpa membedakan jenis kelamin tertentu. Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sejauh mana keseimbangan partisipasi perempuan dan laki-laki terus didorong secara maksimal di semua aspek kehidupan. Dalam meningkatkan partisipasi laki-laki dan perempuan, keterbukaan akses yang setara dan kontrol yang seimbang menjadi prasyarat, sehingga manfaat dapat diperoleh secara adil dan merata. Indeks Pembangunan Gender (IPG) merupakan perbandingan antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) laki-laki dan IPM perempuan dilihat dari kualitas dimensi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dimensi pendidikan menggunakan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, dimensi kesehatan menggunakan umur harapan hidup, serta dimensi ekonomi menggunakan pengeluaran per kapita disesuaikan. Saat ini masih terjadi kesenjangan antara perempuan dan laki-laki di Indonesia. Kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu tindakan yang merendahkan perempuan. Salah satu metode statistika yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah kesetaraan gender adalah dengan analisis regresi. Analisis regresi data panel memiliki beberapa keunggulan di antaranya akan menghasilkan lebih banyak informasi dan variasi dengan sedikit kolinearitas antar variabel serta menghasilkan lebih banyak degree of freedom sehingga lebih efisien. Dikarenakan data IPG membentuk suatu pola time series, peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Gender dari tahun 2014 – 2020 Kabupaten/Kota di Jawa Timur menggunakan regresi data panel yang diharapkan dengan menggabungkan dua data tersebut dapat menghasilkan model terbaik. Kemudian terpilihlah model FEM Individu & Waktu dengan kebaikan model sebesar 99,3% dengan variabel prediktor yang berpengaruh signifikan adalah Persentase Rasio Jenis Kelamin Penduduk Perempuan Terhadap Laki-laki (X3).
==============================================================================================================================
The development of the quality of human life is a continuous effort made by the government in order to achieve a better life. This development effort is aimed at the interests of the entire population without discriminating against a particular gender. The success of development is very dependent on the extent to which the balance of participation of women and men continues to be maximally encouraged in all aspects of life. In increasing the participation of men and women, equal access and equal control are prerequisites, so that benefits can be obtained fairly and equitably. The Gender Development Index (GDI) is a comparison between the Human Development Index (HDI) of men and HDI of women in terms of the quality of education, health, and economic dimensions. The education dimension uses the expected length of schooling and the average length of schooling, the health dimension uses life expectancy, and the economic dimension uses adjusted per capita expenditure. Currently, there is still a gap between women and men in Indonesia. Violence against women is an act that demeans women. One of the statistical methods that can be used to solve the problem of gender equality is regression analysis. Panel data regression analysis has several advantages, including producing more information and variations with less collinearity between variables and producing more degrees of freedom so that it is more efficient. Because the IPG data forms a time series pattern, the researcher wants to know the factors that influence the Gender Development Index from 2014 – 2020 Districts/Cities in East Java using panel data regression which is expected to combine the two data to produce the best model. Then the Individual & Time FEM model was selected with a model goodness of 99.3% with predictor variables that had a significant effect on Percentage of Female to Male Gender Population Ratio (X3).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSSt 519.536 Sug a-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Data Panel, Jawa Timur, Indeks Pembangunan Gender. Panel Data, East Java Province, Gender Development Index. |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics |
| Divisions: | Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 04:35 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 04:35 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/133733 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
