Arahan Pengembangan Wisata Alam Dan Budaya Dengan Pemanfaatan Digital Tourism Di Kawasan Strategis Sosial Budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung Berdasarkan Preferensi Generasi Z

fadila, salsa ayung (2022) Arahan Pengembangan Wisata Alam Dan Budaya Dengan Pemanfaatan Digital Tourism Di Kawasan Strategis Sosial Budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung Berdasarkan Preferensi Generasi Z. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 08211840000066-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
08211840000066-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Kecamatan Senduro merupakan salah satu Kecamatan yang berada di Kabupaten Lumajang yang menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) utama. Kecamatan Senduro memiliki berbagai macam Kawasan wisata seperti Agrowisata Pasrujambe, Ekowisata Ranu Pane, dan Desa Wisata Argosari. Adanya daerah tujuan wisata utama di beberapa desa di Kecamatan Senduro ini menyebabkan wisata di beberapa desa yang lain kurang diminati oleh wisatawan karena masyarakat hanya berminat untuk mengunjungi wisata utama yang sebenarnya wisata yang berada di Desa lain seperti Kawasan Strategis Sosial Budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung yaitu Desa Pandansari, Desa Senduro, Desa Kandangan dan Desa Kandang Tepus kurang diminati sehingga terjadi kurang meratanya persebaran wisatawan. Wisata yang berada di Kawasan Strategis Sosial Budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung ini sebenarnya tidak kalah menarik dibanding wisata tujuan utama. Wisata pada Kawasan ini memiliki ikon utama yaitu Pura Mandara Giri Semeru Agung yang menjadi objek wisata, budaya dan religi yang menawarkan berbagai macam kegiatan wisata yang bisa menjadi pilihan tempat wisata yang menarik. Generasi Z merupakan generasi yang menjadi pengunjung tempat wisata terbanyak menurut survei yang dilakukan booking.com. Hal ini menjadi salah satu keuntungan tempat wisata yang sudah memanfaatkan media sosial sebagai bentuk digitalisasi wisata di mana Generasi Z merupakan generasi yang sangat tidak bisa dilepaskan dari media sosial . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan pengembangan wisata alam dan budaya dengan pemanfaatan digital tourism pada kawasan strategis sosial budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung Kecamatan Senduro berdasarkan preferensi generasi z yang dapat memecah tujuan wisata yang semula selalu mendatangi tujuan wisata utama Kecamatan Senduro menjadi pilihan destinasi wisata andalan baru di kawasan strategis sosial budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung Kecamatan vi Senduro. Penelitian ini menggunakan analisis delphi, dan likert untuk menemukan faktor yang berpengaruh dalam pengembangan wisata alam dan budaya, dan analisis triangulasi untuk merumuskan arahan pengembangan yang sesuai. Hasil dari penelitian ini yaitu faktor yang mempengaruhi pengembangan wisata alam dan budaya di kawasan strategis sosial budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung Kecamatan Senduro sebagai berikut : daya Tarik, kegiatan wisata, sarana, prasarana, jalan, informasi, promosi, partisipasi masyarakat, Pendidikan, pokdarwis, kelembagaan dan investasi. Dari faktor-faktor tersebut kemudian dirumuskan arahan pengembangan dengan memperhatikan kondisi eksisting dan kebijakan teori terkait. Penelitian ini menghasilkan 25 arahan pengembangan wisata alam dan budaya dengan pemanfaatan digital tourism pada kawasan strategis sosial budaya Pura Mandara Giri Semeru Agung Kecamatan Senduro.
==============================================================================================================================
Senduro is one of the districts which become the prime tourism destination in the Regency of Lumajang. The Senduro district has various tourism destinations such as agrotourism of Pasrujambe, ecotourism of Ranu Pane, and Agrosari tourism village. The presence of prime tourism destination at Senduro district has caused tourism destination in other villages to become less attractive to tourist because they are only interested in visiting the prime tourism destination. Other touristic villages in the strategic sociocultural zone of Mandara Giri Semeru Agung such as Pandansari, Senduro, Kandangan, and Kandang Tepus village become less desirable. Tourism destination that lies within the strategic sociocultural zone of Mandara Giri Semeru Agung is verily no less interesting than the prime tourism destination. The main icon of this destination is Mandara Giri Semeru Agung Temple, a cultural and religious tourism object which offers variety of activities that can be a perfect choice for an attractive tourism destination. According to a survey conducted by booking.com, the most visitors of tourism destination are Generation Z. This is one of the advantages tourism destinations could have if the can make use of social media as a platform for tourism digitalization they Generation Z cannot be separated from. This research intends to formulate the development guidelines of natural and cultural tourism by utilizing digital tourism at the strategic sociocultural zone of Mandara Giri Semeru Agung in Senduro district, based on Generation Z preferences, which is expected to be able to diverge the tourism destination which formerly visitors always visiting the prime tourism destination become to visit the new tourism destination centerpiece at the strategic sociocultural zone of Mandara Giri Semeru Agung in Senduro district. This research uses Delphi’s analysis, Likert’s analysis to identify factors influencing the development of natural and cultural tourism, and triangular analysis to formulate the adequate development guidelines. The outcomes of this research are the factors influencing the development of natural and cultural tourism at the strategic sociocultural zone of Mandara Giri Semeru Agung in Senduro district, as follows: attraction, tourism activities, facilities, infrastructures, roads, information, promotion, community participation, education, tourism group, institutional, and investment. Based on these factors, the development guidelines be formulated by considering the existing conditions and the associated theoretical policies. This research will formulate 25 guidelines for the development of natural and cultural tourism using digital tourism platform at the strategic sociocultural zone of Mandara Giri Semeru Agung in Senduro district.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSPW 711.554 Fad a-1 2022
Uncontrolled Keywords: Wisata alam dan budaya, Digital Tourism, Generasi Z. Natural and cultural tourism, Digital Tourism, Generation Z.
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 23 Jun 2026 08:27
Last Modified: 23 Jun 2026 08:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133998

Actions (login required)

View Item View Item