Umainah, Umainah (2022) Pengembangan Permainan Untuk Sarana Belajar Sebagai Terapi Motorik Halus Pada Anak Penyandang Autism (Asd) Dengan Menggunakan Kayu Olahan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
08311840000062-Undergraduate-Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (92MB) | Request a copy |
Abstract
Autism (ASD) adalah gangguan perkembangan yang meliputi sistem motorik, interaksi sosial, gangguan pada komunikasi dan keterbatasan minat serta kemampuan imajinasi pada anak. Perkembangan motorik yang terlambat pada anak dapat mempengaruhi kualitas dari pembelajaran dan kegiatan sehari-hari yang membuat anak mengalami gangguan dalam menerima, memproses, menganalisis atau untuk menyimpan informasi. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan perkembangan dari keterlambatan motorik halus dengan melakukan terapi. Terapi yang dapat digunakan untuk menunjang perkembangan motorik halus adalah terapi okupasi dengan tujuan untuk membantu mencari cara agar anak-anak yang memiliki gangguan pada perkembangan motorik halus mampu memperbaiki kekuatan, koordinasi, dan keterampilannya. Tujuan dari perancanganyan ini adalah menghasilkan mainan edukatif yang dapat menunjang perkembangan keterampilan tersebut dengan menyesesuaikan dari kebutuhan anak penyandang autism (ASD). Dengan mengumpulkan data dari interview, shadowing, kuisioner dan usability tes pada terapis, pembimbing atau orang tua untuk mengoptimalkan kebutuhan dari perancangan mainan edukatif. Hasil dari penelitian ini berupa produk 1 set mainan edukasi dengan 4 macam keterampilan, diantaranya lacing toy, tracing, menusuk gambar dan puzzle grip. Keutamaan pada keterampilan lacing toys yang memiliki fitur sensor elektronika penghasil suara pada kegiatan meronce sebagai koordinasi mata dan tangan pada anak penyandang autism (ASD).
==============================================================================================================================
Autism (ASD) is a developmental disorder that includes the motor system, social interaction, communication disorders and limited interests and imagination abilities in children. Delayed motor development in children can affect the quality of learning and daily activities, which makes children have problems receiving, processing, analysing or storing information. One way to improve the development of fine motor delay is by doing therapy. Therapy that can be used to support fine motor development is occupational therapy with the aim of helping find ways so that children who have disorders in fine motor development can improve their strength, coordination, and skills. The purpose of this design is to produce educational toys that can support the development of these skills by adjusting to the needs of children with autism (ASD). By collecting data from interviews, shadowing, questionnaires and usability tests on therapists, supervisors or parents to optimize the needs of the design of educational toys. The result of this research is a product of 1 set of educational toys with 4 kinds of skills, including lacing toy, tracing, piercing pictures and puzzle grips. The primacy of lacing toys skills that have sound-producing electronic sensor features in crocheting activities such as hand-eye coordination in children with autism (ASD).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSDP 688.720 952 Uma p-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | autisme, motorik halus, gangguan Belajar, mainan edukatif. autism, fine motor, Learning Disorders, educational toys. |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures > TS171 Product design |
| Divisions: | Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Product Design > 90231-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:18 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 04:28 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134059 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
