Anistaqouwy, Nastaura Erina (2022) Perancangan Kampanye Anti Perundungan Di Sekolah Untuk Remaja. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
08511840000031-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Perundungan bukanlah hal baru dalam lingkungan sekolah. Berita mengenai kasus perundungan di sekolah sering kali terdengar dari berbagai daerah di Indonesia. Perundungan atau yang juga dikenal sebagai bullying merupakan tindakan kekerasan yang dilakukan secara sengaja oleh pihak yang lebih kuat terhadap orang lain dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan menyakiti. Pada remaja, banyak factor yang mempengaruhi terjadinya perundungan seperti sifat remaja, kondisi psikologis dan kondisi lingkungan. Perundungan tersebut dapat berupa fisik ataupun verbal baik secara langsung maupun tidak langsung. Perundungan merupakan permasalahan yang serius dengan adanya dampak yang dibawa baik oleh korban maupun pelaku dan dalam kasus yang berat dapat menimbulkan dampak yang fatal. Perancangan kampanye anti perundungan di sekolah menggunakan metode penelitian desain Double Diamond yang membagi tahapan proses desain mulai dari penelitian hingga hasil akhir dan evaluasi. Pada tahap riset, dilakukan studi literatur, wawancara dan FGD (Focused Group Discussion). Studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber untuk mencari tahu tentang kasus perundungan di sekolah, perundungan, kampanye dan referensi sejenis. Wawancara kepada stakeholder penelitian, FGD dan wawancara kepada target audiens dilakukan untuk mengetahui kesadaran target audiens tentang perundungan di sekolah, penyebab serta cara mengatasi perundungan. Hasil dari tahap riset tersebut dianalisis untuk mendapatkan ide besar, konsep dan luaran kampanye yang selanjutnya akan dievaluasi di tahap akhir untuk mengetahui efektivitas kampanye. Kampanye dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam isu perundungan sehingga remaja mampu mengidentifikasi tindakan perundungan dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi perundungan di sekitarnya. Perancangan kampanye sebagai media informasi dan edukasi remaja diharapkan dapat diterima dengan baik oleh target audiens sebagai upaya pencegahan perundungan di sekolah. Luaran dari kampanye disesuaikan dengan menggunakan media yang dapat dinikmati oleh remaja. Media yang dapat digunakan antara lain media digital seperti media sosial dan website maupun media cetak.
==============================================================================================================================
Bullying is not a new educational issue at school. There are numerous of bullying reported in various area in Indonesia. Bullying defined as an act of violence that purposely done by the stronger to oppress the weaker one within a certain period. There are several factors that leads teenagers into bullying such as teenage behaviors, psychological condition, and their environment. There are several types of bullying such as physical bullying and verbal bullying that happen directly or indirectly as well as social bullying. Therefore, bullying is a serious issue considering its negative impact both for the victim and the bully. This Anti-School Bullying campaign designed using Double Diamond framework method which divides design process as started by data research, output designing, prototyping and evaluation. Literature study, deep interview and FGD (Focused Group Discussion) are done on the stage of research. Literature study is carried out to collect information about school bullying cases, bullying theories, campaign, and references from any resources. The purpose of research by deep Interview with campaign stakeholders, segment target, and FGD are to find out segment target’s current awareness of school bullying as well as its causes and solutions. The result of research stages are primary and secondary data to build design concept, big idea, strategy, and campaign output media. The purpose of this campaign is to raise awareness of school bullying on teenage students so that students able to identify bullying and know how to act when bullying happens around them. Campaign design as an informative and educational media is built with expectance that it can be understood by segment target as an attempt to prevent school bullying. Media output of this campaign are digital media such as website and social media and printed media such as posters, brochures, banners, and ambient media.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSDKV 741.67 Ani p-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Perundungan, Sekolah, Kampanye. Bullying, School, Campaign. |
| Subjects: | N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament > NK2115 Interior decoration |
| Divisions: | Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Visual Communication Design > 90241-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 01:42 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
