Potensi Kerusakan Bearing Bucket Elevator dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di Line Maintenance Packing PT ISM Tbk, Bogasari Flour Mill Surabaya

Giyantoro, Dandi Akbar (2025) Potensi Kerusakan Bearing Bucket Elevator dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di Line Maintenance Packing PT ISM Tbk, Bogasari Flour Mill Surabaya. Project Report. [s.n.], [s.l.]. (Unpublished)

[thumbnail of 2038221096-Project_Report.pdf] Text
2038221096-Project_Report.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Bearing merupakan salah satu komponen kritis pada sistem Bucket Elevator yang berfungsi menopang poros dan menjaga kelancaran putaran selama proses transportasi material pada lini produksi. Kerusakan bearing dapat menyebabkan penurunan performa mesin, terjadinya downtime, serta mengganggu kontinuitas proses produksi tepung di PT. ISM Tbk, Divisi Bogasari Flour Mills Surabaya. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi potensi kerusakan serta tindakan pencegahan yang tepat untuk meminimalkan risiko kegagalan pada komponen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerusakan bearing pada Bucket Elevator serta menentukan prioritas penanganannya menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian dilakukan di bagian Line Maintenance Packing PT. ISM Tbk, Bogasari Flour Mills Surabaya dengan mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan teknisi dan operator, serta studi dokumentasi terkait riwayat kerusakan dan kegiatan perawatan. Setiap mode kegagalan dianalisis berdasarkan nilai Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN) sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bearing pada Bucket Elevator memiliki beberapa potensi kegagalan utama, yaitu overheating akibat pelumasan yang tidak optimal, keausan akibat kontaminasi debu tepung, kelonggaran penguncian bearing akibat getaran, serta kerusakan seal yang menyebabkan masuknya partikel asing ke dalam bearing. Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi menjadi prioritas utama dalam tindakan perbaikan dan pencegahan. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi peningkatan frekuensi inspeksi, penjadwalan pelumasan secara berkala, peningkatan prosedur pemasangan bearing, serta penggantian komponen sebelum mencapai batas umur pakainya. Penerapan metode FMEA terbukti mampu membantu perusahaan dalam mengidentifikasi potensi kegagalan secara sistematis sehingga dapat meningkatkan keandalan peralatan, mengurangi downtime, dan mendukung kelancaran proses produksi pada Line Maintenance Packing PT. ISM Tbk, Bogasari Flour Mills Surabaya.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Bearing, Bucket Elevator, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Risk Priority Number (RPN), Preventive Maintenance.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ1398 Conveyors
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ174 Maintenance and repair of machinery
T Technology > TS Manufactures > TS174 Maintainability (Engineering) . Reliability (Engineering)
Divisions: Faculty of Vocational > Mechanical Industrial Engineering (D4)
Depositing User: DANDI AKBAR GIYANTORO
Date Deposited: 01 Jul 2026 08:50
Last Modified: 01 Jul 2026 08:50
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134192

Actions (login required)

View Item View Item