Widhiastuti, Ni Luh Putu Pujiyanti (2022) Desain Distribusi Lng Skala Kecil Yang Efektif Untuk Memenuhi Pembangkit Di Wilayah Bali Dan Nusa Tenggara. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6032201055-Master_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Pemerintah Indonesia saat ini melaksanakan program percepatan pemanfaatan gas alam untuk menggantikan bahan bakar minyak untuk suplai ke pembangkit listrik. Hal ini dilakukan dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangkit akan bahan bakar dengan memanfaatkan cadangan gas alam di Indonesia. Program percepatan pemanfaatan gas alam ini dilakukan melalui penunjukan PT. Pertamina oleh Kementerian ESDM untuk menyediakan pasokan LNG untuk gasifikasi pembangkit tenaga listrik yang dimiliki oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Penelitian ini memfokuskan pada, desain distribusi LNG untuk 9 pembangkit yang berada di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Salah satu kendala dalam desain distribusi ini adalah tidak terdapatnya infrastruktur penerima LNG. Dengan demikian, pada studi ini direncanakan bahwa LNG akan didistribusikan melalui pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh PT. Pelindo sebelum didistribusikan ke pembangkit. Dikarenakan kebutuhan LNG di pembangkit tergolong kecil, maka LNG direncanakan akan didistribusikan dalam format ISO Tank dengan menggunakan kapal pengangkut ISO tank. Terdapat lima tahapan dalam desain distribusi LNG ini yaitu: (1) penentuan hub yang dilakukan melalui kajian kualitatif berdasarkan pada data survey lapangan pada tiap lokasi pembangkit; (2) pemilihan skema distribusi berdasarkan tiga alternatif skema distribusi yang dimungkinkan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP); (3) penentuan pembangkit yang akan dilayani dari hub yang terpilih dengan menggunakan metode K-means Clustering; (4) penentuan tipe dan rute untuk tiap kapal dengan metode Integer Programming; dan (5) melakukan kajian keekonomian untuk menganalisa kelayakan investasi pada pola distribusi yang telah dihasilkan. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, LNG akan disuplai melalui hub yang terdapat di Benoa (hub klaster 1) dan Flores (hub klaster 2) dimana kapal yang dibutuhkan untuk distribusi ini menggunakan 2 kapal LCT 200 dan 1 kapal LCT 150 dengan biaya investasi sebesar USD 41.181.23 untuk klaster 1 dengan pengembalian investasi selama 6.03 tahun dan biaya investasi sebesar USD 51.577.734 untuk klaster 2 dengan pengembalian investasi selama 6.08 tahun.
==============================================================================================================================
The Indonesian government is currently implementing a program to accelerate the use of natural gas to utilize fuel oil for supply to power plants. This program is an effort to reduce fuel generation by utilizing natural gas reserves in Indonesia. This natural gas utilization program is carried out through the appointment of PT. Pertamina by the Ministry of Energy and Mineral Resources to provide LNG supply for gasification of power plants owned by the State Electricity Company (PLN). This research is focused on the design of LNG distribution for 9 power plants located in the Bali and Nusa Tenggara regions. One of the constraints in this distribution design is the absence of LNG receiving infrastructure. Thus, in this study it is planned that LNG will be distributed through ports managed by PT Pelindo before being distributed to power plants. Due to the relatively small demand for LNG at the plant, LNG will be developed in the ISO tank format using transport vessels. ISO tanks. There are five stages in the design of this LNG distribution, namely: (1) hub which are carried out through studies based on data studies on field surveys at each power plant location; (2) the selection of distribution schemes based on three alternative distribution schemes that allow using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method; (3) generating generators to be served from the selected hub by using the K-means Clustering method; (4) determine the type and route for each ship with the Integer Programming method; and (5) conduct an economic study for the analysis used on the distribution pattern that has been used. Based on the study that has been carried out, LNG will be supplied through the hub in Benoa (hub of cluster 1) and Flores (hub of cluster 2) where the ships needed for this distribution use 2 LCT 200 ships and 1 LCT 150 ship with an investment cost of USD 41,181.23 for cluster 1 with an investment of 6.03 years. and investment costs of USD 51,577,734 for cluster 2 with an investment of 6.08 years.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RTMT 658.8 Wid d-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Distribusi LNG, ISO Tank, Analytical Hierarchy Process, dan integer Programming. LNG Distribution, ISO Tank, Analytical , Analytical Hierarchy Process, and integer programming |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Interdisciplinary School of Management and Technology (SIMT) > 61101-Master of Technology Management (MMT) |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 01:18 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 01:18 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
