Identifikasi dan Analisis Potensi Kegagalan Diesel pada Lokomotif CC 201/203 Menggunakan Metode 5W+1H dan FMEA

Jatmiko, Hendry Dwi (2025) Identifikasi dan Analisis Potensi Kegagalan Diesel pada Lokomotif CC 201/203 Menggunakan Metode 5W+1H dan FMEA. Project Report. [s.n.], [s.l.]. (Unpublished)

[thumbnail of ACCESS CLOSED BY AUTHOR] Text (ACCESS CLOSED BY AUTHOR)
2038221079-Project_Report.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Praktik kerja merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa dalam lingkungan industri. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di UPT Depo Lokomotif Kelas A Sidotopo, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya pada periode 3 Februari hingga 3 Juni 2025. UPT Depo Lokomotif Kelas A Sidotopo merupakan fasilitas pemeliharaan lokomotif terbesar di Pulau Jawa yang bertanggung jawab dalam menjaga keandalan, keselamatan, dan kesiapan operasi lokomotif melalui kegiatan pemeriksaan, perawatan, serta perbaikan secara berkala. Tujuan pelaksanaan praktik kerja ini adalah memahami sistem pemeliharaan lokomotif diesel, mengidentifikasi kerusakan yang sering terjadi, mempelajari prosedur perawatan yang diterapkan, serta menganalisis efektivitas kegiatan pemeliharaan dalam mendukung kelancaran operasional kereta api. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan meliputi observasi langsung di lapangan, studi literatur, dokumentasi, wawancara informal dengan teknisi, serta analisis menggunakan pendekatan 5W+1H dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Selama pelaksanaan praktik kerja, mahasiswa mengikuti kegiatan pemeliharaan periodik P1, P3, P6, dan P12 yang mencakup pemeriksaan sistem rem, sistem pelumasan, sistem bahan bakar, sistem kelistrikan, penggantian filter, penggantian carbon brush, inspeksi gearbox, pemeriksaan traction motor, serta kegiatan pemeliharaan fasilitas pendukung seperti lifting jack, overhead crane, kompresor, dan utilitas depo. Hasil praktik kerja menunjukkan bahwa penerapan pemeliharaan preventif secara berkala sesuai Standard Operating Procedure (SOP) mampu menjaga keandalan lokomotif, mengurangi potensi gangguan operasional, serta meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Selain itu, penggunaan check sheet inspeksi dan analisis FMEA membantu mengidentifikasi komponen yang memiliki tingkat risiko kegagalan lebih tinggi sehingga dapat ditentukan tindakan pencegahan yang tepat. Kegiatan praktik kerja ini juga memberikan pengalaman mengenai budaya kerja industri, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengendalian mutu, komunikasi profesional, serta kerja sama tim dalam lingkungan kerja. Dengan demikian, pelaksanaan praktik kerja di UPT Depo Lokomotif Kelas A Sidotopo tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa di bidang pemeliharaan lokomotif diesel, tetapi juga memperluas pemahaman mengenai sistem manajemen pemeliharaan yang diterapkan di industri perkeretaapian sehingga dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja profesional.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: praktik kerja, lokomotif diesel, pemeliharaan preventif, FMEA, PT Kereta Api Indonesia (Persero), UPT Depo Lokomotif Kelas A Sidotopo.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ174 Maintenance and repair of machinery
Divisions: Faculty of Vocational > Mechanical Industrial Engineering (D4)
Depositing User: Hendry Dwi Jatmiko
Date Deposited: 11 Jul 2026 15:17
Last Modified: 11 Jul 2026 15:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134717

Actions (login required)

View Item View Item