Perancangan Animasi Hibrida Dua Dan Tiga Dimensi Untuk Keterampilan Menyimak Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)

Hanif, Raima Sajidah (2026) Perancangan Animasi Hibrida Dua Dan Tiga Dimensi Untuk Keterampilan Menyimak Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5030221009_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5030221009_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (85MB) | Request a copy

Abstract

Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan program pembelajaran bahasa Indonesia yang berkaitan dengan pengenalan bahasa dan budaya Indonesia kepada pemelajar asing. Pada tingkat dasar, keterampilan menyimak tidak hanya menuntut pemelajar untuk mengenali bunyi ujaran, tetapi juga memahami kosakata, intonasi, ekspresi, gestur, dan konteks situasi komunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran menyimak membutuhkan dukungan visual yang dirancang untuk memperjelas makna ujaran secara bertahap dan kontekstual. Penelitian ini memosisikan animasi hibrida dua dan tiga dimensi sebagai pendekatan visual yang memuat karakter dan ruang berbasis 3D, tampilan stylized 2D, subtitle, kartu kosakata, penjelasan visual, serta evaluasi interaktif.
Penelitian ini bertujuan merancang media animasi pembelajaran BIPA 1 keterampilan menyimak yang terintegrasi dengan budaya Indonesia dan exaggerated facial expression. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui studi literatur, studi eksisting, wawancara stakeholder BIPA, wawancara pengajar BIPA, kuesioner pemelajar, validasi ahli animasi, dan uji coba pengguna. Hasil perancangan berupa seri video animasi “Kusuka BIPA” berdurasi sekitar 3-5 menit per episode dengan struktur pembuka, pengenalan kosakata, bahan simakan, pembahasan melalui subtitle dan penjelasan dua bahasa, serta evaluasi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan media animasi "Kusuka BIPA" mampu meningkatkan pemahaman menyimak pemelajar secara signifikan dibandingkan penggunaan media audio saja. Peningkatan terlihat pada kemampuan memahami isi simakan, mengenali tokoh, serta mengartikan kosakata. Selain itu, pemelajar memberikan respons yang sangat positif terhadap aspek visual dan daya tarik media. Pakaian adat membantu mereka mengenali karakter dengan lebih cepat, sedangkan penerapan exaggerated facial expression dan gerak tubuh karakter berperan sebagai petunjuk nonverbal yang memudahkan pemelajar tingkat dasar memahami emosi dan konteks percakapan. Temuan ini menunjukkan bahwa animasi hibrida 2D-3D dapat menjadi media pendamping pembelajaran menyimak BIPA 1 yang efektif.
=======================================================================================================================================================
Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) is an Indonesian language learning program related to the introduction of Indonesian language and culture to foreign learners. At the basic level, listening skills require learners not only to recognize spoken sounds, but also to understand vocabulary, intonation, expressions, gestures, and situational communication contexts. Therefore, listening learning requires visual support designed to clarify spoken meaning gradually and contextually. This study positions two- and three-dimensional hybrid animation as a visual approach that includes 3D-based characters and environments, a stylized 2D appearance, subtitles, vocabulary cards, visual explanations, and interactive evaluation. This study aims to design a BIPA 1 listening skills learning animation integrated with Indonesian culture and exaggerated facial expressions. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Data were obtained through literature studies, existing media studies, interviews with BIPA stakeholders, interviews with BIPA teachers, learner questionnaires, animation expert validation, and user testing. The design output is a series of “Kusuka BIPA” animated videos with a duration of approximately 3-5 minutes per episode, structured into an opening, vocabulary introduction, listening material, discussion through subtitles and bilingual explanations, and interactive evaluation. The evaluation results indicate that the "Kusuka BIPA" animated learning media significantly improved learners' listening comprehension compared to audio-only instruction. Improvements were observed in understanding spoken content, identifying characters, and interpreting vocabulary. Learners also gave highly positive responses to the visual design and overall appeal of the media. Traditional clothing helped them recognize characters more easily, while exaggerated facial expressions and body movements served as effective nonverbal cues that supported beginner-level learners in understanding emotions and conversational contexts. These findings suggest that 2D–3D hybrid animation can serve as an effective supplementary medium for BIPA 1 listening instruction.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: BIPA, Keterampilan Menyimak, Animasi Hibrida 2D-3D, Media Audiovisual, Exaggerated Facial Expression, Budaya Indonesia,BIPA, listening skills, 2D-3D hybrid animation, audiovisual media, exaggerated facial expression, Indonesian culture
Subjects: T Technology > TR Photography > TR897.7 Computer animation
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Visual Communication Design > 90241-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Raima Sajidah Hanif
Date Deposited: 20 Jul 2026 03:03
Last Modified: 20 Jul 2026 03:03
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/135212

Actions (login required)

View Item View Item