Potensi Tanaman Hias Dengan Keberadaan Mikroba Filosfer Dalam Upaya Menurunkan Benzena Dalam Ruangan

Daniswara, Rifa Yuni Daniswara (2026) Potensi Tanaman Hias Dengan Keberadaan Mikroba Filosfer Dalam Upaya Menurunkan Benzena Dalam Ruangan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5014221058-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5014221058-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Benzena merupakan senyawa volatil berbahaya yang sering ditemukan di udara dalam ruangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Tanaman hias diketahui mampu menurunkan konsentrasi senyawa organik volatil, namun sebagian besar penelitian masih berfokus pada peran tanaman secara fisik, seperti stomata dan luas daun. Sementara itu, interaksi tanaman dengan mikroba filosfer untuk menurunkan konsentrasi benzena belum banyak dikaji secara eksperimental dalam sistem ruang tertutup. Penelitian ini bertujuan membandingkan kemampuan tanaman sirih gading (E. aureum) dan lidah mertua (S. trifasciata) untuk menurunkan benzena di dalam ruangan berdasarkan kondisi filosfer yang diberi perlakuan disinfeksi dan tidak diberi perlakuan disinfeksi. Penelitian dilakukan melalui eksperimen skala laboratorium menggunakan sistem chamber kedap udara dengan konsentrasi awal sebesar 5 ppm dan waktu pengamatan selama 8 jam. Tahap penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menentukan jumlah tanaman yang dibutuhkan untuk menurunkan konsentrasi gas benzena berdasarkan perbedaan jenis tanaman. Pada penelitian utama, variasi jumlah tanaman diberikan perbedaan perlakuan yaitu dengan perlakuan disinfeksi dan tidak diberi perlakuan disinfeksi. Parameter yang dianalisis meliputi penurunan konsentrasi benzena (ppm), efisiensi penghilangan (RE%), kapasitas penyerapan benzena (mg/g), dan jumlah mikroba filosfer (CFU/cm2). Data penurunan konsentrasi yang diperoleh diuji statistik dengan Two-Way ANOVA menggunakan bantuan perangkat lunak berupa SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman sirih gading lebih efektif menurunkan benzena dibandingkan lidah mertua dengan efisiensi penghilangan masing-masing sebesar 25% dan 17%. Untuk mencapai target penurunan sebesar 90% atau setara dengan 0,5 ppm dibutuhkan empat pot sirih gading dan enam pot lidah mertua. Perlakuan tidak diberi disinfeksi menghasilkan efisiensi penghilangan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan disinfeksi, menunjukkan adanya kontribusi mikroba filosfer dalam proses fitoremediasi benzena. Hasil Two-Way ANOVA menunjukkan bahwa faktor jenis tanaman (p = 0,033) dan perlakuan disinfeksi (p = 0,024) berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi benzena, sedangkan interaksi keduanya tidak berpengaruh signifikan (p = 0,569). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara tanaman dan mikroba filosfer berpotensi meningkatkan efektivitas fitoremediasi benzena udara dalam ruangan.
========================================================================================================================================
Benzene is a hazardous volatile compound frequently found in indoor air and has the potential to cause health disturbances. Ornamental plants are known to be capable of reducing volatile organic compound concentrations; however, most studies have primarily focused on the physical role of plants, such as stomata and leaf area. Meanwhile, the interaction between plants and phyllosphere microbes in reducing benzene concentration has not been extensively examined experimentally within enclosed room systems. This study aims to compare the ability of golden pothos (E. aureum) and snake plant (S. trifasciata) to reduce indoor benzene levels based on phyllosphere conditions subjected to disinfection and without disinfection treatments. The research was conducted through a laboratory-scale experiment using an airtight chamber system with an initial concentration of 5 ppm and an observation period of 8 hours. The research stages consisted of two phases, namely preliminary research and main research. The preliminary research was carried out to determine the number of plants required to reduce benzene gas concentration based on differences in plant species. In the main research, variations in the number of plants were applied under different treatments, namely with disinfection and without disinfection treatment, namely with disinfection and without disinfection treatment. The parameters analyzed included the reduction in benzene concentration (ppm), removal efficiency (RE%), benzene absorption capacity (mg/g), and phyllosphere microbial count (CFU/m2). The concentration reduction data obtained were statistically tested using Two-Way ANOVA with the aid of SPSS software. The results showed that golden pothos was more effective in reducing benzene compared to snake plant, with removal efficiencies of 25% and 17%, respectively. To achieve a target reduction of 90%, equivalent to 0,5 ppm, four pots of golden pothos and six pots of snake plant were required. The non-disinfection treatment, indicating a contribution from phyllosphere microbes in the benzene phytoremediation process. The Two-Way ANOVA results revealed that both plant species (p=0,033) and disinfection treatment (p=0,024) had a significant effect on the reduction of benzene concentration, whereas their interaction had no significant effect (p=0,569). The findings indicate that the synergy between plnts and phyllosphere microbes has the potential to enhane the effectiveness of indoor air benzene phytoremediation.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Benzena, Fitoremediasi, Kualitas Udara dalam Ruangan, Mikroba Filosfer, Tanaman Hias, Benzene, Phytoremediation, Indoor Air Quality, Phyllosphere Microorganisms, Ornamental Plants.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD192.5 Bioremediation
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD192.75 Phytoremediation.
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Rifa Yuni Daniswara
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:29
Last Modified: 22 Jul 2026 07:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/136268

Actions (login required)

View Item View Item