Strategi Pemuda Perintis Desa Pagerngumbuk dalam Mempertahankan Keberlanjutan Eduwisata Kampung Lali Gadget (Perspektif Kolaborasi dalam Pembangunan Berbasis Partisipasi Masyarakat)

Dermawan, Muhammad Imam (2026) Strategi Pemuda Perintis Desa Pagerngumbuk dalam Mempertahankan Keberlanjutan Eduwisata Kampung Lali Gadget (Perspektif Kolaborasi dalam Pembangunan Berbasis Partisipasi Masyarakat). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5033221017-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5033221017-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (22MB) | Request a copy

Abstract

Eduwisata Kampung Lali Gadget (KLG) merupakan destinasi wisata yang didirikan dan dikelola oleh pemuda lokal Desa Pagerngumbuk. Meskipun pendiriannya diinisiasi oleh satu tokoh pemuda saja, namun dalam pengelolaannya, dilakukan melalui kolaborasti internal antarpemuda dan beberapa stakeholder eksternal. Berdasarkan fenomena di atas, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi strategi pemuda perintis Desa Pagerngumbuk dalam mempertahankan keberlanjutan eduwisata Kampung Lali Gadget melalui kolaborasi dan untuk mengidentifikasi tantangan selama proses kolaborasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan member checking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 strategi kolaboratif yang dilakukan untuk mempertahankan keberlanjutan KLG, antara lain menciptakan inovasi dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat, mengembangkan manajemen organisasi tim pemuda berbasis kolaboratif (dengan menekankan kerja sama dan partisipasi antaranggota), melakukan aksi promosi melalui advokasi kepada masyarakat luar, dan berkolaborasi dangan multi-stakeholder. Terdapat 3 tantangan utama yang dihadapi dalam kolaborasi untuk mempertahankan keberlanjutan KLG diantaranya adalah hambatan dalam menjalin kolaborasi dengan stakeholder eksternal; keterbatasan sumber daya manusia; dan ketidakpahaman pihak luar tentang konsep, nilai, dan prinsip Kampung Lali Gadget. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan tentang potensi pemuda dalam berperan sebagai agent of change dan juga pentingnya tata kelola secara kolaboratif dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.
=====================================================================================================================================
Kampung Lali Gadget (KLG) Educational Tourism is a tourist destination established and managed by local youth in Pagerngumbuk Village. Although its establishment was initiated by a single youth leader, its management is carried out through internal collaboration among the youth and several external stakeholders. Based on the above phenomenon, this study aims to analyze and identify the strategies employed by the pioneering youth of Pagerngumbuk Village to maintain the sustainability of Kampung Lali Gadget Educational Tourism through collaboration, as well as to identify the challenges encountered during the collaboration process. This study employs a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. Data collection was conducted through non-participant observation, semi-structured interviews, literature review, and documentation. Data analysis involved data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verifying data. Data validity was tested through triangulation of methods and member checking. The results of this study indicate that there are 4 collaborative strategies implemented to maintain the sustainability of KLG, including creating innovations by adapting to community needs; developing collaborative-based management of youth teams (with an emphasis on cooperation and participation among members); conducting promotional activities through advocacy to the broader community; and collaborating with multiple stakeholders. There are 3 main challenges faced in collaboration to maintain the sustainability of KLG, including obstacles in establishing collaboration with external stakeholders; limited human resources; and a lack of understanding among outsiders regarding the concepts, values, and principles of Kampung Lali Gadget. The results of this study are expected to highlight the potential of youth to serve as agents of change, as well as the importance of collaborative governance in realizing sustainable tourism.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Eduwisata Kampung Lali Gadget, Tim Pemuda, Kolaborasi, Stakeholder, Kampung Lali Gadget Educational Tourism, Youth Team, Collaboration, Stakeholder
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G155 Tourism
G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV191.66 Outdoor recreation resources planning and management
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Developmental Studies > 60201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Imam Dermawan
Date Deposited: 28 Jul 2026 07:09
Last Modified: 28 Jul 2026 07:11
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/137728

Actions (login required)

View Item View Item