Analisis Kesesuaian Lokasi Sentra Wisata Kuliner Dengan Menggunakan Space Syntax Studi Kasus Kota Surabaya

Makarim, Nabil (2026) Analisis Kesesuaian Lokasi Sentra Wisata Kuliner Dengan Menggunakan Space Syntax Studi Kasus Kota Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015221109_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015221109_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Program relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya saat ini dihadapkan pada masalah optimalisasi, di mana sekitar 50% dari total SWK mengalami penurunan jumlah pengunjung yang diduga akibat lokasi yang kurang strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lokasi dari 49 SWK eksisting di Kota Surabaya berdasarkan tingkat aksesibilitas dan keterhubungan jaringan jalannya menggunakan metode analisis space syntax. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengukur tiga variabel yaitu connectivity, integration, dan intelligbility. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas penempatan lokasi SWK sudah strategis, dengan rincian 88% (43 lokasi) berada pada klasifikasi “Sesuai” dan hanya 12% (6 lokasi) yang “Kurang Sesuai”. Kesesuaian spasial ini juga berbanding lurus dengan okupansi SWK, di mana rata-rata okupansi SWK berada di angka 81%. Meskipun demikian, jaringan jalan di Kota Surabaya memiliki tingkat pemahaman ruang (intellgibility) yang sangat rendah dengan nilai R² = 0,02, yang mengindikasikan struktur kota ini sulit dipahami secara intuitif sehingga pengunjung cenderung mudah tersesat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun lokasi mayoritas SWK sudah sesuai, tantangan utamanya terletak pada rendahnya navigasi tata ruang kota. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus untuk 6 SWK yang lokasinya kurang sesuai guna mengoptimalkan tingkat kunjungan masyarakat ke SWK.
======================================================================================================================================
The program to relocate street vendors to Culinary Tourism Centers (SWK) in the city of Surabaya is currently facing optimization challenges, with approximately 50% of all SWKs experiencing a decline in visitor numbers, likely due to less-than-ideal locations. This study aims to evaluate the suitability of the locations of 49 existing SWKs in Surabaya based on their level of accessibility and road network connectivity using the space syntax analysis method. Through a quantitative approach, this study measures three variables: connectivity, integration, and intelligibility. The analysis results show that most SWK locations are strategically placed, with 88% (43 locations) classified as “Suitable” and only 12% (6 locations) as “Less Suitable.” This spatial suitability is also directly proportional to SWK occupancy, with an average occupancy rate of 81%. However, the road network in Surabaya has a very low level of spatial intelligibility, with an R² value of 0.02, indicating that the city’s structure is difficult to understand intuitively, making it easy for visitors to get lost. This study concludes that although the locations of most SWKs are appropriate, the main challenge lies in the poor navigability of the city’s spatial layout. Therefore, special attention is needed for the 6 SWKs with less-than-ideal locations to optimize public visitation rates to these SWKs.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sentra Wisata Kuliner, Kota Surabaya, Space Syntax, Pedagang Kaki Lima, Culinary Tourism Centers, Surabaya City, Street Vendors
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA30.6 Spatial analysis
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Nabil Makarim
Date Deposited: 03 Aug 2026 09:46
Last Modified: 03 Aug 2026 09:46
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/140243

Actions (login required)

View Item View Item