Strategi Pendekatan OVOP dengan Fokus Optimalisasi Rantai Pasok Komoditas Nanas (Studi Kasus: di Desa Bedali, Kecamatan Ngancar)

Zulaikah, Bilqis (2025) Strategi Pendekatan OVOP dengan Fokus Optimalisasi Rantai Pasok Komoditas Nanas (Studi Kasus: di Desa Bedali, Kecamatan Ngancar). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015211034-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015211034-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri merupakan sentra utama produksi nanas di Provinsi Jawa Timur. Meskipun memiliki kontribusi signifikan terhadap sektor pertanian daerah, pengembangan komoditas nanas di wilayah ini belum mencapai potensi optimal. Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan akses pupuk bersubsidi, minimnya pembibitan mandiri, dominasi penjualan buah segar yang bernilai tambah rendah, penggunaan teknologi manual dalam proses produksi, lemahnya promosi produk melalui media digital yang berdampak pada rendahnya permintaan dan nilai tambah prpoduk nanas lokal. Kondisi ini menghambat pertumbuhan ekonomi desa yang juga berpengaruh terhadap keterbatasan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Akibatnya masyarakat Desa Bedali lebih memilih bekerja di luar negeri serta menjadi penyumbang tenga kerja indonesia (TKI) terbesar di Kecamatan Ngancar (BPS Kabupaten Kediri, 2020).
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pendekatan OVOP dengan fokus pada optimalisasi rantai pasok komoditas nanas di Desa Bedali. Metode yang digunakan adalah pendekatan rasionalistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan kuesioner Delphi. Analisis data dilakukan melalui metode Delphi untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis, analisis isi berbasis SWOT untuk mengkaji potensi dan masalah internal maupun eksternal, serta analisis SWOT dalam perumusan strategi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi OVOP dapat menjawab tantangan dari hulu ke hilir, di antaranya melalui penguatan kelembagaan tani, penyediaan sarana produksi, kemitraan dengan pedagang luar daerah, legalitas produk olahan, serta kolaborasi distribusi dengan lembaga eksternal untuk perluasan pasar nasional dan ekspor. Strategi ini tidak hanya menekankan pada produk, tetapi juga pada perbaikan sistem pasok dan jejaring antar pelaku. Dengan melibatkan petani nanas, pelaku UMKM lokal, BUMDes, pemerintah desa dan dinas terkait (pertanian, perdagangan, koperasi, komunikasi), serta pelaku industri dan akademisi yang berkepentingan dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa.
=====================================================================================================================================
Bedali Village in the Ngancar subdistrict of Kediri Regency is the main center of pineapple production in East Java Province. Despite its significant contribution to the regional agricultural sector, pineapple production in this area has not reached its optimal potential. Challenges include limited access to subsidized fertilizers, insufficient self-sufficient seedling production, reliance on low-value fresh fruit sales, manual production processes, and weak digital media product promotion, leading to low demand and value for local pineapples. These conditions hinder the village's economic growth and impact job opportunities and labor absorption. Consequently, Bedali Village residents prefer to work abroad, making them the largest group of Indonesian migrant workers (TKI) in the Ngancar subdistrict (BPS Kediri Regency, 2020).
This study aims to formulate an OVOP strategy to optimize the pineapple supply chain in Bedali Village. The rationalistic approach uses descriptive qualitative research. Data collection techniques include field observations, in-depth interviews with stakeholders, and Delphi questionnaires. Data analysis was conducted using the Delphi method to identify strategic factors and a SWOT analysis to assess internal and external potential and issues.
The results of the research indicate that the OVOP strategy can address challenges from the beginning to the end of the supply chain. This can be achieved by strengthening farmer institutions, providing production facilities, forming partnerships with out-of-area traders, legalizing processed products, and collaborating with external institutions for distribution and national market expansion and exports. This strategy emphasizes products and improves supply systems and networks among stakeholders. It involves pineapple farmers and local SMEs.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: OVOP, rantai pasok, nanas, Desa Bedali, tenaga kerja, strategi, OVOP, supply chain, pineapple, Bedali Village, labor, strategy
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD38.5 Business logistics--Cost effectiveness. Supply chain management. ERP
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Regional and Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Bilqis Zulaikah
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:33
Last Modified: 04 Aug 2026 04:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/143049

Actions (login required)

View Item View Item