Penilaian Risiko Custody Transfer System pada Kapal Gas Berbasis Dynamic Risk Index dengan Pendekatan Multidomain

Riyanto, Muhammad (2026) Penilaian Risiko Custody Transfer System pada Kapal Gas Berbasis Dynamic Risk Index dengan Pendekatan Multidomain. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6019241029-Master_Thesis.pdf] Text
6019241029-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (28MB) | Request a copy

Abstract

Operasi custody transfer system (CTS) pada kapal gas merupakan tahapan kritis dalam proses pemindahan muatan hidrokarbon yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap keselamatan, lingkungan, dan keberlanjutan operasional. Kegagalan pada sistem ini dapat menimbulkan kebakaran, ledakan, pencemaran, gangguan operasi, serta kerugian finansial dan reputasi. Namun demikian, pendekatan penilaian risiko yang umum diterapkan masih bersifat statis dan berfokus pada aspek teknis, sehingga belum mampu merepresentasikan dinamika risiko yang dipengaruhi oleh interaksi faktor teknis, manusia, dan organisasi sebagai suatu sistem sosio-teknik. Penelitian ini bertujuan melakukan penilaian risiko berbasis Dynamic Risk Index (DRI) untuk menggambarkan tingkat risiko CTS secara dinamis dan komprehensif. Pendekatan dinamis mengacu pada pembaruan nilai risiko secara periodik berdasarkan perubahan kondisi teknis, operasional, manusia, dan organisasi, sehingga risiko diperlakukan sebagai variabel waktu, bukan parameter statis. Penilaian risiko ini mengintegrasikan pendekatan Probability of Failure–Consequence of Failure (PoF–CoF) multidomain yang tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis namun juga aspek manusia (human) dan aspek organisasi. Dimana PoF teknis diperoleh melalui Failure Modes and Effects Analysis (FMEA), PoF manusia dihitung menggunakan Human Reliability Analysis (HRA), dan PoF organisasi ditentukan melalui Organizational Network Analysis (ONA) berdasarkan struktur komunikasi dan koordinasi kerja. Seluruh parameter tersebut diagregasikan dalam suatu indeks risiko terpadu. Penerapan metode Dynamic Risk Index (DRI) yang mengintegrasikan hasil FMEA, HRA, dan ONA menghasilkan nilai DRI sebesar 0,17 (skala 17), yang termasuk kategori risiko rendah (Low), sehingga Custody Transfer System (CTS) dapat beroperasi normal dengan monitoring rutin, meskipun mitigasi tetap direkomendasikan pada domain manusia sebagai domain dengan risiko dan bobot tertinggi. Pendekatan DRI multidomain ini terbukti memberikan representasi risiko yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan konvensional berbasis teknis semata, serta mendukung pengelolaan risiko yang lebih proaktif dan adaptif terhadap dinamika operasional CTS.
======================================================================================================================================
Custody transfer System (CTS) operations on gas carriers represent a critical phase in hydrocarbon cargo transfer, characterized by a high potential risk to safety, the environment, and operational sustainability. Failures within this system may lead to fires, explosions, environmental pollution, operational disruptions, as well as significant financial and reputational losses. However, conventional risk assessment approaches commonly applied in maritime operations remain predominantly static and technically oriented, thus inadequately capturing the dynamic nature of risk arising from interactions among technical, human, and organizational factors within a socio-technical system. This research aims to conduct a risk assessment based on a Dynamic Risk Index (DRI) to dynamically and comprehensively represent the risk level of the Custody transfer System. The dynamic approach is implemented through periodic updates of risk values in response to changes in technical, operational, human, and organizational conditions, thereby treating risk as a time-dependent variable rather than a static parameter. The proposed risk assessment framework integrates a multidomain Probability of Failure–Consequence of Failure (PoF–CoF) approach, encompassing not only technical aspects but also human and organizational dimensions. Technical PoF is evaluated using Failure Modes and Effects Analysis (FMEA), human-related PoF is quantified through Human Reliability Analysis (HRA) using Human Error Probability (HEP), and organizational PoF is determined via Organizational Network Analysis (ONA) based on communication and coordination structures within the operational system. All parameters are subsequently aggregated into an integrated dynamic risk index. The Dynamic Risk Index (DRI) method, integrating FMEA, HRA, and ONA outputs, resulted in a value of DRI of 0.17 (17 scale), which is classified as Low Risk. The Custody Transfer System (CTS) may therefore operate normally under routine monitoring, although mitigation remains recommended for the human domain, which carried the highest risk and weighting. The multidomain DRI approach provides a more comprehensive risk representation than purely technical conventional methods, enabling proactive and adaptive management of CTS operational dynamics.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Custody transfer System, Dynamic Risk Index, Kapal Gas, Custody transfer System, Dynamic Risk Index, Gas Vessel
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T174.5 Technology--Risk assessment.
T Technology > T Technology (General) > T57.5 Data Processing
T Technology > T Technology (General) > T59.7 Human-machine systems.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36101-(S2) Master Theses
Depositing User: Muhammad Riyanto
Date Deposited: 04 Aug 2026 07:02
Last Modified: 04 Aug 2026 07:02
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/143217

Actions (login required)

View Item View Item