Pradipta, Fikri Arif Pradipta (2026) Strategi Peningkatan Kualitas Hidup di Tiap Fragmen Residensial di Kota Semarang. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6015241008-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
Abstract
Fragmentasi residensial merujuk pada pemisahan fisik dan sosial antara kelompok masyarakat dalam ruang perkotaan berdasarkan faktor kelas sosial, akses terhadap sumber daya, dan fasilitas kota. Fenomena ini menciptakan ketimpangan yang berpengaruh pada kualitas hidup penghuni, terutama terkait dengan aksesibilitas infrastruktur dasar, keamanan, serta interaksi sosial. Penelitian ini mengukur tingkat fragmentasi residensial, menganalisis perbedaan kualitas hidup dan memformulasikan strategi untuk meningkatkan kualitas hidup di tiga tipe permukiman di Kota Semarang. Fenomena fragmentasi residensial di Kota Semarang, menampilkan pemisahan fisik dan sosial antar kelompok masyarakat berdasarkan kelas sosial, akses terhadap sumber daya, serta fasilitas perkotaan sehingga menurunkan tingkat integrasi sosial. Penelitian ini berfokus pada tiga tipe permukiman yang menggambarkan tingkat fragmentasi, yaitu komunitas berpagar di Graha Padma dan Green Oase Homy Residence, perumahan formal terbuka di Kelurahan Jerakah, Tugurejo, dan perumahan informal di Kelurahan Tugurejo, Randu Garut, dan Mangunharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif), dengan pengumpulan data melalui survei menggunakan kuisioner, wawancara mendalam, observasi lapangan, serta survei sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif (rata-rata, simpangan baku, dan frekuensi), analisis komparatif ANNOVA atau Kruskal-Wallis Test, dan analisis SWOT. Temuan menunjukkan kesenjangan signifikan pada akses infrastruktur, kualitas lingkungan, keamanan, dan interaksi sosial, di mana tingkat fragmentasi yang lebih tinggi dikaitkan dengan kohesi sosial dan kesejahteraan yang lebih rendah; perumahan informal menunjukkan kerentanan tertinggi, sedangkan komunitas berpagar menunjukkan penyediaan layanan yang lebih baik tetapi integrasi sosial yang lebih lemah. Berdasarkan temuan, studi ini merekomendasikan strategi spesifik untuk meningkatkan inklusivitas, meningkatkan aksesibilitas layanan, dan integrasi sosial pada kawasan permukiman yang terfragmentasi. Intervensi prioritas yang diusulkan adalah integrasi sistem drainase lintas fragmen permukiman, persoalan drainase, sanitasi, dan kerentanan banjir/rob menjadi titik kritis yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup warga. Dengan demikian, selain memperkaya teori fragmentasi dan ketahanan perkotaan, penelitian ini menawarkan arahan kebijakan praktis bagi pemerintah untuk mengurangi ketimpangan layanan dasar sekaligus memperkuat konektivitas fisik dan sosial antartipe permukiman di Kota Semarang.
=========================================================================================================================================
Residential fragmentation refers to the physical and social separation between community groups within urban spaces based on factors of social class, access to resources, and city facilities. This phenomenon creates inequalities that affect the quality of life of residents, particularly regarding accessibility to basic infrastructure, security, and social interaction. This research measures the level of residential fragmentation, analyzes differences in quality of life, and formulates strategies to improve the quality of life in three types of settlements in Semarang. The phenomenon of residential fragmentation in Semarang displays physical and social separation between community groups based on social class, access to resources, and urban facilities, thereby reducing the level of social integration. This research focuses on three settlement types that illustrate fragmentation levels, namely gated communities in Graha Padma and Green Oase Homy Residence, open formal housing in Jerakah and Tugurejo Sub-districts, and informal housing in Tugurejo, Randu Garut, and Mangunharjo Sub-districts. This research uses a mixed-method approach (qualitative and quantitative), with data collection through surveys using questionnaires, in-depth interviews, field observations, and secondary surveys. The analysis methods used are descriptive statistical analysis (mean, standard deviation, and frequency), comparative analysis using ANOVA or the Kruskal-Wallis Test, and SWOT analysis. Findings show significant gaps in infrastructure access, environmental quality, security, and social interaction, where higher levels of fragmentation are associated with lower social cohesion and well-being; informal housing shows the highest vulnerability, while gated communities show better service provision but weaker social integration. Based on the findings, this study recommends specific strategies to increase inclusivity, improve service accessibility, and social integration in fragmented settlement areas. The proposed priority intervention is the integration of drainage systems across settlement fragments, as drainage issues, sanitation, and vulnerability to flooding/tidal floods are the most critical points affecting residents' quality of life. Thus, in addition to enriching the theory of fragmentation and urban resilience, this research offers practical policy directions for the government to reduce inequalities in basic services while strengthening physical and social connectivity between settlement types in Semarang.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fragmentasi residensial, integrasi sosial, kualitas hidup, permukiman, Semarang, quality of life, residential fragmentation, Semarang, settlement, social integration. |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN690.5 Slums |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Fikri Arif Pradipta |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 04:12 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 04:12 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/143967 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
