Kevin, Kevin (2022) Produksi Β-Karoten Dari Mikroalga Dunaliella Salina Dan Studi Aplikasinya Pada Penanganan Limbah Industri. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6008202010-Master_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
β-Karoten adalah karotenoid provitamin A yang melimpah dalam makanan dan jaringan tubuh manusia. Karena bioaktivitasnya yang tinggi, β-Karoten banyak digunakan pada obat, bahan kosmetik, dan pewarna pada industri makanan dan farmasi. Beberapa metode dapat digunakan untuk memproduksi β-Karoten salah satunya adalah metode biosintesis mikrobiologi. Metode ini adalah metode biosintesis β-Karoten oleh mikroorganisme. Mikroalga yang digunakan untuk memproduksi β-Karoten adalah Dunaliella salina karena dapat menghasilkan β Karoten dalam jumlah besar bila diberi tekanan lingkungan yang ekstrem seperti intensitas cahaya dan salinitas tinggi serta suhu dan ph ekstrim ataupun kekurangan nutrisi. Namun produksi mikroalga kurang ekonomis karena penggunaan air yang cukup banyak. Untuk mengatasi hal tersebut penggunaan air limbah industri untuk menggantikan air baru menjadi solusi yang menarik. Bagi produsen mikroalga penggunaan air limbah mengurangi pemakaian air baru. Bagi industri penggunaan mikroalga dapat mengurangi kadar karbon dan nutrien yang terkandung limbah industri. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sinar UV-C dan pengurangan nitrogen terhadap pertumbuhan dan produksi β-Karoten Dunaliella salina dan aplikasinya pada penanganan limbah industri. Pada tahap awal penelitian ini akan dilakukan prekultur mikroalga Dunaliella salina normal dan termutasi UV C hingga didapat 100 juta sel/mL. Tahap berikutnya adalah proses kultur mikroalga dengan variasi: normal, N-, UV, UV N-. Lalu tahap terakhir adalah mengamati pengaruh sinar UV-C dan pengurangan nitrogen terhadap pertumbuhan, produksi β-Karoten dan kemampuan pengolahan limbah glukosa Dunaliella salina dengan analisa DNS. Pada penelitian ini didapatkan Penyinaran UV-C dengan dosis 2,1 mJ/cm2 menurunkan laju pertumbuhan Dunaliella salina sebesar 15%, menurunkan produksi β-Karoten Dunaliella salina sebesar 50%, dan meningkatkan kinerja pengolahan limbah glukosa Dunaliella salina sebesar 19% dari kondisi normal. Pengurangan kadar nitrogen pada medium menurunkan laju pertumbuhan Dunaliella salina sebesar 70%, menurunkan produksi β-Karoten Dunaliella salina sebesar 64%, dan menurunkan kinerja pengolahan limbah glukosa Dunaliella salina sebesar 89% kondisi normal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dunaliella salina, β-Karoten, glukosa |
| Divisions: | Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Chemical Engineering > 24101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 01:52 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 01:52 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
