Pattikayhatu, Erwin Bravor (2009) Analisis Resiko Lingkungan Berbasis Kesehatan dengan Menggunakan Sumur Bor dan Gall Sebagai Indika Tor (Studi Kasus di Kota Ambon). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
3306201204-Master_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (29MB) |
Abstract
Pemanfaatan air sumur gali dan bor dapat berisiko terhadap lingkungan bila tidak dikelola dengan baik. Beberapa masalah yang mungkin muncul adalah kasus epidemi disentri dan kolera. Pada tahun 2005 dan 2008, penyakit tersebut ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Ambon. Hasil pemeriksaan kualitas air sumur gali dan bor menunjukkan indikasi bahwa air tersebut tercemar bakteri. Oleh sebab itu, perlu dilakukan studi risiko lingkungan dengan tujuan: 1) menganalisis dan mengidentifikasi dependensi variabel kualitas air sumur bor/gali, konstruksi sumur bor, dan penyakit terpajan guna dipakai dalam analisis risiko; 2) menganalisis nilai guna dari komponen lingkungan dalam penentuan risiko kualitatif, semikuantitatif, dan aspek lingkungan signifikan; 3) melakukan mitigasi risiko. Metode analisis risiko lingkungan yang digunakan berupa: 1) analisis pendahuluan yang diuji dengan Chi-Square Method; 2) analisis risiko kualitatif dengan Fault Tree Analysis (FTA); dan 3) analisis risiko semikuantitatif dan aspek lingkungan signifikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP).
Hasil analisis pendahuluan menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antarvariabel dependen (hipotesis H1). Hal tersebut ditandai dengan hasil uji chi-square yang menunjukkan P-Value masing-masing uji bernilai nol atau lebih kecil dari toleransi α = 0,05, sehingga dapat digunakan dalam analisis risiko sesuai metode analisisnya masing-masing. Hasil analisis risiko kualitatif menunjukkan bahwa probabilitas terjadinya seluruh komponen lingkungan tergolong kecil dengan konsekuensi rendah dan sedang. Jika hasil analisis tersebut dipetakan dalam bentuk peta risiko, komponen lingkungan menempati peringkat risiko rendah. Hasil analisis risiko semikuantitatif terhadap komponen air tanah (nilai risiko 0,1555) dan komponen kesehatan (nilai risiko 0,2583) merekomendasikan agar kedua komponen tersebut dikelola karena memiliki nilai risiko lebih besar atau sama dengan nilai rata-rata seluruh faktor (0,1009). Hasil analisis risiko aspek lingkungan signifikan menunjukkan bahwa komponen air tanah (nilai risiko 0,0002404) signifikan untuk dikelola karena nilai risikonya lebih besar atau sama dengan nilai rata-rata seluruh faktor (0,0000771).
Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun rekomendasi yang perlu dilakukan oleh pengelola (Pemda Kota Ambon). Rekomendasi tersebut adalah bahwa perlu dilakukan pengelolaan terhadap konstruksi sumur yang tidak memenuhi syarat dan pengelolaan penyebab timbulnya risiko penyakit terpajan disentri dan kolera.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RTL 658.155 Pat a |
| Uncontrolled Keywords: | analisis risiko, komponen lingkungan, mitigasi risiko, sumur bor dan gali, drilled and dug wells, environment components, mitigation of risk, risk analysis |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 08:41 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 08:41 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
