Poernomo, Arief Endro (2002) Kajian Kualitas Ruang Terbuka Hijau Sebagai Elemen Pembentuk Kota Ekologi Dalam Pengembangan Kawasan Pusat Kota Madiun. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
3200205050-Master_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Seiring dengan perkembangan kota dari waktu ke waktu, jumlah penduduk dan populasi perkotaan terus meningkat dengan cepat. Kondisi tersebut membawa implikasi terhadap perkembangan dan penataan kota, terutama dalam memenuhi tuntutan penyediaan berbagai fasilitas dan ruang terbuka perkotaan. Ruang terbuka hijau sebagai salah satu elemen lanskap kota merupakan bagian dari lima komponen perancangan kota ekologis, yang terdiri atas tata guna lahan, bangunan, transportasi, infrastruktur, dan lanskap. Dalam proses pembangunan kota, tingkat keterpaduan antara berbagai elemen yang dirancang secara utuh akan menentukan kualitas fungsional, kualitas visual, dan kualitas lingkungan suatu kota. Kota Madiun sebagai pusat bagi kota-kota kecil di sekitarnya memiliki potensi ruang terbuka hijau yang dapat dioptimalkan dan ditingkatkan kualitasnya untuk membentuk lingkungan kota yang lebih nyaman serta memiliki kualitas fungsional dan visual sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kualitas ruang terbuka hijau berdasarkan gagasan dan konsep perancangan kota ekologis. Selanjutnya, untuk mengkaji strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau, digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas ruang terbuka hijau publik di kawasan pusat kota yang paling baik terdapat pada kawasan hutan kota di Tempat Penimbunan Kayu, sedangkan kualitas ruang terbuka hijau yang paling rendah terdapat pada kawasan koridor jalan. Hasil pengamatan di lapangan juga menunjukkan masih kurangnya penanaman pohon berukuran besar, seperti pohon trembesi, flamboyan, dan jenis pohon besar lainnya. Untuk meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di kawasan pusat kota dan kawasan Kota Madiun lainnya, strategi yang dapat dilakukan adalah intensifikasi dan ekstensifikasi lahan melalui program penghijauan, peningkatan visi dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penghijauan di lingkungan perkotaan, serta peningkatan sumber daya manusia dalam pengelolaan ruang terbuka hijau untuk memperoleh kualitas fisik, estetika, sosial budaya, dan ekologis yang lebih baik.
====================================================================================================================================
As cities develop over time, the urban population continues to increase rapidly. This condition has implications for urban development and planning, particularly in meeting the demand for various facilities and urban open spaces. Urban green space, as one of the elements of the urban landscape, is part of the five components of ecological urban design, consisting of land use, buildings, transportation, infrastructure, and landscape. In the process of urban development, the level of integration among various elements designed as a whole determines the functional, visual, and environmental quality of a city. Madiun City, as a center for the surrounding small cities, has considerable potential for urban green spaces that can be optimized and improved to create a more comfortable urban environment with functional and visual qualities that meet the needs of the community. This study is a descriptive study that aims to assess the quality of urban green spaces based on the ideas and concepts of ecological urban design. Furthermore, SWOT analysis is used to examine strategies for improving the quality of urban green spaces. The results show that the highest quality of public urban green space in the downtown area is found in the urban forest area at the Wood Storage Site, while the lowest quality is found along street corridors. Field observations also revealed a lack of large trees, such as rain trees, flamboyant trees, and other large tree species. To improve the quality of urban green spaces in the downtown area and other areas of Madiun City, the strategies include land intensification and extensification through urban greening programs, increasing public awareness and understanding of the importance of urban greening, and improving human resources for urban green space management to achieve better physical, aesthetic, sociocultural, and ecological qualities.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RT 711.4 Poe k |
| Uncontrolled Keywords: | ruang terbuka hijau, kota ekologis, pengembangan kota, urban green space, ecological city, urban development. |
| Subjects: | H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT166 City Planning--Environmental aspects |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 03:36 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144779 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
