Evaluasi Sistem Distribusi Air Bersih Kota Yogyakarta

HAPIDAH, KAPI (2003) Evaluasi Sistem Distribusi Air Bersih Kota Yogyakarta. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3301202018-Master_Thesis.pdf] Text
3301202018-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Daerah pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum Tirtamarta Yogyakarta meliputi 14 (empat belas) Kecamatan dengan jumlah pelanggan 34.202 sambungan yang terdiri dari sambungan domestik dan non domestik. Berdasarkan jumlah sambungan yang ada maka tingkat pelayanan baru mencapai $34,69%$ dari total jumlah penduduk Kota Yogyakarta. Kapasitas produksi sebesar 586,98 liter/detik dan kapasitas distribusi sebesar 535,54 liter/detik, sedangkan jumlah pemakaian sebesar 375,99 liter/detik, maka adanya kehilangan air sebesar 159,55 liter/detik atau sebesar $29,79%$ dari kapasitas distribusi. Pada saat ini di daerah pelayanan mempunyai beberapa permasalahan di antaranya yaitu pada saat jam-jam tertentu air tidak dapat mengalir ke pelanggan yang mengakibatkan terjadinya penggiliran/pembagian waktu pengaliran pada daerah-daerah tertentu.

Tujuan utama dari tesis ini untuk mengetahui penyebab dari suplai air bersih tidak merata baik secara kuantitas maupun kontinuitas. Serta menentukan sistem distribusi yang akan diterapkan agar kebutuhan air bersih penduduk Kota Yogyakarta dapat terpenuhi, dalam hal ini menggunakan simulasi model jaringan distribusi dengan memanfaatkan software Epanet.

Dengan melihat kondisi eksisting sistem distribusi air bersih Kota Yogyakarta, dilakukan analisa terhadap konsumsi dan kebutuhan air bersih, kapasitas produksi, serta sistem jaringan distribusi. Berdasarkan hasil analisa bahwa kebutuhan pada hari maksimum sebesar 635,66 liter/detik sedangkan jumlah air yang diproduksi sebesar 586,98 liter/detik, sehingga menyebabkan kebutuhan air pada sebagian daerah tertentu tidak dapat terpenuhi. Adanya daerah pelayanan yang secara kuantitas dan kontinuitas tidak terpenuhi disebabkan karena sisa tekanan pada daerah tersebut mempunyai nilai minus. Kebutuhan air pada saat jam puncak untuk zona pelayanan Karang Gayam tidak dapat terpenuhi akibat volume reservoar yang dibutuhkan lebih besar dari volume reservoar yang ada.

Agar kebutuhan air penduduk Kota Yogyakarta dapat terpenuhi secara kuantitas dan kontinuitas maka perlu adanya penambahan produksi sebesar 48,68 liter/detik untuk seluruh Kota Yogyakarta, penggantian diameter pipa distribusi eksisting pada jalur-jalur tertentu dan peningkatan/pengembangan reservoar sebesar $187\text{ m}^3$.
===================================================================================================================================
The Tirtamarta of Yogyakarta service area include 114 district, with approximately 34.202 domestic and non domestic or $34.09%$ of Yogyakarta total population. The production capacity is 586,98 litre/second and distribution capacity 535,54 litre/second, so there are water loses 159,55 litre/second or $29,79%$ of distribution capacity. At the moment, service area have some problems among other that is at the time of certain water can not empty into resulting the happening of innings time certain areas.

The target of thesis to know cause of water supply not flatten either through and also amount of kontinuitas. And also determine distribution system to be applied of water required of Yogyakarta earn fulfilled using simulation model distribution network by Epanet software.

By the existing conditions of Yogyakarta distribution system, and the analize of water demand and consumption, product capacity and distribution system. Based on the analysis, the maximum demand is 635,66 litre/second, and the water production is 586,98 litre/second, so that the demand is certain area can not be covered. Existence of service area which amountly and of kontinuitas not fulfilled to be cause of the minus pressure remained in that area. The water demand in the peak hours for Karang Gayam service zone can not be covered because the reservoar volume need is much bigger than the existing reservoar.

So that amount of water required of Yogyakarta earn fulfilled amountly and of kontinuitas hence needing the existence of addition of production equal to 48,68 litre/second to city wide Yogyakarta, replacement of distribution pipe diameter of eksisting certain bands and improvement/development of reservoar equal to $187\text{ m}^3$.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: jam puncak, kapasitas produksi, sistem distribusi. ,peak hour, production capacity, distribution system.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD481 Water distribution systems
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:58
Last Modified: 22 Sep 2026 03:58
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/144780

Actions (login required)

View Item View Item