Suhudi, Musdiq Ali (2003) Evaluasi Kebijakan Rencana Tata Ruang Terhadap Perkembangan Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Surabaya. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
3200205076-Master_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (16MB) |
Abstract
Perkembangan pembangunan Kota Surabaya yang cepat telah mengakibatkan hilangnya sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologis kota. Lahan-lahan yang semula berfungsi sebagai paru-paru kota, areal tangkapan, dan resapan air hujan kini banyak yang dikonversi menjadi lahan hunian skala besar yang dibangun pengembang-pengembang perumahan, sehingga berbagai permasalahan lingkungan seperti banjir, polusi udara, hilangnya beberapa sumber air, serta suhu kota yang panas semakin sulit dihindari. Terus berkurangnya RTH dalam jumlah besar ini bukan saja karena ulah para pengembang perumahan, tetapi juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah di bidang tata ruang yang secara legal telah mengadopsi adanya perubahan-perubahan tersebut. Tidak aspiratifnya proses penyusunan rencana tata ruang, ketidakkonsistenan implementasi, dan lemahnya pengendalian merupakan akar permasalahan lingkungan kota yang disebabkan oleh hilangnya RTH di sebagian wilayah Kota Surabaya. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya merugikan pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat Kota Surabaya. Maka dari itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah di bidang tata ruang kota dan faktor-faktor yang berpengaruh pada perkembangan ketersediaan RTH di Kota Surabaya. Lingkup penelitian meliputi proses penyusunan, substansi, implementasi, dan pengendalian rencana tata ruang serta pemangku kepentingan kota yang terkait dengan penyediaan dan pemanfaatan RTH, yaitu birokrat, pengembang perumahan, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kaitan yang erat antara penyediaan RTH dengan kebijakan rencana tata ruang. Berkurangnya RTH secara drastis pada akhir tahun 1980-an disebabkan oleh perubahan yang mendasar terhadap rencana tata ruang yang dipelopori oleh keinginan para pengembang perumahan skala besar untuk memanfaatkan lahan RTH menjadi areal hunian. Selanjutnya penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi penyempurnaan aturan perundang-undangan yang terkait dengan perencanaan dan pengelolaan Rencana Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Surabaya.
==================================================================================================================================
The rapid development of Surabaya has resulted in the loss of some green areas which have an important role in keeping the city's ecology balanced. The areas which formerly functioned as catchment and absorption areas have been converted into large-scale residential areas built by real estate developers, so environmental problems such as flooding, air pollution, the loss of some water resources, and high temperatures can hardly be avoided. The loss of green areas is not only caused by real estate developers but also by government policy relating to the spatial plan, which has legally adopted these changes. The root of the problems mentioned above is due to the non-aspirational process of compiling spatial plans, inconsistent implementation, as well as weak control from the government. The impact of this problem brings loss not only to the government but also to all people of Surabaya. On that account, the research aims at evaluating government policy relating to the master plan of the city and the influential factors on the development of green area availability in Surabaya. The scope of this research covers the planning process, substance, implementation, and control of the spatial plan. This involves stakeholders such as bureaucrats, real estate developers, and society involved in supplying and utilizing green areas. The research concludes that there was a deep relation between the availability of green areas and spatial plan policy. The drastic loss of green areas in the late 1980s was caused by fundamental changes to the spatial plan supported by real estate developers who wanted to utilize those areas for housing. It is expected that this research can provide input for improving regulations concerning the planning and management of green areas in Surabaya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RTA 711.4 Suh e |
| Uncontrolled Keywords: | Ruang Terbuka Hijau (RTH), Rencana Tata Ruang Kota, Kebijakan Pemerintah, Pemangku Kepentingan Kota (Birokrat, Pengembang Perumahan, Masyarakat), Green Areas, Master Plan of the City, Government Policy, The City Stakeholders (Bureaucrats, Real Estate Developers, Society) |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:48 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:48 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144793 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
