Dampak Reklamasi Pantai Terhadap Pemanfaatan Ruang Publik Dan Strategi Pengelolaannya Studi Kasus: Kawasan Boulevard, Kota Manado

Kawengian, Davy Sancetta (2003) Dampak Reklamasi Pantai Terhadap Pemanfaatan Ruang Publik Dan Strategi Pengelolaannya Studi Kasus: Kawasan Boulevard, Kota Manado. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.

[thumbnail of 3201205830-Master_Thesis.pdf] Text
3201205830-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

Adanya reklamasi pantai di Kota Manado yang dikembangkan sebagai kawasan fungsional dengan pola superblock dan mengarah pada terbentuknya Central Business District (CBD) telah mengakibatkan perubahan wajah kota, khususnya pada daerah pesisir pantai. Pertumbuhan dan perkembangan Kota Manado menjadi lebih condong ke arah pantai atau laut sehingga Kawasan Boulevard menjadi lebih terbuka dan menjadi salah satu bagian depan kota yang berorientasi ke laut. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat banyak terserap di kawasan tersebut, baik untuk menikmati keindahan pantai maupun dimanfaatkan oleh sektor informal untuk mencari nafkah. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap keberadaan ruang publik di Kawasan Boulevard. Pengembangan wilayah reklamasi di sekitar kawasan tersebut memperlihatkan gejala mulai hilangnya ruang publik yang ada. Akses masyarakat terhadap laut, pantai, dan pesisir mulai berkurang seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan di wilayah tersebut. Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi dampak reklamasi pantai terhadap perubahan yang terjadi dalam pemanfaatan ruang publik di Kawasan Boulevard serta merumuskan strategi pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis kualitatif dan kuantitatif melalui uji Chi-Square menggunakan program SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak reklamasi di pesisir pantai Kawasan Boulevard telah mengakibatkan berkurangnya aksesibilitas ruang publik, ketidakberlanjutan fungsi ruang publik, terciptanya pola penataan ruang publik yang tidak memberikan keleluasaan akses bagi masyarakat, serta munculnya pola penguasaan ruang publik yang tertutup dan berkesan privat. Strategi pengelolaan ruang publik di Kawasan Boulevard akibat dampak reklamasi dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu: (i) pendekatan teknis, berupa penataan fungsi ruang publik, penataan koridor pesisir pantai akibat reklamasi, dan penataan alokasi ruang bagi sektor informal; (ii) pendekatan regulasi, berupa penerapan kebijakan pemanfaatan ruang publik dan pemberian sanksi yang tegas; serta (iii) pendekatan kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat melalui peningkatan peran seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan ruang publik serta penerapan kebijakan insentif dan disinsentif.
=====================================================================================================================================
Coastal reclamation in Manado City, which has been developed as a functional area with a superblock pattern and has led to the formation of a Central Business District (CBD), has resulted in changes to the cityscape, particularly in the coastal area. The growth and development of Manado City have increasingly shifted toward the coast, making the Boulevard area more open and transforming it into one of the city’s main frontages oriented toward the sea. This condition has attracted a significant amount of community activity to the area, both for enjoying the coastal environment and for providing opportunities for informal-sector activities. These conditions have affected the availability of public space in the Boulevard area. The development of reclamation areas surrounding the Boulevard has indicated a gradual loss of existing public spaces. Public access to the sea, beach, and coastal areas has decreased in line with the increasing development in the area. This study aims to identify the impacts of coastal reclamation on changes in the utilization of public space in the Boulevard area and to formulate appropriate management strategies. This research employs a descriptive method with qualitative and quantitative analyses using the Chi-Square test and the SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) program. The results show that coastal reclamation in the Boulevard area has resulted in reduced public-space accessibility, discontinuity in the functions of public spaces, the emergence of public-space arrangements that do not provide adequate access for the community, and the emergence of closed patterns of public-space control that create an impression of privatization. The management strategy for public spaces in the Boulevard area in response to the impacts of reclamation can be implemented through several approaches: (i) a technical approach involving the reorganization of public-space functions, the arrangement of coastal corridors affected by reclamation, and the allocation of space for the informal sector; (ii) a regulatory approach involving the implementation of public-space utilization policies and the enforcement of strict sanctions; and (iii) a partnership approach involving cooperation among the government, private sector, and community through increased participation of all stakeholders in public-space management and the implementation of incentive and disincentive policies.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTA 627.58 Kaw d
Uncontrolled Keywords: Reklamasi Pantai, Ruang Publik, Strategi Pengelolaan, Coastal Reclamation, Public Space, Management Strategy.
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC203.5 Coastal engineering
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses
Depositing User: magang .
Date Deposited: 23 Sep 2026 02:09
Last Modified: 23 Sep 2026 02:09
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/144808

Actions (login required)

View Item View Item