Pelupessy, Prescella Julia (2010) Konsep Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Berbasiskan Partisipasi Masyarakat Di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
3208205701-Master_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (19MB) |
Abstract
Kecamatan Nusaniwe memiliki potensi pariwisata yang besar, yaitu wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya. Keberadaan objek wisata di Kecamatan Nusaniwe belum menampakkan keterpaduan, hal ini disebabkan karena masing-masing objek wisata masih berdiri sendiri. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pariwisata masih sangat rendah. Hal ini diindikasikan dengan kecenderungan pemilik objek wisata banyak mempekerjakan masyarakat yang berasal dari luar Kecamatan Nusaniwe. Permasalahan penelitian ini adalah: faktor-faktor apa yang menghambat pengembangan kawasan wisata terpadu berbasiskan partisipasi masyarakat di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Pendekatan yang digunakan adalah paradigma rasionalitik dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Analisis yang dilakukan adalah analisis bentuk partisipasi dan faktor penghambat bentuk partisipasi masyarakat dilakukan dengan teknik skoring. Hasil analisis bentuk partisipasi dan faktor penghambat bentuk partisipasi dapat digunakan dalam pengembangan kawasan wisata. Analisis faktor penghambat pengembangan kawasan wisata terpadu dilakukan dengan teknik analisis Delphi. Untuk merumuskan konsep pengembangan kawasan wisata dilakukan dengan analisis triangulasi yang hasilnya dijabarkan sebagai konsep pengembangan kawasan wisata. Berdasarkan tahapan analisis penelitian dapat dirumuskan konsep pengembangan kawasan wisata di Kecamatan Nusaniwe yang sesuai adalah "Konsep Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Berbasiskan Partisipasi Masyarakat dengan Mengoptimalkan Sumberdaya Lokal Secara Berkelanjutan". Konsep pengembangan kawasan wisata secara khusus meliputi penggunaan sumberdaya lokal dan partisipasi masyarakat serta menggunakan jalur wisata dapat mempercepat pengembangan wilayah tersebut. Output dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukkan bagi pengembangan kawasan wisata khususnya wisata terpadu yaitu adanya objek wisata unggulan dan jalur wisata yang dapat menjangkau seluruh objek wisata yang ada di Kecamatan Nusaniwe. Bentuk keterlibatan masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata lebih banyak pada masalah teknis yaitu: pendidikan dan pelatihan di bidang kepariwisataan serta menjaga lingkungan.
====================================================================================================================================
Nusaniwe District has a big tourism potential: natural visit/tour, marine tour and cultural tour. The existing tourism in Nusaniwe District has so far not showed integrity, this is because each tourism object is still independent. The involvement of people in tourism activities is still very low. It is indicated that many tourism object owners still have a tendency to employ people from outside District Nusaniwe. The problem of this research is on what factors most likely stop the development of integrated tourism object area based on the people's participation in Nusaniwe District in Ambon City. The approach used is Rationalistic paradigm with descriptive qualitative as the type of research. The analysis used is participation form analysis and the obstacle factor of that people's participation form is carried out using scoring technique. The result of the participation form analysis and the obstacle factor of participation form can be used in developing tourist object area. The obstacle factor analysis of the integrated tourism object area development is carried out using Delphi analysis. To formulate the concept of tourist object area development, triangulation analysis is implemented and the result will be elaborated as the concept of tourism object area development. Based on the research analysis stages, tourism object development concept can be formulated in Nusaniwe District and the suitable one is the concept of integrated tourism object area development based on people's participation by optimalizing local resources continuously. Special tourism object area development includes the use of local resources, people's participation and tour route in order to accelerate the area development. The research output is expected to give input for the area development especially integrated tourist object that is the existing of prioritized tourism object in Nusaniwe District. The form of the people's involvement in developing tourism objects area lies more on technical problems namely: education and training in tourism field and caring for the environment.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RTA 711.558 Pel k |
| Uncontrolled Keywords: | partisipasi masyarakat, pengembangan kawasan wisata, wisata terpadu, people 's participation, development of object tourist area, integrated tourist object. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G155.A55 Tourism and city planning |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 08:17 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 08:17 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
