Abubakar, Hamidah Keke (2010) Konsep Perancangan Rumah Susun Bagi Pedagang Pasar (Lokasi Studi: Pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi Kota Kupang). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
3208201839-Master_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (82MB) |
Abstract
Pasar Oeba merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Kupang. Keberadaan pasar tersebut telah memberikan karakter tersendiri sebagai kawasan layanan jasa dan komersil dengan lingkup layanan lokal maupun regional. Pasar ini juga sebagai penggerak perekonomian warga sekitar dan merupakan kawasan permukiman penduduk. Kondisi pasar masih menghadapi beberapa permasalahan antara lain: sampah pasar yang menyebabkan polusi bagi lingkungan di sekitarnya, saluran drainase yang dipenuhi sampah, dan keberadaan pedagang sektor informal menambah kesan kumuh pasar Oeba. Salah satu upaya untuk menata lingkungan perumahan dan pasar agar menjadi lebih baik adalah melalui pembangunan rumah susun sewa, dan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Rumah susun dipilih sebagai salah satu alternatif untuk memperbaiki lingkungan permukiman dan lingkungan pasar karena terbatasnya lahan. Sebagian besar rumah yang dibangun di atas tanah legal milik Pemkot Kupang dengan sistem sewa, dan rumah dibangun pada kawasan yang peruntukannya bukan untuk perumahan. Penelitian ini berusaha menjawab pertanyaan tentang faktor-faktor apa yang berpengaruh dalam perancangan rumah susun, ditinjau dari segi hunian dan tempat usaha. Selain itu, bagaimana konsep perancangan rumah susun yang sesuai bagi pedagang pasar Oeba. Tujuan penelitian adalah mendapatkan konsep perancangan rumah susun yang sesuai dengan pedagang pasar Oeba. Analisis faktor digunakan untuk memperoleh faktor yang berpengaruh dalam perancangan rumah susun yang sesuai dengan pedagang pasar. Untuk merumuskan konsep perancangan rumah susun bagi pedagang Pasar Oeba digunakan analisa triangulasi. Penelitian ini menghasilkan konsep perancangan rumah susun bagi pedagang pasar. Adapun rumusan konsep yang dihasilkan adalah rumah susun yang terdiri dari empat lantai. Lantai bawah digunakan untuk komersial dan ruang bersama, sedangkan lantai 2, 3 dan 4 digunakan untuk hunian. Rumah susun terdiri atas 3 blok, tipe 21 dan jumlah hunian 198 buah. Ruang bersama diperlukan untuk mengakomodasi kegiatan yang biasa dilakukan warga. Bentuk didesain agar tahan angin karena rumah susun dekat dengan laut. Fasilitas ruang yang terdiri dari ruang tidur, ruang tamu, dan tempat jemuran harus berada dalam satuan rumah susun. Sedangkan kegiatan kamar mandi dan dapur digunakan secara komunal dan berada di setiap lantai. Jarak rumah susun ke Pasar Oeba terjauh sekitar 500 m. Untuk memudahkan terjadinya aktivitas berbeda tanpa saling mengganggu, maka diciptakan orientasi ruang bawah ke arah blok yang berlawanan dengan orientasi unit hunian.
======================================================================================================================================
Oeba market is one of the largest traditional markets in Kupang City. The existence of Oeba market has its own character either as local or regional services and commercial area. This market can both be economic generator of people surround and also be human settlement. Currently, this market still has some problems which collide with the environment, such as: polluting waste, wasteful drainage, and the existence of informal sector traders increasing the slums of the market. One of the efforts to overcome the problems is building up a rental for walk-up flats of low income communities, to get better market and housing settlement. Walk-up flats selected as an option due to the limited land. The land is owned by the legal government of Kupang, moreover most of the houses are built in the area that not for housing. This research is trying to find the factors of walk-up flats design in housing and commercial settlement viewpoint. And how is the appropriate concept in designing walk-up flats for market traders. The analysis factors used in this study are factor analysis to obtain the influencing factor and triangulation analysis to formulate the design concept of Oeba market walk-up flats. The outcome of research is design concept of walk-up flats for market traders. The formula result is walk-up flats that consist of four floors, ground floor for public and commercial use, while the 2nd, 3rd, 4th floors are for inhabited. The walk-up flats have 3 blocks, type 21 and the number of 198 residential units. Public area is needed to accommodate daily routine of the inhabitants. Wind-resistance roof is designed since it is located near the sea. Room facilities consist of bedroom, living room, and service area inside. Conversely, bathroom and kitchen on each floor are used communally. The market is not far than 500 m from Oeba walk-up flats. Open view underground is built oppositely with the housing units so that the two different activities can go together without disturbing each other.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RTA 711.58 Abu k |
| Uncontrolled Keywords: | Perancangan Rumah Susun, Karakteristik Pedagang Pasar, Design of walk-up flats, characteristic of market's traders |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 08:28 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 08:28 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144848 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
