Suwito, Agus (2006) Studi penerapan strategi penanggulangan kerusakan jalan diatas tanah ekspansif ; (studi pada ruas 036, 037 dan 038). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
9101206619-28318-suwito_.pdf Restricted to Repository staff only Download (69MB) |
Abstract
Faktor-faktor yang diidentifikasi menyebabkan terjadinya kerusakan permukaan jalan antara lain adalah beban lalu lintas (Lalu Lintas Harian Rata-Rata/LHR), persentase jumlah kendaraan berat, dan kondisi tanah dasar ruas jalan yang bersangkutan. Salah satu kondisi tanah dasar yang berpotensi besar menyebabkan kerusakan jalan adalah tanah ekspansif. Beberapa ruas jalan di Jawa Timur yang memiliki kondisi tanah dasar ekspansif adalah Jalan Babat-Bojonegoro (Link 038 Km Sby 86+400), Jalan Bojonegoro-Padangan (Link 036 Km Sby 133+550), dan Jalan Padangan-Ngawi (Link 037 Km Cepu 13+550). Ketiga ruas jalan tersebut dijadikan lokasi penelitian.
Pada ketiga ruas jalan tersebut banyak dijumpai kondisi ambles, retak memanjang, bergelombang, serta penurunan pada lokasi-lokasi setempat (spot-spot). Biasanya kerusakan di atas diperbaiki dengan cara ditambal atau di-patching ataupun di-overlay dengan hotmix, namun kondisi jalan tidak akan bertahan lama (dalam jangka waktu 3 atau 4 bulan akan ambles lagi). Kondisi ini diperparah dengan adanya keterbatasan dana DIP yang tersedia, sehingga pihak pengelola jalan (Dinas PU Bina Marga) merasa kewalahan memelihara jalan tersebut.
Untuk mengatasi kondisi kerusakan jalan tersebut, maka penulis membuat rancangan eksperimen dalam bentuk uji coba di lokasi ketiga ruas jalan tersebut dengan 6 (enam) macam percobaan, agar diperoleh metode yang optimal dan ekonomis untuk menanggulangi kerusakan jalan pada tanah ekspansif.
Tujuan penelitian adalah membuat 6 (enam) jenis perkerasan jalan yaitu LAPEN, Agregat Kelas A, Soil Cement, CTB, CTSB, dan CBC, serta mengamati penurunan permukaan jalan setiap triwulan, dimulai pada Triwulan II 2003 bulan Juni 2003 dan diakhiri pada Triwulan I 2004 (bulan Maret 2004), serta melakukan evaluasi penurunan permukaan jalan dibandingkan dengan jenis tanah, LHR, dan biaya.
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) penurunan terendah terjadi pada perkerasan jalan dengan menggunakan CBC, disebabkan campuran CBC merupakan campuran yang setara dengan beton K300 dan mempunyai kekuatan monolit/menyatu, sedangkan penurunan tertinggi terjadi pada perkerasan jalan dengan LAPEN karena kekuatannya kurang menyatu dan mudah terurai akibat beban kendaraan; (2) strategi yang dipilih berdasarkan model grafis hubungan antara penurunan lapisan permukaan jalan dan biaya penanganan jalan adalah strategi CBC, sedangkan berdasarkan model regresi adalah Soil Cement; (3) tingkat kerusakan jalan disebabkan beberapa faktor, antara lain LHR, persentase jumlah kendaraan berat, dan kondisi tanah dasar; dan (4) DIP yang disediakan untuk penanganan jalan sangat minim sehingga tidak dapat mengatasi tingkat kerusakan jalan yang terjadi. Kondisi jalan yang rusak saat ini diperbaiki dengan cara ditambal atau di-patching ataupun di-overlay dengan hotmix, namun kondisi jalan tidak dapat bertahan lama karena penanganan jalan selama ini dengan DIP yang minimal hanya bertahan 3 atau 4 bulan saja.
================================================================================================================================
Factors identified as causing surface damage to roads include traffic load, the percentage of heavy vehicles, and the condition of the subgrade. One of the subgrade conditions that has a high potential for causing road damage is expansive soil. Several roads in East Java that have expansive soil conditions are the Babat-Bojonegoro Road (Link 038 Km Sby 86+400), Bojonegoro-Padangan Road (Link 036 Km Sby 133+550), and Padangan-Ngawi Road (Link 037 Km Cepu 13+550). These roads were selected as the research locations.
On the three roads, various types of road damage were found, such as depression, longitudinal cracks, undulations, and deformation at local locations (spots). Usually, the damage is repaired by patching or overlaying with hotmix, but the road condition does not last long (within 3 or 4 months, the road will become depressed again). This condition is worsened by the limited available funds (DIP), so the road management agency (Public Works and Road Construction Agency) has difficulty maintaining these roads.
To overcome the road damage conditions, the researcher designed an experimental study at the three road locations using six types of experiments, in order to obtain the most effective and economical method for overcoming road damage on expansive soil.
The research goals are to construct 6 (six) types of road pavement, namely LAPEN, Aggregate Class A, Soil Cement, CTB, CTSB, and CBC, and to observe surface degradation/road damage every quarter, starting in the second quarter of June 2003 and continuing until the first quarter of March 2004. The study also evaluates surface degradation/road damage in relation to soil type, traffic load, and cost.
The conclusions obtained from this research are (1) the lowest road degradation was obtained using the CBC method because the CBC mixture is equivalent to K300 concrete and has monolithic strength, while the highest road degradation was obtained using the LAPEN method because its strength is lower and it is easily raveled due to the effects of traffic loads; (2) the best strategy selected according to the graphical model of the relationship between surface road degradation and cost is the CBC method, while according to the regression model, it is the Soil Cement method; (3) road damage occurs due to several factors, such as traffic load, the percentage of heavy vehicles, and soil or ground conditions; and (4) the available funds (DIP) provided for road maintenance are limited, so they cannot adequately overcome the level of damage that occurs. Currently, damaged roads are usually repaired by patching or overlaying with hotmix, but the road condition cannot last long because the road maintenance strategy using the minimum available DIP funds only lasts for 3 or 4 months.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | 625.7 Suw s |
| Uncontrolled Keywords: | kerusakan jalan, perkerasan, strategi penanganan jalan, DIP, damage road, pavement, handling road strategy, available fund (DIP) |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE355.4 Toll roads |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 01:36 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 01:36 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
