Pembuatan Peta 3D PT. Pembangkitan Jawa Bali Unit Pembangkitan Gresik

Umarela, Rudona (2009) Pembuatan Peta 3D PT. Pembangkitan Jawa Bali Unit Pembangkitan Gresik. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3505100011-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
3505100011-Undergraduate_Thesis.pdf

Download (10MB)

Abstract

Peta merupakan gambaran wilayah geografis dari sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang dapat menunjukkan informasi penting sesuai dengan kebutuhan pengguna. Perkembangan teknologi komputer dengan berbagai perangkat lunak (software) yang ada saat ini telah mampu menampilkan suatu bentuk visualisasi peta 3 dimensi (3D). Peta 3 dimensi (3D) dapat memvisualisasikan secara 3 dimensi (3D) bentuk keruangan suatu wilayah sehingga dapat mewakili keadaan real (sebenarnya) wilayah tersebut dengan perspektif yang lebih baik bila dibandingkan dengan peta 2 dimensi (2D). PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik merupakan pemasok terbesar kebutuhan listrik di Jawa Timur yang memiliki bangunan fisik bervariatif, oleh karena itu perlu dibuat peta 3 dimensi (3D) PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik sehingga dapat memberikan informasi dengan memperlihatkan bentuk secara real dan perspektif yang lebih baik dari bangunan fisik yang ada. Terdapat beberapa tahapan dalam proses pembuatan peta 3 dimensi (3D) PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik ini yaitu persiapan, pengumpulan data, pengolahan data meliputi pengolahan citra satelit Quickbird menggunakan software ER Mapper 7.1, penggambaran bentuk menggunakan software AutoCAD Land Desktop 2009, dan pemberian aspek kartografi pada peta menggunakan software Google SketchUp 7, meliputi pengaturan warna, penentuan simbol, ukuran dan aspek kartografis lainnya, kemudian pencetakan hasil peta. Proses pengolahan citra satelit Quickbird diperoleh nilai RMS error rata-rata (pixel) sebesar 0.527. Hasil perhitungan selisih panjang dan lebar bangunan di lapangan dibandingkan dengan hasil digitasi 2D didapatkan selisih rata-rata panjang sebesar -1.074 m dan selisih rata-rata lebar sebesar -1.728 m. Sedangkan untuk perhitungan selisih ketinggian tinggi bangunan di lapangan dengan tinggi dari data teknis PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik didapatkan selisih rata-rata tinggi sebesar 0.189 m. Dari pembuatan peta 3 dimensi diperoleh hasil peta 3 dimensi (3D) PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik yang sesuai dengan keadaan real (nyata) dan perspektif yang lebih baik, sehingga dapat menghasilkan data dan informasi geografis mengenai kondisi bangunan fisik PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik.
====================================================================================================================================
Map is a geographical description of the part or the whole earth's surface that can show important information needed by the users. The development of computer technology with variety of software is capable of displaying a visualization of three-dimensional (3D) map now. The three-dimensional (3D) map can visualize the three-dimensional (3D) spatial form of an area, which can represent the real situation of an area with a better perspective when compared with two-dimensional (2D) map. PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkit Gresik is the largest supplier of electricity demand in East Java, which has a varied physical building, therefore it needs PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkit Gresik three-dimensional (3D) map in order to provide information with real shape visualization and better perspective from the existing physical plant. There are several stages in the process of PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkit Gresik 3D Map Making that are preparation, data collection, data processing includes Quickbird satellite image process using ER Mapper 7.1, drawing shapes using AutoCAD Land Desktop 2009, providing cartographic aspects on map using Google SketchUp 7, including color settings, the determination of symbols, size and other cartographic aspects, and then printing the map results. Quickbird satellite image processing obtained a value of the average RMS error (pixels) by 0.527. The result of excess length and width calculation of buildings in the field compared with the results from 2D digitations obtained an average difference of -1.674 m long and -1.728 m wide. While for the result of excess height calculation of buildings in the field compared with height from technical data of PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkit Gresik showed an average difference of 0.189 m high. From the three-dimensional map making obtained results three-dimensional (3D) map of PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkit Gresik in accordance with the real situation and better perspective, so it can provide data and geographic information about the physical buildings condition of PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkit Gresik.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSG 526 Uma p
Uncontrolled Keywords: Three Dimensional (3D) Map, PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik, AutoCAD Land Desktop 2009, Google Sketch Up 7, Peta 3 Dimensi (3D), PT. Pembangkitan Jawa Bali (PT. PJB) Unit Pembangkitan Gresik, AutoCAD Land Desktop 2009, Google SketchUp 7
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography > GA105.3 Cartography.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 15 Oct 2026 03:08
Last Modified: 15 Oct 2026 03:08
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145599

Actions (login required)

View Item View Item