Evayani, Hanna Dwi (2009) Studi Penggunaan Peta Pajak Bumi dan Bangunan Sebagai Salah Satu Alternatif Peta Dasar dalam Pembuatan Peta Pendaftaran Tanah (Studi Kasus: Desa Sambirejo Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Propinsi Jawa Tengah). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3505100016-Undergraduate_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (52MB) |
Abstract
Setiap instansi pemerintah khususnya PBB dan BPN memiliki standar sendiri dalam penyediaan peta skala besar. Tidak menutup kemungkinan kedua instansi ini sering terjadi overlap dalam melakukan pemetaan. Namun pada saat ini, penggunaan data spasial yang sama antara kedua instansi dilakukan di beberapa daerah. Hal ini dilakukan untuk efisiensi waktu, pekerjaan maupun biaya. Kajian maupun pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan konsep transform dan pertampalan sederhana. Khususnya di daerah studi, infrastruktur data spasial yang digunakan tidak memiliki kesesuaian dengan aturan yang telah ditetapkan, dilihat dari segi kartografis maupun aturan pemerintah. Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa penggunaan data spasial berupa Peta Pajak Bumi dan Bangunan sebagai salah satu peta dasar dalam pembuatan Peta Pendaftaran Tanah belum dapat dilakukan, khususnya di daerah studi. Hal ini dikarenakan belum terdapat spesifikasi teknis yang baku pada Peta Pajak Bumi dan Bangunan sehingga menyebabkan banyaknya perbedaan, baik dari segi luasan maupun bentuk persil yang terpaut jauh, misalnya dari 8 bidang yang diteliti memiliki perbedaan luasan 0.76%-20.91%. Sehingga adanya rekomendasi logis dari sudut pandang akademis diperlukan untuk kemajuan bersama agar penggunaan data spasial yang sama antarinstansi terkait dapat dilakukan.
====================================================================================================================================
Each government instance, especially PBB and BPN, have their own standard for serving maps in large scale. In the other hands, both of them probably getting overlap in mapping. Today, two of these instances using the same spatial data in several regions. This happened for getting efficiency of time, work and cost. The inspection and data processing in this study is using concept transform and simple overlaying. Especially in study area, infrastructure of spatial data which were used not appropriate with the regulation, stated look from cartography aspect and the government regulation. The result of this study explain that using spatial data of Pajak Bumi Bangunan map as one of base map on making land registration map could not be applied, especially in study area. This case happen because there are no standard technic specification on making Pajak Bumi Bangunan map, and effected large differences, in wide aspect and form of persil, for example on wide aspect, have significantly defferences from 0.76%-20.91% from 8 area that are studied. Because of this cases there are some logic recommendations from academic aspect is needed, in order to use the same data spasial between two instances can be implemented for future developing.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSG 526 Eva s |
| Uncontrolled Keywords: | Data Spasial, Pertampalan, Peta Dasar, Peta Pendaftaran Tanah, Peta Pajak Bumi dan Bangunan. Spatial Data, Overlaying, Base Map, Land Registration Map, Pajak Bumi Bangunan Map. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography > GA105.3 Cartography. |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 03:30 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 03:30 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145603 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
