Modifikasi Kap Mesin dan Pipa Gas Buang untuk Menurunkan Tingkat Kebisingan Mesin Tempel Yamaha Tipe E40JMH

Krismanto, Y Dedi (2007) Modifikasi Kap Mesin dan Pipa Gas Buang untuk Menurunkan Tingkat Kebisingan Mesin Tempel Yamaha Tipe E40JMH. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 4202100002-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
4202100002-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

Pada percobaan ini dilakukan analisa intensitas kebisingan di mesin tempe! YAMAHA TYPE E40JMH. Pengukuran kebisingan menggunakan a/at pengukur konvensional yaitu Sound Level Meter dengan respon lambat. Pengukuran meliputi tingkat kebisingan yang terjadi sebelum dan sesudah diadakan modifikasi di kap mesin dan pipa gas buang (knalpot). Untuk di kap mesin bagian dalam dilakukan peredaman dengan menggunakan bahan glasswooll. Sedangkan untuk pipa gas buang (knalpot) diadakan penambahan panjang pipa dan perubahan desain. Pada pengukuran pada pagi hari besarnya kebisingan yang ditimbulkan mesin sebelum peredaman adalah 36,8 dBA sedangkan pada saat setelah peredaman adalah 16,7 dBA jadi dapat diambil nilai besarnya nilai peredamannya sebesar 20, 1 dBA. Pada siang hari besarnya kebisingan yang ditimbulkan mesin sebelum peredaman adalah 38,5 dBA dan setelah peredaman adalah 20,9 dBA jadi dapat kita ketahui besarnya nilai peredaman kebisingan sebesar 17,6 dBA. Sedangkan pada malam hari, nilai peredamannya sebesar 16,6 dBA. Besarnya nilai peredaman pada siang hari ini dipengaruhi oleh temperatur yang tinggi maka akan menyebabkan kecepatan jluida (udara) semakin besar pula dan mendorong terjadinya mechanic impact yang semakin besar sehingga menimbulkan kebisingan yang tinggi pula pada pengukurannya.
=========================================================================================================================================
In experiment was done noise intensity analysis on Yamaha Type E40JMH outboard engine. The noise meansurement used conventional tool is called Sound Level Meter (SLM) with slow respon mode. The meansurement includes noise level who was happen before and after modification in engine cover and exhaust pipe (muffler). For inside engine cover, there are a hushed with a material is called glasswool while for exhaust pipe (muffler) was did an increasing a pipe lenght and design changing. At morning meansurement, noise level from engine before modification is 36,8 dBA, while at the engine after modification is 16, 7 dBA thus we can take the hushed value is 20,7 dBA. At the day meansurement, noise level from engine before modification is 38,5 dBA, while at the engine after modification is 20,9 dBA thus we can take the hushed value is 17,6 dBA. While at the night meansurement, the hushed value is 16,6 dBA. The hushed value at the day was influenced by a high temperature so it can motive jluida velocity (air) can be increasing and it push to make mechanic impact so it can make a noise to be increasing at noise meansurement.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSSP 623.87 Kri m
Uncontrolled Keywords: kebisingan, mesin tempel, peredaman, noise, outboard engine, hushed
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM731 Marine Engines
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 21 Oct 2026 01:25
Last Modified: 21 Oct 2026 01:25
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145725

Actions (login required)

View Item View Item