Iriana, Henni (2009) Analisis penangananm material Waste Padaproyek Perumahan Disurabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3104100011-Undergraduate_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (20MB) |
Abstract
Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, material sebagai salah satu komponen biaya turut memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan suatu proyek. Pengadaan material menyerap biaya yang cukup besar dari total biaya proyek. Oleh karena itu, penggunaan material diusahakan seminimum mungkin agar tidak banyak menimbulkan material sisa yang terbuang. Namun, terkadang penggunaan material di lapangan tidak luput dari kesalahan dan kecerobohan. Kesalahan dan kecerobohan dalam penggunaan material tersebut biasa dikenal dengan istilah material waste, yang sering timbul dan sulit dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui material-material yang berpotensi besar menjadi waste, beserta penyebabnya, upaya minimisasi waste yang akan terjadi, dan penanganan waste yang telah terjadi pada setiap jenis material. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Ada dua bentuk kuesioner yang digunakan, yaitu kuesioner pendahuluan dan kuesioner utama. Kuesioner pendahuluan digunakan untuk mengetahui atribut-atribut yang berpengaruh terhadap waste pada pelaksanaan konstruksi, yang kemudian diteliti lebih lanjut melalui kuesioner utama untuk menentukan peringkat material waste berdasarkan volume waste, angka atau nilai tingkat pengaruh kondisi proyek terhadap timbulnya waste, serta angka atau nilai tingkat kesesuaian penanganan waste terhadap kondisi aktual proyek dengan menggunakan analisis frekuensi dan analisis mean. Hasil analisis menunjukkan bahwa material yang berpotensi besar menjadi waste adalah keramik, genteng, kayu, cat, dan besi beton. Penyebab utama material waste pada material keramik, genteng, kayu, dan besi beton adalah kesalahan pekerja, sedangkan pada material cat disebabkan oleh perubahan spesifikasi secara mendadak. Untuk mengurangi jumlah waste yang akan terjadi pada material keramik, genteng, dan besi beton, upaya yang dapat dilakukan adalah bekerja dengan lebih teliti. Pada material kayu, upaya minimisasi dilakukan dengan menyusun rencana kerja yang baik, sedangkan pada material cat dilakukan dengan menggunakan metode pelaksanaan yang tepat. Penanganan material waste yang telah terjadi pada material keramik, genteng, dan cat dilakukan dengan cara menggunakan kembali material tersebut, sedangkan pada material kayu dan besi beton dilakukan dengan cara menyimpannya untuk digunakan pada proyek selanjutnya.
================================================================================================================================
In the implementation of a construction project, materials, as one of the cost components, play an important role in supporting the success of the project. Material procurement accounts for a substantial portion of the total project cost. Therefore, material usage should be minimized to reduce the amount of leftover material that goes to waste. However, material use on construction sites is sometimes subject to errors and carelessness. Such errors and carelessness in material usage are commonly known as material waste, which frequently occurs and is difficult to avoid. This research aims to identify materials with a high potential for becoming waste, the causes of such waste, efforts to minimize future waste, and methods for handling waste that has already occurred for each type of material. Data were collected by distributing questionnaires. Two types of questionnaires were used: a preliminary questionnaire and a main questionnaire. The preliminary questionnaire was used to identify attributes that influence waste during construction activities. These attributes were then examined further through the main questionnaire to rank material waste based on waste volume, the degree to which project conditions influence waste generation, and the level of suitability of waste-handling practices to the actual project conditions, using frequency analysis and mean analysis. The analysis results indicate that the materials with a high potential for becoming waste are ceramic tiles, roof tiles, wood, paint, and reinforcing steel. The main cause of material waste for ceramic tiles, roof tiles, wood, and reinforcing steel is worker error, while waste in paint materials is caused by sudden changes in specifications. To reduce waste in ceramic tiles, roof tiles, and reinforcing steel, workers should work more carefully. For wood, waste minimization can be achieved through proper work planning, while for paint, it can be achieved by applying appropriate construction methods. The waste generated from ceramic tiles, roof tiles, and paint can be handled through reuse, while wood and reinforcing steel waste can be stored for use in subsequent projects.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSS 691 Iri a 2009 |
| Uncontrolled Keywords: | Material, Material waste, Proyek Perumahan material, material waste, housing project |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 04:33 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 04:33 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
