Penjadwalan Ulang Sisa Pekerjaan Proyek Expo Jatim

Prambudi, Arief Satria (2007) Penjadwalan Ulang Sisa Pekerjaan Proyek Expo Jatim. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3104109616-Undergraduate_thesis.pdf] Text
3104109616-Undergraduate_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract

Pembangunan Gedung Expo Jatim yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani yang berada tepat di tepi jalur utama ini yang nantinya akan digunakan juga sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan akan lahan/areal untuk pameran di Kota Surabaya, karena lahan/areal yang selama ini digunakan pameran semakin tahun dirasa kurang memenuhi syarat. Pada pelaksanaan pembangunan Gedung Expo Jatim ini terjadi keterlambatan/penundaan pada pelaksanaan pekerjaan struktur lantai basement yang terjadi pada minggu ke-3, bulan ke-6 setelah dimulainya pekerjaan proyek ini, yaitu pada bulan September 2005. Dari rencana aktual pekerjaan yang telah direncanakan sebesar 63,78% yang baru terealisasi di lapangan sebesar 25,80%, sehingga terjadi penundaan dalam pekerjaan sebesar 37,98%. Pada tugas akhir ini akan dilakukan penjadwalan ulang pada sisa pekerjaan yang tertunda tersebut dengan menggunakan metode percepatan waktu pekerjaan. Adapun metode yang digunakan adalah metode Time Cost Trade Off (TCTO). Adapun percepatan yang dilakukan pada beberapa item-item pekerjaan yang memungkinkan atau bisa dilakukan crashing adalah dengan cara menambah jumlah tenaga kerja; menambah jam kerja (lembur); menambahkan kapasitas alat dan menambahkan jumlah alat yang ada. Dari hasil penjadwalan ulang proyek tersebut maka waktu percepatan proyek dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu jika dengan menambahkan hari kerja Sabtu dan Minggu maka percepatan yang terjadi adalah 60 hari dari 425 hari kerja menjadi 365 hari kerja, kemudian jika waktu 365 hari kerja tersebut mulai dilakukan proses crashing maka percepatan optimal yang didapatkan adalah pada durasi ke-354 hari kerja dimana percepatan tersebut hanya mampu mengejar waktu penundaan selama 11 hari kerja saja, akan tetapi jika dilakukan secara maksimal sampai dengan durasi ke-300 hari kerja maka percepatan yang didapat adalah 65 hari kerja dengan total biaya percepatan yang dikeluarkan sebesar Rp. 3.190.173.707. Dari hasil penjadwalan ulang yang telah dilakukan pada proyek ini, ternyata keterlambatan yang terjadi selama 170 hari hanya mampu dipercepat selama 125 hari kerja dengan cara konversi (60 hari + 65 hari), sedangkan sisa keterlambatan selama 45 hari kerja tidak dapat dikejar lagi.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSS 658.404 Pra p
Uncontrolled Keywords: Alat berat . teriaga kerja dan waktu.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 28 Oct 2026 03:27
Last Modified: 28 Oct 2026 03:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145945

Actions (login required)

View Item View Item