Studi Pengaruh Kekuatan dan Kekakuan Dinding Bata pada Bangunan Bertingkat

Leksono, Redha Sadhu (2012) Studi Pengaruh Kekuatan dan Kekakuan Dinding Bata pada Bangunan Bertingkat. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3107100117-Undergraduate_thesis.pdf] Text
3107100117-Undergraduate_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (87MB)

Abstract

Dalam mendesain suatu struktur seperti portal, para perencana umumnya tidak memperhitungkan komponen dinding pengisi seperti batu bata sebagai komponen struktural (dianggap sebagai komponen nonstruktural). Keberadaannya dalam perencanaan sering diasumsikan sebagai beban terbagi rata. Pada kenyataannya, dinding pengisi tersusun atas batu bata dengan mortar yang memiliki kekuatan dan kekakuan tertentu. Dinding pengisi, batu bata, ini juga memiliki kecenderungan untuk berinteraksi bersama portal yang ditempatinya, terutama bila terkena gaya lateral (akibat gempa) yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dari beberapa kasus gedung yang terkena gempa, dinding bata mengalami keretakan dengan pola tertentu. Ini menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara portal dan dinding pengisi.Dalam studi ini akan dianalisis sampai pada tingkat berapakah kekuatan dan kekakuan dinding bata berpengaruh cukup signifikan terhadap suatu struktur gedung bertingkat. Dinding bata dianggap sebagai bracing tekan dan akan dimodelkan dengan batang diagonal yang setara dinding (bata penuh), setengah dinding, lalu akan dibandingkan dengan dinding bata yang dianggap sebagai beban mati terbagi rata (*open frame*).Banyaknya tingkat gedung yang akan dianalisis juga bervariasi dari 2 tingkat, 3 tingkat, 4 tingkat, 6 tingkat, 8 tingkat, dan 10 tingkat, juga zona gempa yang akan ditinjau adalah zona gempa 4 dan 6. Untuk menganalisis perilaku dinding pengisi, batu bata, terhadap struktur portal gedung bertingkat ini akan digunakan metode Analisis Statik Non-Linier (*Pushover*) dengan program bantu SAP 2000.Hasil studi ini menunjukkan bahwa struktur *open frame* memiliki perilaku struktur yang lebih baik daripada struktur dengan bracing tekan, baik pada bangunan gedung tingkat rendah maupun bangunan gedung tingkat tinggi. Hal ini ditunjukkan pada nilai target perpindahan saat *performance point*, struktur *open frame* memiliki nilai yang lebih besar. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa dinding bata dapat mengganggu kinerja struktur utama untuk berdeformasi secara maksimal. Semakin tinggi tingkat lantai suatu gedung, maka tingkat pengaruh kekuatan dan kekakuan dinding bata semakin besar terhadap kinerja struktur utama. Oleh karena hal tersebut, maka pada bangunan gedung bertingkat rendah maupun bangunan gedung bertingkat tinggi harus memperhatikan kekuatan dan kekakuan dinding bata dalam desain perencanaannya.
========================================================================================================================================
In designing a structure such as portals, planners generally do not take into account the filler component such as a brick wall as a structural component (regarded as non-structural components). Its presence in the planning is often assumed as the load evenly. In fact, the wall charger is made up of bricks with mortar that has a specific strength and stiffness. Infill, brick, these also have a tendency to interact with the portal they occupy, especially when exposed to lateral forces (earthquake) is quite large. It can be seen from several cases of earthquake-stricken buildings, brick walls are developing cracks with a particular pattern. This shows that there is interaction between the portal and the wall charger.In this study will be analyzed to a degree what is the strength and stiffness of the brick wall effect is significant on a high-rise building structures. The brick wall is considered as bracing press and will be modeled by an equivalent diagonal wall (full brick), a half wall, and then will be compared with the brick wall that is considered as dead load (*open frame*). Many stories of the building to be analyzed also varies from 2 stories, 3 stories, 4 stories, 6 stories, 8 stories, and 10 stories, as well as the quake zone to be reviewed is the seismic zone 4 and 6. To analyze the behavior of infill, brick buildings on the structure of this portal will use the method of Non-Linear Static Analysis (*pushover*) with program.the help of SAP 2000.The results of this study indicate that the structure of the open frame structure has a better behavior than the structure with bracing, either in low-story buildings or of high-story buildings. This is shown in the displacement current target point performance, open frame structure has a greater value. So it can be concluded that the brick wall can interfere with the performance of the primary structure for deforming the most. The higher the level floor of a building, then the level of impact strength and stiffness of the large brick wall on the performance of the main structure. Because of this, then the low-rise buildings and high-rise buildings should consider the strength and stiffness the brick wall in the design planning.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSS 693.21 Lek s
Uncontrolled Keywords: dinding pengisi (batu bata), komponen non struktural, Analisa Statik Non-Linier (Pushover), gedung bertingkat, wall charger (brick), non-structural components, Non- Linear Static Analysis (pushover), high rise building
Subjects: T Technology > TH Building construction > TH1095 Earthquakes and building
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 28 Oct 2026 04:01
Last Modified: 28 Oct 2026 04:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145955

Actions (login required)

View Item View Item