Perkasa, Dwi lndra Studi Analisis Untuk Meminimalisasi Tegangan Tarik Pada Struktur Beton Bertulang Kubah Bulat. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3104100059-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (19MB) |
Abstract
Industri konstruksi selalu menuntut terpenuhinya aspek keindahan setelah efisiensi dan keamanan struktur tercapai. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang tepat, struktur kubah bulat beton bertulang mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut karena memiliki kekuatan struktur dan bentuk yang unik. Meskipun demikian, struktur kubah bulat beton bertulang juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah proses pelaksanaan yang rumit akibat penggunaan tulangan tarik tambahan atau sistem prategang dalam konstruksinya. Penggunaan sistem tersebut bertujuan untuk mengatasi tegangan tarik yang terjadi pada cangkang kubah.
Tegangan tarik yang terjadi pada cangkang kubah dapat diminimalkan dengan menentukan sudut lengkungan yang tepat dan memperhitungkan ketebalan pelat pada arah tangensial kubah bulat. Sudut lengkungan kubah bulat ditentukan berdasarkan tegangan tarik minimum yang terjadi pada cangkang kubah, sedangkan ketebalan pelat ditentukan dengan mengendalikan tegangan yang terjadi agar memenuhi batas kuat tekan yang diizinkan.Berdasarkan studi analisis ini, dapat disimpulkan bahwa sudut lengkungan optimal kubah bulat berada pada kisaran 20° hingga 35°. Variasi ketebalan pelat cangkang kubah dapat memberikan penghematan biaya hingga 20 persen dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan metode teoritis yang umum digunakan.
================================================================================================================================
The construction industry consistently demands aesthetic appeal once structural efficiency and safety have been achieved. With proper planning and execution, spherical reinforced concrete domes can meet all these requirements because of their structural strength and distinctive shape. However, spherical reinforced concrete domes also have several drawbacks, including the complexity of their construction due to the use of additional tensile reinforcement or a prestressing system. These measures are intended to address the tensile stresses that occur in the dome shell.
The tensile stresses in the dome shell can be minimized by determining the appropriate arching angle and calculating the plate thickness in the tangential direction of the spherical dome. The arching angle is determined based on the minimum tensile stress occurring in the dome shell, while the plate thickness is established by controlling the stresses in the dome shell to ensure that they satisfy the allowable compressive strength limit.Based on this analytical study, it can be concluded that the optimum arching angle for spherical domes ranges from 20° to 35°. Variations in the dome shell thickness can contribute to cost savings of up to 20 percent compared with the results obtained using commonly applied theoretical calculation methods.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSS 624.183 41 Per s |
| Uncontrolled Keywords: | beton bertulang, kubah bulat, kubah cangkang, sudut lengkungan, tegangan tarilc, dan variasi ketebalan. arching angle, dome shell, reinforced concrete, spherical domes, tensile stress, thickness variation. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA444 Reinforced concrete |
| Divisions: | Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Theses |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:25 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:25 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
