Penilaian Risiko Sosial pada Proses Loading Amonia di Dermaga PT Petrokimia Gresik

Hunga, Hilda Gloria Natalia Tanggu (2017) Penilaian Risiko Sosial pada Proses Loading Amonia di Dermaga PT Petrokimia Gresik. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 4213100047-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
4213100047-Undergraduate_Theses.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2010 tanggal 13 April 2010 tentang Revitalisasi Industri Pupuk, Pemerintah Indonesia menghendaki Departemen Badan dan Institusi terkait untuk mempercepat revitalisasi industri pupuk di Indonesia. PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu produsen pupuk yang mendukung program pemerintah tersebut. Salah satu produksi non pupuk dari PT Petrokimia Gresik adalah amonia. Amonia adalah senyawa kausatik dan dapat merusak kesehatan. Kontak dengan gas amonia berkonsentrasi tinggi dapat menyebabkan kerusakan paru- paru bahkan kematian pada manusia. Penilaian risiko sosial dipilih untuk mengetahui bahaya atau dampak yang mungkin terjadi pada manusia saat proses loading amonia. Pada penelitian ini, analisa frekuensi dilakukan dengan menggunakan metode fault tree analysis dan event tree analysis, sedangkan untuk analisa konsekuensi menggunakan process hazard analysis software tools, setelah itu menrepresentasikan risiko antara frekuensi dan konsekuensi menggunakan metode F-N Curve. Pada identifikasi bahaya dengan skenario 5 lubang kebocoran yakni 3mm, 10mm, 50mm, 150mm, dan 200mm dan 3 tingkat kadar amonia yakni 100ppm, 700ppm, dan 5000ppm didapatkan dua bahaya yang dapat terjadi pada saat proses loading amonia yakni gas dispersion dan vapour cloud explosion. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa pada kadar 5000ppm dengan kecepatan angin sebesar 1,3knot dengan lubang kebocoran sebesar 3mm mengakibatkan 12 korban yang meninggal dunia, 10mm sebanyak 12 orang, 50mm sebanyak 25 orang, 150mm sebanyak 29 orang dan 200mm sebanyak 29orang. Setelah melakukan representasi risiko menggunakan F-N curve diketahui bahwa pada masing-masing skenario kebocoran, risiko berada pada zona ALARP yakni zona dimana risiko masih dapat diterima sehingga tidak perlu dilakukan mitigasi. Namun untuk menjaga agar risiko tetap bisa diterima, maka perlu dilakukan rekomendasi. Rekomendasi untuk menjaga nilai frekuensi yakni melakukan maintenance terhadap komponen secara rutin, sedangkan untuk menjaga tingkat konsekuensi dengan melakukan pelatihan tanggap bahaya terhadap tenaga kerja dan pembuatan prosedur keselamatan yang lebih baik sehingga dapat meminimalisir jumlah korban.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Penilaian risiko, amonia, fault tree analysis, event tree analysis, process hazard analysis software tools, f-n curve
Subjects: Q Science
Q Science > QD Chemistry
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Hilda Gloria Natalia Tangguhunga
Date Deposited: 22 Jul 2024 07:34
Last Modified: 22 Jul 2024 07:34
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/45190

Actions (login required)

View Item View Item