SUKMA, BRAHMA ALDAPUTRA DIEN (2019) Analisa Kekuatan Struktur Padeye Saat Lifting Loadout Struktur Topside Wellhead Platform. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
04311340000110_Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Loadout merupakan salah satu operasi untuk instalasi sebuah Bangunan Lepas Pantai. Loadout terdiri dari beberapa metode. Salah satunya adalah dengan metode lifting. Dalam analisa lifting struktur topside dengan berat total 1373,51 T ini, dilakukan dua analisa yaitu statis dan dinamis. Pada saat struktur topside di lifting terjadi pergeseran titik berat (Center Of Gravity). Pergeseran COG saat lifting sangat berpengaruh pada besar beban yang diangkat sling, sehingga terjadi perbedaan beban yang diangkat pada setiap sling. Pada kondisi statis yaitu pada Initial COG, beban terbesar yang diterima sling adalah sebesar 562,81 T pada member HK00-PD04. Pada kondisi dinamis setelah dilakukan pergeseran COG beban terbesar yang diterima sling terjadi pada kondisi COG Shift to North East Corner of Envelope sebesar 714,86 T pada member HK04-PD04. Proses lifting terkadang hanya memperhatikan keadaan statis tidak memperhatikan keadaan secara dinamis. Untuk beban dinamis biasanya dimasukan dalam dynamic load factor. Dalam faktor tersebut telah mencangkup banyak kondisi dinamis. Pada umumnya faktor ini dikalikan pada beban statis. Dalam kondisi ini struktur topside pada saat dilakukan analisa statis memiliki member unity check paling besar adalah 0.85 dengan load factor 1,0 pada member 7487-7076. Pada analisa dinamis member unity check paling besar adalah 0,99 dengan dynamic load factor 1,85 pada member 8173-8183, dan 0,84 dengan dynamic load factor 1,57 pada member 8173-8183. Respon dinamis dari struktur adalah berupa fenomena ayunan. Fenomena ini dikarenakan modul di mengalami gerakan saat proses lifting dilaksanakan. Dan gerakan ini diakibatkan oleh angin. Gaya tambah yang timbul pada struktur sebesar 409,76 kN pada saat kecepatan angin 20 knots atau 10,29 m/s ( kondisi lapangan PT. Gunanusa Utama Fabricator ). Hasil perhitungan respon struktur akibat adanya gaya angin pada saat pengangkatan telah sesuai dengan pernyataan DNV OS-H205 (2014) mengenai Dynamic Amplification Factor. Karena dengan hasil diatas, hasil yang dihasilkan masih berada dalam ketetapan faktor tersebut. Analisis lokal pada struktur padeye dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak dan didapatkan hasil equivalent von-mises stress sebesar 175,72 MPa, dengan tegangan ijin pada material Baja ASTM A890 sebesar 412 MPa.
Kata kunci : Loadout, Lifting, Topside, Padeye.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Loadout, Lifting, Topside, Padeye |
| Subjects: | T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1665 Offshore structures--Materials. T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Brahma Aldaputra Dien Sukma |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 04:21 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 04:21 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/60412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
