Optimasi Rekonfigurasi Jaringan, Penempatan Dan Kapasitas Distributed Generation (DG) Pada Microgrid Secara Simultan Untuk Memaksimalkan Loadability Dengan Algoritma Hybrid Particle Swarm Optimization (HPSO)

Wicaksono, Darma Arif (2019) Optimasi Rekonfigurasi Jaringan, Penempatan Dan Kapasitas Distributed Generation (DG) Pada Microgrid Secara Simultan Untuk Memaksimalkan Loadability Dengan Algoritma Hybrid Particle Swarm Optimization (HPSO). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 07111750010003-Master_Thesis.pdf] Text
07111750010003-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan beban pada sistem kelistrikan semakin meningkat. Rekonfigurasi jaringan dan penambahan Distributed Generation (DG) pada sistem microgrid adalah salah satu cara untuk meningkatkan nilai pembebanan yang dapat disuplai dalam sebuah sistem. DG adalah pembangkit tersebar yang dipasang dalam sebuah sistem untuk membantu suplai grid utama dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan beban. Namun berdasarkan teori kestabilan tegangan, perkembangan beban yang berlangsung secara kontinyu akan berakibat pada ketidakstabilan tegangan. Peningkatan nilai pembebanan (loadability) dapat digunakan untuk peramalan sebuah sistem dalam mencapai ketidakstabilan. Optimasi rekonfigurasi jaringan, penempatan dan kapasitas DG secara simultan yang diterapkan pada IEEE 33 bus dan 69 bus, didapatkan hasil bahwa sistem dapat meningkatkan nilai loadability lebih besar daripada optimasi secara terpisah. Algoritma Hybrid Particle Swarm Optimization (HPSO) digunakan untuk menyelesaikan masalah ini.
=================================================================================================================================
Load demand has been increased in every year. In power system installation, we need to know when will the system get unstable condition to cover power load. To get maximum power load that can be connected to the system, loadability is loading factor which will be considered. In this research, network reconfiguration, placement and sizing DG is used to optimize simultaneously based on maximum loadability. The DG that placed must be in constraint range of voltage stability, which means minimum and maximum voltage requirement and also line rating. In this paper IEEE 33 and 69 bus system are tested to identify. By the result, optimization in simultaneously was better than separately for loadability. Hybrid Particle Swarm Optimization (HPSO) algorithm conducted to be an optimization algorithm.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Rekonfigurasi Jaringan, Pembangkit Tersebar (DG), Sistem Mikrogrid, Loadability, Algoritma HPSO
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1010 Electric power system stability. Electric filters, Passive.
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3030 Electric power distribution systems
Divisions: Faculty of Electrical Technology > Electrical Engineering > 20101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Darma Arif Wicaksono
Date Deposited: 23 Jul 2026 08:36
Last Modified: 23 Jul 2026 08:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/65028

Actions (login required)

View Item View Item