PEMANFAATAN COAL BED METHANE (CBM) SEBAGAI BAHAN BAKAR PEMBANGKIT LISTRIK MENGGUNAKAN COMBINED CYCLE

Hadhromi, Muhammad Robith and Akbariana, Atha (2019) PEMANFAATAN COAL BED METHANE (CBM) SEBAGAI BAHAN BAKAR PEMBANGKIT LISTRIK MENGGUNAKAN COMBINED CYCLE. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02211745000012_02211745000013-Undergraduate-Theses.pdf] Text
02211745000012_02211745000013-Undergraduate-Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penilaian sejumlah kalangan bahwa Indonesia negara kaya minyak adalah keliru. Indonesia lebih banyak memiliki energi seperti batu bara, gas, gas metana batu bara atau Coal Bed Methane (CBM), shale gas, panas bumi, air, serta bahan bakar nabati (BBN). Terobosan teknologi di CBM (gas di lapisan batu bara dengan dewatering atau memproduksi air lebih dulu) dan di shale gas (gas yang tertinggal di batuan induk dengan fracturing) di Amerika, misalnya, hendaknya dapat diterapkan di Indonesia (Kemenperin, 2018). Hal inilah yang mendasari rencana untuk memanfaatkan CBM sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik di daerah Dumai, Riau.

Untuk menunjang pengembangan dan pemanfaatan CBM sebagai bahan bakar untuk pembangkit dengan optimal, studi kelayakan dan rancangan pabrik secara menyeluruh sangat dibutuhkan. Studi ini akan berfokus pada pengembangan pembangkit listrik berkapasitas 170 MW dengan gas umpan berupa CBM sebanyak 50 MMSCFD. Studi ini akan mencakup proyeksi proses pengolahan gas CBM, pemanfaatannya sebagai bahan bakar untuk gas turbin, dan efisiensi gas buang menjadi pemanas untuk produksi steam, serta aspek ekonomis pabrik yang akan didirikan.

Pengelolaan dan perancangan pembangkit ini harus diperhitungkan secara seksama mulai dari aspek pengolahan feed gas, pengolahan air umpan HRSG, produksi steam, dan produksi listrik. Untuk perancangan ini digunakan sistem combined cycle agar efisiensi pabrik meningkat. Pada pra desain kali ini akan diseleksi proses untuk membersihkan gas umpan dan unit produksi steam, juga unit untuk mengolah air umpan HRSG.
Konfigurasi dari pembangkit listrik yang direncanakan adalah sebagai berikut:
1. Gas Treating :Tahap pembersihan gas umpan untuk turbin gas
2. Gas Turbine :Tahap produksi listrik dengan turbin gas
3. HRSG dan Steam Turbine :Tahap pembuatan steam dan produksi listrik
4. Make-Up Water Treatment:Tahap pemurnian air untuk umpan HRSG

Pembangkit listrik yang akan didirikan ini memiliki rencana operasi, kapasitas, dan lokasi yaitu:
1. Perencanaan Operasi :Kontinyu, 24 jam/hari ; selama 330 hari/tahun
2. Kapasitas Produksi Listrik :170 MW
3. Lokasi Pabrik : Dumai, Riau

Pada perancangan pabrik ini, sumber dana investasi berasal dari modal sendiri sebesar 20% biaya investasi dan pinjaman jangka pendek sebesar 80% biaya investasi dengan bunga sebesar 12% per tahun. Dari analisa perhitungan ekonomi didapat hasil-hasil sebagai berikut :
 Investasi : 228.605.814,32 US$
 Internal Rate of Return : 33,51 %
 Pay Out Time : 3,66 Tahun
 Break Even Point : 46,35 %
 Selling Electricity : 0,1884 US$/kWh

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1322.6 Electric power-plants
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Atha Akbariana
Date Deposited: 21 Jul 2026 08:05
Last Modified: 21 Jul 2026 08:05
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/65442

Actions (login required)

View Item View Item