Danang, budi setyawan (2019) Evaluasi Eksisting Dan Upaya Perbaikan Jaringan Distribusi Pdam Kabupaten Banyuwangi (Studi Kawasan Kota Banyuwangi). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
03211750027004-Master_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Sektor air minum merupakan aspek pembangunan yang memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat. Hal ini dikarenakan berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman serta kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Pelayanan sistem penyediaan air minum jaringan perpipaan (SPAM-JP) untuk pelayanan ibukota Kabupaten Banyuwangi mencakup 5 Kecamatan, dengan cakupan pelayanan air bersih 44 %, kapasitas produksi terpasang 405 liter /detik dan beroperasi 330 liter/detik, untuk melayani 34.319 Unit Sambungan dengan pelanggan domestik (Rumah Tangga) sebanyak 32.271 unit dan non domestik sebanyak 2.046 unit sambungan. Selain itu tingkat kontinuitasnya belum tercapai hal ini bisa dilihat dibeberapa daerah pelayanan pada jam – jam puncak tidak mengalir, selain itu tingkat kehilangan air sebesar 25 %. Dalam mengantisipasi semua permasalahan pada pelayanan dilakukan penelitian dengan melakukan analisis pada aspek teknis, aspek finansial, dan aspek kelembagaan. Dalam menganalisa tiap aspek menggunakan dengan metode yang sesuai dan data terupdate. Aspek teknik menghitung neraca air menggunakan easy calk, analisa jaringan menggunakan epanet 2.0 dan menentukan upaya perbaikan. Pada aspek kelembagaan menggunakan penilaian dari BPSPAM, sedangkan aspek finansial menganalisa biaya investasi perbaikan jaringan yang dibutuhkan dan alternatif pendanaan. Hasil evaluasi kondisi eksisting yaitu unit produksi dan distribusi belum optimal, dalam neraca air kehilangan air sebesar 25% , dari penilaian SDM tidak ada kegiatan untuk meningkatkan SDM yang ada. Upaya perbaikan jaringan distribusi meliputi secara umum perbaikan insfratrukstur berupa penggantian pipa dan pembentukan DMA pada semua area pelayanan dan pada manajemen yaitu dengan meningkatkan SDM dan pengembangan sistem informasi berbasis komputer.
=================================================================================================================================
Berikut versi yang telah **dirapikan menjadi satu paragraf tanpa alinea** dengan gaya bahasa ilmiah yang lebih baik:
> The drinking water sector is a crucial aspect of development that plays an important role in supporting community welfare, particularly in relation to public health, lifestyle, residential environmental conditions, and daily comfort. The piped water supply system (SPAM-JP) serving the capital area of Banyuwangi Regency currently covers five subdistricts, with a clean water service coverage of 44%. The installed production capacity reaches 405 liters/second, while the operational capacity is 330 liters/second, serving 34,319 connection units consisting of 32,271 domestic (household) connections and 2,046 non-domestic connections. However, the continuity of water supply services has not yet been fully achieved, as several service areas experience interruptions during peak demand periods. In addition, the water loss level remains relatively high at 25%. To address these service issues, this study evaluates the technical, financial, and institutional aspects of the existing drinking water supply system using appropriate analytical methods and updated data. The technical assessment includes water balance calculations using EasyCalc, network analysis using EPANET 2.0, and the determination of improvement strategies. The institutional assessment evaluates the performance of BPSPAM, while the financial assessment analyzes the required investment costs for network improvements and alternative funding sources. The evaluation results indicate that the production and distribution units are not yet operating optimally, with water losses reaching 25%. The human resource assessment also shows that there are no existing programs for improving workforce capacity. Recommended improvements for the distribution network include general rehabilitation through pipe replacement and the establishment of District Metered Areas (DMA) across all service areas. Institutional improvements include strengthening human resource capacity and developing computer-based information systems to support management performance.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Air Minum, Kehilangan air, Kontiunitas, |
| Subjects: | Q Science T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD481 Water distribution systems |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Danang Budi Setyawan |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:28 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:28 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/66444 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
