Dewi, Apriana Hanggara (2019) Perencanaan Perbaikan Tanah dan Perkuatan Tanggul Lepas Pantai Teluk Jakarta. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
03111745000039-Undergraduate_Theses.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) | Request a copy |
Abstract
Jakarta merupakan Ibukota Indonesia. Jakarta terletak di pantai utara Pulau Jawa. Berada pada perairan laut Jawa menyebabkan Teluk Jakarta menjadi tempat bermuaranya sungai-sungai yang membelah kota Jakarta. Wilayah Jakarta mengalami penurunan tanah antara 10 cm sampai 180 cm, tergantung pada letak wilayahnya, sehingga mengancam kawasan Jakarta tergenang secara permanen. Salah satu solusi untuk menangani ancaman tergenangnya kawasan Jakarta adalah akan dibuat tanggul laut. Sehingga dilakukan penyelidikan tanah disepanjang Teluk Jakarta dimana susunan dan karakteristik lapisan tanahnya akan dikelompokan atas 15 (lima belas) ruas sungai dengan parameter kedalaman diukur dari MTS (Muka Tanah Setempat) dan pantai. Hasil dari penyelidikan tanah tersebut menyatakan bahwa sebagian besar kondisi tanah dasar dari Teluk Jakarta merupakan tanah lunak dengan nilai N-SPT < 10 dengan ketebalan yang bervariasi.
Berdasarkan kondisi tanah seperti yang dijelaskan di atas, untuk mendapatkan tanggul yang stabil serta aman terhadap longsor dan juga gelombang air laut, maka pada Tugas Akhir ini perlu direncanakan dan dibandingkan tanggul dengan menggunakan sistem lereng dengan armour, secant pile dan SUPW (Sistem Urug dengan Perkuatan Wadah). Sedangkan untuk mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi pada tanah dasar lunak yang harus menerima beban urugan, direncanakan perbaikan tanah tanah dengan metode pre-loading dan juga PVD (Prefabricated Vertical Drain).
Dari hasil perencanaan PVD didapatkan hasil jarak pemasangan PVD masing-masing zona adalah antara 0,5 m-1,0 m dengan menggunakan pola pemasangan segitiga. Sedangkan untuk perkuatan lereng dengan armour, kemiringan lereng adalah 1:2 dengan tebal lapisan primer 1,2 m, lapisan sekunder 0,6 m dan berm 1,2 m. Besar angka keamanan untuk masing-masing zona adalah antara 1,5-1,96. Selanjutnya perkuatan tanggul dengan secantpile, besar diameter secantpile masing-masing zona antara 1,6 m -2,0 m. Angka keamanan dari perkuatan secantpile adalah antara 5,74-8,7. Selanjutnya perkuatan SUPW, lebar pemasangan SUPW untuk masing-masing zona antara 11 m – 24,2 m. Angka keamanan yang didapatkan dari perkuatan SUPW adalah antara 1,54 – 1,9.
===============================================================================================================================
Jakarta is the capital of Indonesia. Jakarta is located on the north of the island of Java. Jakarta bay is a place where the river in Jakarta boils down. Jakarta area decreases land subsidence betweeen 10 cm until 180 cm, depending of the location, so that threatening the Jakarta Area to sink permanently.One of solution to deal with teh threart of sinking the Jakarta is built a embankment .So an investigation of soil along the bay of Jakarta was carried out. The investigation of soil will be grouped based on 15 river segments with depth parameters measured from the local groundwater face and the beach. The result of the investigation of the soil stated that the most of the subgrade conditions from the bay of Jakarta were soft soil, where N-STP value <10 and the soil thickness was varies.
Because of that soil condition, planned a embankment that is safe against landslide ang ocean waves. This final project is to plan and compare the reinforcement of embankment with slope system with armour, secant pile and SUPW (Sistem Urug dengan Perkuatan Wadah. While to overcome problems that may occur in soft soil that must accept the overburden, planned soil repairs by preloading method and PVD ( Prefabricated Vertical Drain). The result of PVD installation distance for each zones are between 0.5 m – 1.0 m. PVD installation using triangular design pattern. While for reinforcing embankment with slope system with armour, the slope of slope is 1:2 with armour layer thickness of primary layers are 1.2 ,secondary layers are 0.6 m, and berms are 1.2 m. Safety factor figures for each zones are between 1.5 – 1.9. Next, reinforcement of embankment with secantpile, the large diameters of each zone between 1.6m –2.0m . Safety factor of secantpile strengthening for each zones are between 5.74-8.7. Futhermore, reinforcement of embankment with secantpile SUPW, the width of SUPW installation for each zones are between 11 m-24.2 m. Safety factor of SUPW strengthening for each zona are between 1.54-1.9.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teluk Jakarta, Secantpile, SUPW |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Depositing User: | Apriana Hanggara Dewi |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 08:21 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 08:21 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/67119 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
