Menentukan Jumlah Pekerja yang Optimal dengan Analisis Beban Kerja dan Mengevaluasi Hubungannya dengan Tingkat Kelelahan Pekerja pada PT. Erindo Mandiri, Pasuruan

Prasetyaningtias, Vony Adelia (2019) Menentukan Jumlah Pekerja yang Optimal dengan Analisis Beban Kerja dan Mengevaluasi Hubungannya dengan Tingkat Kelelahan Pekerja pada PT. Erindo Mandiri, Pasuruan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02411540000030-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02411540000030-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

PT. Erindo Mandiri adalah perusahaan produksi air minum dengan merek dagang "Aquase" yang sudah berdiri sejak tahun 1990. Saat ini, perusahaan telah memiliki 7 lokasi distribusi dan titik layanan di Jawa Timur yang tersebar di Surabaya, Gresik, Malang, Kediri, Jember, Sidoarjo, dan Madiun. Dengan jumlah produk yang telah diekspor ke berbagai negara sejak tahun 1992, produksi tiap harinya pasti sangat besar. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk produk tertentu menurun, oleh karena itu analisis beban kerja diperlukan untuk menghitung ulang jumlah pekerja yang dibutuhkan. Selain itu, ada keluhan lain yang diklaim oleh pekerja, yaitu adanya ketidaksetaraan beban kerja. Analisis beban kerja dilakukan sesuai dengan aktivitas pada masing-masing jabatan yang diobservasi. Identifikasi aktivitas pada masing-masing jabatan dilakukan dengan kerangka proses bisnis CIMOSA. Selain itu, pengukuran beban kerja dilakukan dengan menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), yaitu metode yang mempertimbangkan jam kerja untuk menghitung beban kerja. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 32 jabatan yang diamati, 27 diantaranya underload, 4 di antaranya overload, dan 1 pekerja memiliki beban kerja normal. Rekomendasi yang diberikan adalah untuk mengurangi 1 pekerja dari departemen gudang, mengurangi 8 pekerja dari lini produksi kemasan 240 ml, menambah 2 pekerja untuk lini produksi kemasan 600 ml, menambah 1 pekerja untuk lini produksi kemasan 19 liter, dan menambah 10 pekerja sebagai buruh harian.
Pengukuran kelelahan pekerja dilakukan untuk menganalisis korelasi kelelahan dengan indeks beban kerja. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner kelelahan IFRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28 dari 32 responden mengalami kelelahan ringan dan 4 lainnya mengalami kelelahan sedang. Setelah itu, untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan kelelahan, software SPSS digunakan untuk melakukan uji statistik Chi-Square. Hubungan antara usia dan tahun bekerja terhadap kelelahan pekerja diuji dan dianalisis. Hasil tes menunjukkan bahwa ketiga hubungan yang dianalisis (kelelahan dan usia; kelelahan dan tahun kerja; dan kelelahan dan beban kerja) memiliki nilai yang lebih besar (0,05). Oleh karena itu, Ho diterima, yaitu tidak ada hubungan yang signifikan antara kelelahan dengan usia, kelelahan dengan tahun kerja, dan kelelahan dengan beban kerja.
=========================================================
PT. Erindo Mandiri is a bottled water producer company with “Aquase” brand name that has been established since 1990. Nowadays, it has seven distribution locations and service points in East Java spread in Surabaya, Gresik, Malang, Kediri, Jember, Sidoarjo, and Madiun. A big number of sales and export areas being carried out to various countries since 1992, the number of products produced each day must be very large. In recent years, the demands for a particular product is declining, therefore the workload analysis is needed to recalculate the number of workers required. In addition, there is another problem which claimed by the workers that there are inequalities of workers. Workload analysis is conducted by identifying the activities of each job title observed. This identification is obtained by using CIMOSA business process framework. Moreover, workload measurement is carried out by using Full-Time Equivalent (FTE) method, which is a method that considers the workers’ working hours to calculate the workload. The result shows that from 32 job titles observed, 27 of them is underload, 4 of them is overload, and the remaining 1 had a normal workload. The recommendation given is to reduce 1 worker from the warehouse department, reduce 8 workers from the 240 ml cups production line, hire 2 more workers for the 600 ml bottles production line, hire 1 more worker for the 19 l gallons production line, and hire 10 more workers as a daily labor.
Fatigue assessment is conducted to analyze its correlation with the workload index. It is carried out by using IFRC fatigue questionnaire. The result shows that 28 from 32 respondents experienced mild fatigue, and the other 4 respondents experienced moderate fatigue. After that, to analyze the relationship between the workload and fatigue, SPSS software was used to conduct a Chi-Square statistical test. The relation between age and years of working towards the workers’ fatigue is tested and analyzed. The results of the test showed that the three relationships analyzed (fatigue and age; fatigue and years of working; and fatigue and workload) had a p-value that greater than α (0,05). Therefore, Ho is accepted, which is there is no significant relationship between the fatigue with the age, the fatigue with years of working, and the fatigue with the workload.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Chi-Square Test, Fatigue Assessment, Full-Time Equivalent (FTE), Workload Analysis
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD56.25 Industrial efficiency--Measurement. Industrial productivity--Measurement.
T Technology > T Technology (General) > T55 Industrial Safety
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Vony Adelia Prasetyaningtias
Date Deposited: 21 Jul 2026 09:01
Last Modified: 21 Jul 2026 09:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/67345

Actions (login required)

View Item View Item