Perancangan Kembali Taman Kota Di Kawasan Mahamasina Berbasis Biophilic Design Studi Kasus: Kota Antananarivo Madagaskar.

Razafiarison, Serge Landry (2019) Perancangan Kembali Taman Kota Di Kawasan Mahamasina Berbasis Biophilic Design Studi Kasus: Kota Antananarivo Madagaskar. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of Tesis 08111750037001 Landry copy.pdf]
Preview
Text
Tesis 08111750037001 Landry copy.pdf

Download (32MB) | Preview

Abstract

Kota di Madagaskar tidak memiliki banyak taman kota untuk bersantai dan menikmati alam dikarenakan pengguna memiliki perilaku yang kurang mendukung dan kurang paham pentingnya ruang terbuka hijau di perkotaan. Sedangkan, biophilic design adalah salah satu aspek inovatif dan berkelanjutan dalam arsitektur maupun perancangan kota. Selain itu, kota Antananarivo memiliki program "Plan Vert" sebagai alat untuk mempercantik dan mengembangan lansekap kota yang berfokus pada kesehatan masyarakat yang berbasis pada alam. Program tersebut menjadi tidak populer dan semakin redup gaungnya disebabkan krisis politik. Kawasan Mahamasina memiliki taman kota yang cukup terkenal di kota Antananarivo. Maka, penelitian ini bertujuan untuk memberikan konsep desain baru untuk taman kota di kawasan Mahamasina berdasarkan persepsi dan fenomenologi alam pada pengguna (biophilic design). Metode yang digunakan adalah combined-strategies dengan pendekatan fenomenologis dan psikologis yang bertujuan untuk menciptakan deskripsi sistematis dan akurat tentang fakta-fakta taman kota di kawasan Mahamasina. Penelitian ini menggunakan qualitative-assessment dan didukung dengan kualitatif dengan tiga teknik yaitu: Mapping merupakan teknik untuk menyelidiki unsur-unsur taman kota. Sedangkan, Behavior Observation bertujuan untuk mengetahui persepsi dan perilaku pengunjung yang terjadi di taman kota. Kedua hasil analisa tersebut menghasilkan karakter dan kriteria desain taman kota di kawasan Mahamasina berdasarkan pola desain biofilik dengan menggunakan Meta-syntesis. Hasil penelitian mencakup konsep perancangan kembali taman kota berdasarkan biophilic design dalam upaya mengingkatkan persepsi pengguna terhadap alam. Konsep utama adalah rancangan untuk menyediakan material baru di bundaran yang menghubungkan segala taman kota. Sedangkan, taman dirancang ulang untuk mempertahankan desain aslinya dengan aktivitas pendukung. Pengalaman baru difokuskan pada menambahkan jumlah dan jenis fauna-flora. Keamanan dan perlindungan pengguna difokus pada pertahankan pagar teralis ditanami dengan bunga bungevil. Selain itu, menetapkan ketentuan untuk merancang area penenduh, mengubah ketinggian area hijau serta pola sirkulasi.
=====================================================================================================================================
Cities, in Madagascar, do not have many urban parks to relax and to enjoy the nature due to users’ careless and unaware the importance of nature in urban area. In response to this, biophilic design is one of an innovative and sustainable aspects in architecture and urban design. Besides, Antananarivo city has program “Plan Vert” as a tool for urban landscape development and beautification that focuses on public health based on natural system. This program is recently not well known and more and more disappear due to political crisis. Mahamasina area has urban parks that is well known in Antananarivo city. Moreover, this research aims to give the new design concept of urban parks in Mahamasina area which can highlight the users’ perception and phenomenology of nature in terms of psychology (biophilic design). The method is combined-strategies with phenomenological and psychological approach that aims to creat a systematic and accurate description of the facts of urban parks in Mahamasina area. This study uses qualitative-assessment and supported by statistical based on these three analysis metode such as Mapping that is technique to investigate the elements of urban parks; while Behavior Observation is to find out the people’s perception and behavior that occur in urban parks. The result of these analysis generates character and design criterion of urban parks in Mahamasina area based on patterns of biophilic design by using Meta-synthesis. The result of this research is the concept redesign of urban parks based on biophilic design to improve the user’s perception of nature. It is important that urban parks are maintained to improve the experience of the place. This is done by providing new material in the roundabout that links urban parks. Parks should be redesigned to maintain the original design. The new experience focus on adding numbers and types to fauna-flora. The users’ safety is done by maintaining the trellis fence and add Rustic boungainvillea flower. Additionally, there will be provisions for shading, a change in the elevation of green area and the circulation flow.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: biophilic design, plan vert, mahamasina area dan taman kota.
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Razafiarison Serge Landry
Date Deposited: 06 Aug 2026 01:09
Last Modified: 06 Aug 2026 01:09
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/67661

Actions (login required)

View Item View Item