Desain Struktur Bangunan Gedung Perkantoran di Malang dengan Menggunakan Sistem High Damping Rubber Bearing Base Isolator

Suprayitno, Avilia Asfida (2019) Desain Struktur Bangunan Gedung Perkantoran di Malang dengan Menggunakan Sistem High Damping Rubber Bearing Base Isolator. KODEPRODI22301#TEKNIK_SIPIL, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. (Unpublished)

[thumbnail of 10111510000073-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
10111510000073-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Wilayah Indonesia sangat berpotensi terjadi gempa bumi karena posisinya yang berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia. Maka gedung perkantoran yang dibangun merupakan gedung beton bertulang 9 lantai pada wilayah Kabupaten Malang yang dirancang dengan menggunakan teknologi Base Isolator sebagai salah satu metode peredam gempa. Penggunaan Base Isolator tidak bisa diaplikasikan pada tanah lunak, maka direncanakan bangunan pada wilayah Kabupaten Malang yang termasuk kategori tanah sedang. Penggunaan teknologi Base Isolator sangat cocok digunakan pada wilayah yang mempunyai tingkat gempa tinggi, dan dapat mereduksi beban gempa yang terjadi dengan cara memperpanjang periode sehingga kerusakan terhadap bangunan dapat diminimalisir dan tidak banyak menimbulkan korban jiwa. Gedung ini didesain menggunakan Base Isolator jenis High Damping Rubber Bearing (HDRB) karena di Indonesia sudah ada yang menggunakannya, jenis ini memiliki penurunan transisi kekakuan yang lebih halus, telah dimodifikasi agar dapat memberi kemampuan redaman yang lebih tinggi dan mampu untuk menyerap energi gempa bumi daripada jenis lainnya. Perancangan dimulai dengan permodelan struktur eksisting gedung yang didesain dengan model Isolated Structure menggunakan SAP 2000. Setelah itu hasil permodelan tersebut di analisis untuk membandingkan dimensi elemen struktur antara fixed based dengan Isolated Structure. Kemudian dilakukan metode trial error yang berkaitan dengan dimensi penampang dan dilakukan perencanaan pondasi pada Isolated Structure. Tugas akhir ini mendapatkan hasil bahwa dengan adanya base isolator dapat mereduksi gaya geser dasar gempa arah X mencapai 63.6% dan arah Y 63.89%. Dimensi dan penulangan struktur pada bangunan Gedung ini menjadi lebih berkurang hingga dapat mereduksi volume beton mencapai 42.66%. Maka bangunan Perkantoran di Malang ini menjadi lebih efisien dan tahan terhadap gempa.
===========================================================================================================================
Indonesia has the potential for earthquakes because of its position at the three main plates of the world. Then the office building that was built was a 9-story reinforced concrete building in Malang area which was designed using Base Isolator technology as one of the earthquake dampening methods. The use of Base Isolator cannot be applied to soft soil, so it is planned that buildings in Malang because it’s the medium soil’s category. The use of Base Isolator technology is very suitable for use in areas that have high earthquake, and can reduce earthquake loads that occur by extending the period so that damage to buildings can be minimized and not cause many casualties. This building is designed to use isolator type High Damping Rubber Bearing (HDRB) because there are already those who use it in Indonesia, this type has a finer stiffness transition reductions, has been modified to provide higher damping ability and be able to absorb earthquake energy more than any other type. The design starts with modeling the existing structure of the building designed with the Isolated Structure model using SAP 2000. After that the modeling results are analyzed to compare the dimensions of the structural elements between fixed based and Isolated Structure. Then do a trial error method related to dimensions and do a foundation planning on the Isolated Structure building. This final project gets the results that with the base isolator can reduce the basic shear force of the earthquake, the direction of X reaches 63.6% and the direction of Y is 63.89%. The dimensions and reinforcement of the structure in this building become more reduced so that it can reduce the volume of concrete to 42.66%. So this office building in Malang has become more efficient and resistant to earthquakes

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Base Isolator, HDRB, Permodelan Struktur, Trial Error, Perancangan Struktur, Beton Bertulang
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA658 Structural design
T Technology > TH Building construction > TH1095 Earthquakes and building
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22301-(D4) Diploma 4
Depositing User: Asfida S Avilia
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:33
Last Modified: 10 Aug 2026 06:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/68149

Actions (login required)

View Item View Item