Diana, Tita Nur and Purba, Aminulloh Usman (2019) Pembuatan Zat Pewarna Alami dari Kulit Pohon Mangga dan Pelepah Pisang Sebagai Material Fiksasi untuk Industri Tenun Ikat. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
10411600000011_10411600000015_Non Degree.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Banyak industri tenun atau batik skala kecil di Indonesia masih menggunakan pewarna sintetis dan limbah hasil proses pewarnaan tidak diolah sehingga hal ini dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Permasalahan tersebut dapat diminimalisir dengan menggunakan zat pewarna alami seperti kulit pohon mangga yang mengandung pigmen flavonoid dan tanin yang memberikan efek warna kuning kecoklatan. Tujuan proyek akhir ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pewarna alami dan senyawa fiksasi yang diekstraksi dari pelepah pisang, terhadap serat daun nanas dan benang katun yang digunakan oleh industri kecil tenun ikat Bandar Kota Kediri. Metode yang digunakan dalam percobaan ini yaitu pertama-tama mempersiapkan zat pewarna alam dengan cara mengekstrasi kulit pohon mangga dan pelepah pisang dengan perbandingan rasio bahan dan pelarut, yaitu 1:10(Kg/L) pada suhu operasi 100ᵒC dan waktu ekstraksi yang divariasi dari 2, 3, dan 4 jam. Ekstrak zat pewarna alam dan zat fiksasi digunakan untuk mewarnai benang yang dibuat dari serat nanas dan memberikan hasil warna yang lebih tajam dengan ketahanan warna lebih baik dari padauntuk mewarnai benang katun. Nilai absorbansi dari zat warna alam dan zat fiksasi tertinggi yang didapat pada waktu ekstraksi paling lama, masing-masing sebesar 0,7915 dan 0,3999.
====================================================================================================================================
The large number of small scale weaving or batik industries in Indonesia still use synthetic dyes and the coloring waste has been treated, so that it causes the environment pollution. These problems can be minimized by utilizingnatural dyes such as mango tree bark containing flavonoid pigment and tannin that give an effect of brownish yellow color. The purpose of this final project is to determine the effect of natural dyes and fixation compound extracted from banana midrib made on pineapple leaf fibers and the cotton thread used by weaving small industry in the Bandar Kota Kediri.The method used in this experiment is initially to prepare the natural dye by extracting the mango tree bark and banana fronds as fization with a ratio of material: solvent 1:10 (Kg / L) at operating temperature of 100 °C and the variated extraction time of 2, 3, 4 hours. The extracted natural dyes and natural fixation have been used for coloring the pineapple leaf fiber and give an stronger color and better durability than for coloring the cotton.The highest absorbance value of natural dye and fixation obtained at thelongest extraction were 0.7915 and 0.3999, respectively.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | RSKI 667.26 Dia p-1 2019 |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Kulit Pohon Mangga, Pelepah Pisang, dan Tenun Ikat. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry > QD117 Absorption Q Science > QD Chemistry > QD63 Extraction |
| Divisions: | Faculty of Vocational > 24305-Industrial Chemical Engineering Technology |
| Depositing User: | Nur Diana Tita |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 06:21 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 06:21 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/69796 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
