Peramalan Jangka Menengah Pemakaian Air Bersih Untuk Kategori Rumah Tangga Di Wilayah Surabaya Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan: Studi Kasus Di Pdam Surya Sembada Surabaya

Julianto, Yogha Dwi (2016) Peramalan Jangka Menengah Pemakaian Air Bersih Untuk Kategori Rumah Tangga Di Wilayah Surabaya Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan: Studi Kasus Di Pdam Surya Sembada Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5212100095-undergraduate-theses.pdf]
Preview
Text
5212100095-undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pelanggan PDAM Surya Sembada Surabaya dari tahun ke tahun
terus meningkat, terutama pada kategori rumah tangga yang
mendominasi pemakaian air. Hal ini mengharuskan PDAM agar
melakukan produksi air lebih efektif. Selama tahun 2014, jumlah
air yang diproduksi namun tidak sampai ke pelanggan mencapai
27% yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Selain itu,
pertimbangan pengambilan keputusan mengenai berapa jumlah
air yang diproduksi masih dilakukan secara menyeluruh, tanpa
mempertimbangkan pemakaian di tiap kategori. Oleh karena itu,
pihak PDAM perlu mengetahui perkiraan pemakaian air untuk
kategori rumah tangga untuk beberapa periode kedepan agar
dapat menetapkan strategi dan sumber daya yang dibutuhkan
dalam melakukan produksi.
Untuk memberikan gambaran pemakaian air pada kategori rumah
tangga dalam beberapa periode kedepan, dalam tugas akhir ini
dilakukan peramalan pemakaian air bersih oleh pelanggan PDAM
Surya Sembada Surabaya kategori rumah tangga dengan
menggunakan metode Jaringan Saraf Tiruan tipe
Backpropagation. Untuk melakukan peramalan, digunakan
beberapa variabel yang berpengaruh terhadap pemakaian air
bersih yaitu jumlah penduduk, jumlah pelanggan kategori rumah
x
tangga, dan pemakaian air untuk kategori rumah tangga pada
periode sebelumnya. Data yang digunakan adalah data bulanan
selama 15 tahun, mulai dari tahun 2001 hingga tahun 2015.
Sebelum melakukan peramalan, dilakukan uji coba untuk mencari
model yang paling baik dengan struktur dan parameter-parameter
yang memiliki nilai tertentu sehingga memiliki nilai MAPE yang
paling rendah.
Proses percobaan menghasilkan empat model dengan kinerja
terbaik untuk masing-masing kombinasi variabel. Model-model
tersebut adalah model dengan variabel pemakaian dengan MAPE
untuk validasi pada tahun pertama sebesar 4,965%, model dengan
variabel pemakaian dan variabel jumlah pelanggan dengan MAPE
untuk validasi pada tahun pertama sebesar 3,255%, model dengan
variabel penduduk dan variabel pemakaian dengan MAPE untuk
validasi pada tahun pertama sebesar 5,797% dan model dengan
variabel pelanggan, variabel pemakaian dan variabel penduduk
dengan MAPE untuk validasi pada tahun pertama sebesar 3,661%.
Namun, hanya model dengan variabel pemakaian dan jumlah
pelanggan yang kinerja peramalannya konsisten selama tiga
tahun, yaitu 3,702% untuk tahun kedua 5,168% untuk tahun ketiga.
==========================================================
The amount of PDAM Surya Sembada Surabaya's customers are
increasing from year to year, especially from household categories
that dominate the water usage. This requires PDAM to produce
water more effectively. During 2014, the amount of water that is
produced by PDAM Surya Sembada Surabaya but didn't reach
their customers are 27% which caused losses to the company. In
addition, consideration to take decision about the amount of water
produced by PDAM Surya Sembada Surabaya is done throughly
without considering the usage in each category. Therefore, PDAM
Surya Sembada have to knew the approximate amount of water
usage from household category for some period in the future in
order to define their strategies and resources needed to produce
the water.
To illustrate the water usage of household categories for some
period in the future, this final project forecasts the water usage in
PDAM Surya Sembada Surabaya from household categories using
Artificial Neural Network Backpropagation type. To do the
forecasting, this final project use some variable that affect the
water usage of household category like the population of Surabaya
and the amount of customers in household categories. Data that
used in this forecasting is monthly data for 15 years, starting from
xii
2001 to 2015. before forecasting, conducted experiments to find
the best model with the certain structure and amount of parameters
so it has the lowest MAPE rate.
The experiment resulting four models with the best performances
for each combination of variables. These models are model with
only water usage variable with MAPE for the validation phase in
first year is 4.965%, a model with water usage and customers
variable with MAPE for the validation pahse in first year is
3,255%, a model with water usage and population variable with
MAPE for the validation pahse in first year is 5,797% and a model
with water usage,customers and population variable with MAPE
for the validation pahse in first year is 3,661%. However, only
models with water usage and customers variables that the
performance of forecasting is consistent for 3 years, with 3,702%
MAPE for second year and 5,168% for third year. Therefore, this
model can be used to forecast long-term monthly water usage.
Oleh karena itu, untuk peramalan bulanan jangka panjang dapat
menggunakan model dengan variabel pemakaian dan variabel
pelanggan.
======================================================

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSI 006.32 Jul p
Uncontrolled Keywords: Peramalan, PDAM, Jaringan Saraf Tiruan, Pemakaian Air, Backpropagation, Rumah Tangga
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD233 Water consumption
Divisions: Faculty of Information and Communication Technology > Information Systems > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 12 Nov 2019 06:53
Last Modified: 12 Nov 2019 06:53
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/71703

Actions (login required)

View Item View Item