Studi Eksperimen Pengaruh Konstanta Pegas Continuously Variable Transmission (CVT) Terhadap Performa Kendaraan Honda Scoopy 110 CC

Arfiansyah, Oky (2015) Studi Eksperimen Pengaruh Konstanta Pegas Continuously Variable Transmission (CVT) Terhadap Performa Kendaraan Honda Scoopy 110 CC. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2110100037-Undergraduate-Thesis.pdf]
Preview
Text
2110100037-Undergraduate-Thesis.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tugas akhir ini menganalisa salah satu dari komponenkomponen
Continuously Variable Transmission yaitu pegas CVT.
Tujuan dari tugas akhir ini untuk membandingkan nilai gaya
dorong, kecepatan maksimum, percepatan maksimum kendaraan
yang dihasilkan masing-masing pegas CVT, dan mencari pegas
CVT terbaik untuk performa kendaraan.
Pengujian ini menggunakan empat pegas CVT dengan
nilai konstanta yang berbeda. Pengujian dilakukan dengan
memasang masing-masing pegas CVT pada kendaraan dan
mengambil data melalui proses dynotest. Pengujian
menggunakan alat dynotest ini menghasilkan nilai daya, torsi,
dan putaran mesin yang dihasilkan kendaraan. Dari data tersebut
akan dikonversi menjadi nilai gaya dorong dan kecepatan
kendaraan. Untuk memperoleh kecepatan maksimum kendaraan,
perlu dilakukan perhitungan gaya hambat akibat gesekan ban
dengan jalan dan gaya hambat akibat udara. Gaya hambat akibat
gesekan ban dengan jalan dipengaruhi oleh tekanan ban
kendaraan. Gaya hambat akibat udara sangat dipengaruhi oleh
iv
kecepatan. Dari nilai gaya dorong, kedua gaya hambat, dan
massa kendaraan dapat diketahui nilai percepatan kendaraan.
Dari hasil eksperimen, masing-masing pegas
menghasilkan rasio transmisi yang berbeda. Hal ini
mengakibatkan nilai torsi, gaya dorong, kecepatan, dan
percepatan kendaraan yang dihasilkan masing-masing pegas
berbeda pula. Pegas CVT TDR 2000 RPM (k=5,09 N/mm)
mampu menghasilkan nilai gaya dorong maksimum kendaraan
terbesar yaitu senilai 1730,75 N pada kecepatan 8,85 km/jam.
Pegas tersebut juga mampu menghasilkan nilai percepatan
maksimum kendaraan terbesar yaitu senilai 3,75 m/s2 pada
kecepatan 10,46 km/jam. Sedangkan pegas CVT orisinil (k=3,59
N/mm) mampu menghasilkan kecepatan maksimum kendaraan
tertinggi yaitu senilai 100,73 km/jam. Pegas CVT TDR 2000 RPM
(k=5,09 N/mm) mampu menghasilkan nilai gaya dorong dan
percepatan kendaraan terbesar pada kecepatan rendah sehingga
lebih cocok digunakan untuk berkendara di jalan yang terdapat
tanjakan, tikungan-tikungan, dan kemacetan. Sedangkan Pegas
CVT TDR 1500 RPM (k=4,15 N/mm) mampu menghasilkan nilai
gaya dorong dan percepatan kendaraan terbesar pada kecepatan
tinggi sehingga lebih cocok digunakan untuk berkendara di jalan
datar dan lurus.
================================================================================================
This final project analyzing one of Continuously Variable
Transmission component called CVT spring. The purpose of this
project is to compare the value of thrust force, maximum speed,
maximum acceleration for each CVT spring, and the best CVT
spring for vehicle performance.
Testing in this project uses four CVT springs with
different constant. Testing conducted by placing each CVT spring
on a vehicle and took the data with the process of dynotest.
Testing done with dynotest tool that resulting in power, torque,
and engine speed value from the vehicle. That value converted to
thrust force and speed of vehicle. To obtain vehicle’s maximum
speed, need to be taken of drag calculation due to rolling
resistance and aerodynamic resistance. Rolling resistance is
affected by tire pressure. Aerodynamic resistance is affected by
relative wind speed to vehicle. From thrust force value, both
drag, and vehicle mass the value of acceleration can be known.
Based on the results of experiment, each spring produces
different transmission ratio. This resulted in the value of torque ,
thrust , speed , and acceleration of vehicles produced each spring
be different. CVT spring TDR 2000 RPM (k=5,09 N/mm) is
capable of producing the largest thrust value that is worth
1730.75 N at speed of 8,85 km/h. That spring is also able to
vi
produce maximum value of the acceleration that is valued 3,75
m/s2 at speed of 10,46 km/h. Meanwhile, the original CVT spring
(k=3.59 N/mm) is capable of producing the highest speed of the
vehicle is valued at 100,73 km/h. CVT spring TDR 2000 RPM
(k=5,09 N/mm) is able to produce the greatest thrust and
acceleration value at low speed that good for driving on foothills,
curves, and traffic jam. Meanwhile, CVT spring TDR 1500 RPM
(k=4,15 N/mm) is able to produce the greatest thrust and
acceleration value in high speed that good for flat and straight
road.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 629.244 Arf s
Uncontrolled Keywords: Continuously variable transmission, pegas CVT, rasio transmisi, sistem transmisi otomatis, dynotest
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5105 Data Transmission Systems
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 10 Dec 2019 02:11
Last Modified: 10 Dec 2019 02:11
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/72313

Actions (login required)

View Item View Item