Respon Beberapa Varietas Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Terhadap Cekaman Logam Berat Cu (Tembaga)

Mubaroakah, Nilna Rizqiyah (2015) Respon Beberapa Varietas Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Terhadap Cekaman Logam Berat Cu (Tembaga). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 1511100034-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
1511100034-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan merupakan salah satu penyebab polusi logam berat, diantaranya tembaga (Cu) pada kegiatan pertanian. Kadar Cu berlebihan dapat meyebabkan toksisitas pada beberapa tanaman pangan, salah satunya Cucumis sativus. Oleh karena itu penelitian mengenai bentuk respon tanaman terhadap cekaman Cu sangat penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon morfologis dan fisiologis tiga varietas C. sativus yang bebeda (NATANZ F1 var. CU 531, SEMI F1 var. CU 699 dan CITRA BABY F1) terhadap cekaman Cu dengan konsentrasi sebesar 0, 30, 70 dan 120 ppm. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan 2 faktor (varietas dan konsentrasi). Adapun parameter yang diamati meliputi panjang akar, tinggi tanaman, kandungan malondialdehid, kandungan klorofil dan kandungan Cu pada akar. Hasil pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA-two way (α = 5%) dan apabila terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji Tukey.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis varietas dan konsentrasi berpengaruh signifikan terhadap penurunan panjang akar, tinggi tanaman dan kandungan klorofil. Varietas Citra merupakan varietas yang lebih sensitif terhadap Cu dibandingkan varietas Semi dan Citra. Hal ini didasarkan pada persentase penurunan panjang akar. Pada konsentrasi 120 ppm penurunan panjang akarnya mencapai 50,36%, sedangkan
vi
penurunan tinggi tanaman dan kandungan klorofil tertinggi terdapat pada varietas Semi yaitu mencapai 42,78% dan kandungan klorofil hingga 65,79%. Kandungan MDA dan kandungan Cu pada akar tidak berpengaruh signifikan terhadap perbedaan varietas dan konsentrasi Cu.
================================================================================================
Excessive used of fertilizers and pesticides was one of heavy metal pollution included copper (Cu) in agricultural activities. The dozes of excess Cu caused toxicity effect on some food plant such as Cucumis sativus. Therefore researched about responses of plant to copper stress was necessary to do. This researched objected to find out the growth and physiological responses of three C. sativus varieties (NATANZ F1 var. CU 531, SEMI F1 var. CU 699 and CITRA BABY F1) to copper stress (0, 30, 70 and 120 ppm). Researched used RAL factorial with two factor (varieties and concentration). The parameter that objected included root length, shoot height, MDA content, chlorophyll content and copper accumulation in root. The result analyzed statistically with ANOVA-Two Way (α = 5%) and continued with Tukey if the result showed significant.
The result showed significant to decreased of root length, shoot height and chlorophyll content. Citra was the more sensitive variety than Natanz and Semi. It based on percentage of root length reduction in 120 ppm. Reduction of root length about 50.36%. Reduction of shoot height (42.78%) and chlorophyll content (65.79%) showed that Semi was the more sensitive variety than Natanz and Citra. However the MDA content and copper content in root did not significant.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSBi 571.3 Mub r
Uncontrolled Keywords: C. sativus, logam berat Cu, malondialdehid, klorofil.
Subjects: Q Science > QH Biology > QH301 Biology
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Yeni Anita Gonti
Date Deposited: 11 Feb 2020 08:57
Last Modified: 11 Feb 2020 08:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/74815

Actions (login required)

View Item View Item