Markdown Pricing Policy Modelling of Fresh Fruits Concerning the Quality Deterioration with System Dynamic Simulation

Fauzia, Aprilla Syifa (2020) Markdown Pricing Policy Modelling of Fresh Fruits Concerning the Quality Deterioration with System Dynamic Simulation. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02411640000100-Undergraduate_Thesis.pdf]
Preview
Text
02411640000100-Undergraduate_Thesis.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pelanggan selalu mencari produk dengan kualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhannya. Terlebih untuk konsumsi buah-buahan, keputusan pelanggan dalam membeli sangat mementingkan kualitasnya. Mempertahankan kualitas buah membutuhkan perhatian khusus akibat ciri pembusukan yang dialaminya. Untuk mencegah buah membusuk sebelum berakhirnya masa penjualan, buah segar perlu disimpan dalam suhu tertentu untuk menjaga kualitasnya. Pelalnggan yang datang ke toko dan menemukan buah yang dipajang dalam kualitas yang kurang baik maka akan cenderung membatalkan keinginannya untuk membeli buah tersebut. Menentukan suhu penyimpanan yang ideal pada fasilitas pendingin dapat memperpanjang umur hidup buah, dimana hal ini juga menguntungkan untuk penjualan. Solusi lainnya untuk meningkatkan permintaan saat kondisi kualitas buah sudah tidak maksimal adalah dengan menurunkan harga jual, atau yang pada penelitian ini disebut dengan kebijakan penurunan harga. Metode ini dapat meningkatkan permintaan yang sudah jatuh, dimana hal ini meningkatkan kemungkinan produk tidak laku pada akhir masa penjualannya. Sehubungan dengan suhu yang di tetapkan pada kulkas, jumlah diskon harga jual yang disesuaikan dengan kondisi kualitasnya dapat dicari. Pengaplikasian diskon ini dapat menurunkan jumlah buah yang busuk hinga 64,9%. Meskipun begitu, jumlah ini tidak akan tercapai tanpa keputusan untuk menerapkan metode diskon dengan tepat. Sistem ini dimodelkan dan disimulasikan dengan sistem dinamik. Analisa terhadap eksperimen dilakukan untuk mendapatkan suhu penyimpanan yang optimal untuk berbagai jenis buah. Hasil simulasi menyatakan skenario 1 dengan suhu simpan 281 K dimana suhu ini merupakan suhu rata-rata, menghasilkan buah busuk sebanyak 881 kg. Angka ini merupakan hasil terkecil diantara skenario 2 dan skenario 3. Hasil skenario 1 juga menunjukkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan skenario 2 dan 3. Tidak hanya dilihat dari hasil jumlah buah busuk, skenario 1 juga membutuhkan energi paling sedikit. Analisis hasil eksperimen juga dilakukan untuk menangkap perbedaan preferensi pasar. Pelanggan yang lebih sensitif terhadap perubahan harga menghasilkan total jumlah buah busuk lebih sedikit dibandingkan dengan pelanggan yang sensitif terjadap perubahan kualitas. Hal ini menunjukkan kebijakan penurunan harga lebih baik diterapkan pada kondisi pasar yang mementingkan harga daripada kualitas.
===============================================================
Customers seek for good product quality to fulfill their needs. As for fruit consumption, customers decision to purchase are highly concern on the quality. Maintaining the quality of fruit require particular concern due to its perishability characteristics. To prevent the product to be decayed during sales period, fresh fruits require specified storage temperature in order to preserve the quality. Customers who come to the store and find low quality products, are more likely to cancel buying the product. Setting an ideal storage temperature at retail store able to extend fruit shelf life, which is beneficial for business. Other solution to increase the demand of low-quality products is to reduce the price, or the term used in this research is called markdown policy. The application of markdown policy able to increase demand that has fallen which leads to reduce the risk of product unsold. Regarding the storage temperature set on chiller, discounted price that is in accordance with current product quality condition can be obtained. The application of discount in this research may reduce the amount of fruit breakage up to 64.9%. However, this amount will not be achieve without proper decision to start applying markdown policy. The system is modeled and simulated using system dynamic. Experimental analysis are conducted to obtained the optimum storage temperature suitable for multi-products. Simulation result shows scenario 1 with storage temperature set on 281 K, which is the average ideal temperature produces 881 kg of fruit breakage. This amount is the least among scenario 2 and 3. ===============================================================Scenario 1 also generate higher profit compare to scenario 2 and 3. Despite of the minimum amount of total breakage produced, it is also in accordance with the minimum energy expenditure associated with energy use at 281 K. Experimental analysis also conducted to accommodate different market preferences. Customers who are more sensitive to changes in price generate less fruit breakage compared to customers who are more sensitive to quality changes. This shows that markdown policy is best applied to market conditions that prioritize price over quality.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: perishable products, markdown policy, dynamic simulation modelling
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.62 Simulation
T Technology > TX Home economics
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering
Depositing User: Aprilla Syifa Fauzia
Date Deposited: 23 Aug 2020 06:39
Last Modified: 29 Oct 2023 15:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/80134

Actions (login required)

View Item View Item