Analisa Validasi Penambahan Pelat Pengaku Diagonal Pada Steel Plate Shear Wall (SPSW) Dengan Adanya Variasi Opening

Putri, Novin (2021) Analisa Validasi Penambahan Pelat Pengaku Diagonal Pada Steel Plate Shear Wall (SPSW) Dengan Adanya Variasi Opening. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03111950020006-Master_Thesis.pdf] Text
03111950020006-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Sistem struktur SPSW memiliki kekakuan awal yang tinggi dan dapat menyerap energi dengan baik, sehingga bersifat daktail. Pengaplikasian sistem struktur baja tahan gempa dengan SPSW diperuntukkan untuk gedung tinggi. Salah satu keuntungan penggunaan SPSW untuk gedung tinggi yaitu memungkinkan adanya opening untuk kebutuhan arsitektural gedung dan pengerjaan konstruksinya lebih cepat, bila di bandingkan dengan dinding geser dari beton. Akan tetapi dengan adanya kebutuhan akan opening seringkali pada SPSW, hal ini dapat mempengaruhi kinerja sistem struktur.
Pemodelan modifikasi SPSW dengan adanya variasi opening dan penerapan pelat pengaku diagonal pada pelat pengisi. Pemodelan SPSW dengan menggunakan 6 spesimen (SPSW OP1-A, SPSW OP1-B, SPSW OP1-C, SPSW OP1-D, SPSW OP2-E dan SPSW OP2-F) yang berbeda pada opening dan posisi pelat pengaku, profil yang digunakan yaitu KC-800.300 untuk elemen vertical boundary element (VBE) dan WF-600.300 untuk horizontal boundary element (HBE), dengan tebal pelat pengisi 4 mm, tebal pelat pengaku 12 mm dan rasio lebar tinggi SPSW 1.25. Beberapa parameter yang akan ditinjau dalam penelitian yaitu kapasitas tegangan maksimum elemen, nilai rasio daktilitas, disipasi energi dan kurva histeresis. Penambahan pelat pengaku pada pelat pengisi SPSW memiliki pengaruh terhadap nilai daktilitas, disipasi energi dan pencapaian gaya geser bertambah, meskipun tidak signifikan. Pada SPSW OP1-D dan SPSW OP2-F mengalami penambahan disipasi energi dan capaian nilai gaya geser lebih dari 2% dari SPSW OP1-C dan SPSW OP2-E. Sedangkan untuk hasil pencapaian gaya geser maksimal dan penyerapan disipasi energi, masing-masing mengalami kenaikan 10% dan 40% untuk SPSW yang memiliki posisi opening di tepi (SPSW OP1-C, SPSW OP1-D, SPSW OP1-E dan SPSW OP2-F) dibandingkan dengan posisi opening pada tengah bentang (SPSW OP1-A dan SPSW OP1-B).
======================================================================================================
The SPSW structural system has a high initial stiffness and can absorb energy well, making it ductile. The application of earthquake resistant steel structure systems with SPSW is intended for tall buildings. One of the advantages of using SPSW for tall buildings is that it allows for an opening for the architectural needs of the building and the construction of the construction is faster, when compared with concrete shear walls. However, with the need for opening often at SPSW, this can affect the performance of structural systems.
SPSW modification modeling with the variety of opening and the application of diagonal stiffener plate on the infill plate. SPSW modeling using 6 specimens (SPSW OP1-A, SPSW OP1-B, SPSW OP1-C, SPSW OP1-D, SPSW OP2-E and SPSW OP2-F) with different openings and positions of the stiffener plates, the profile used is KC-800.300 for the vertical boundary element (VBE) and WF-600.300 for the horizontal boundary element (HBE), with a thickness of 4 mm infill plate, 12 mm thick stiffener plate and aspect ratio of 1.25. Several parameters that will be reviewed in this research are maximum element stress capacity, ductility ratio, energy dissipation and histerisis curve. The addition of a stiffener plate to the SPSW infill plate has an effect on ductility, energy dissipation and a significant increase in shear force, although it does not. In SPSW OP1-D and SPSW OP2-F, energy dissipation was added and the shear force value was more than 2% of SPSW OP1-C and SPSW OP2-E. 3. As for the results of pushing the maximum shear force and energy dissipation absorption, there was an increase of 10% and 40% respectively for SPSWs that opened positions on the edge (SPSW OP1-C, SPSW OP1-D, SPSW OP1-E and SPSW OP2 - F) compared to position openings in the middle stretch (SPSW OP1-A and SPSW OP1-B).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: SPSW, opening, pelat pengaku diagonal, metode elemen hingga, diagonal stiffened, finite element method
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TH Building construction > TH1095 Earthquakes and building
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Novin Agustina Nur Putri
Date Deposited: 21 Jul 2021 03:46
Last Modified: 21 Jul 2021 03:46
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/84393

Actions (login required)

View Item View Item