ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN DURASI CAMSHAFT TERHADAP UNJUK KERJA DAN EMISI GAS BUANG PADA ENGINE SINJAI 650 CC.

DARMAWANGSA, FIRMAN IFFAH (2016) ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN DURASI CAMSHAFT TERHADAP UNJUK KERJA DAN EMISI GAS BUANG PADA ENGINE SINJAI 650 CC. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2110100097-undergraduate thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pengembangan industri otomotif mengarah pada jaminan kenyamanan saat dikendarai dengan menghasilkan unjuk kerja yang tinggi, konsumsi bahan bakar rendah, getaran dan emisi gas buang yang rendah. Salah satu parameter yang mempengaruhi adalah besarnya pasokan udara pembakaran kedalam ruang bakar. Dimana hal ini diatur oleh mekanisme camshaft melalui buka-tutup katup pemasukan dan katup pembuangan.Peran dari camshaft sangatlah penting, diantaranya sebagai penentu waktu pembukaan katup, mengatur lamanya durasi pembukaan katup, menentukan lamanya durasi overlap katup masuk dan katup buang, serta merupakan komponen utama dari mekanisme valvetrain. Penambahan durasi camshaft menyebabkan pasokan udara yang bertambah pada putaran tinggi, sebaliknya pada putaran rendah pasokan udara menjadi berkurang. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh penambahan durasi camshaft terhadap unjuk kerja engine utamanya pada putaran tinggi. Penelitian ini dilakukan pada engine 4 langkah 2 silinder inline SINJAI 650cc Single Overhead Camshaft (SOHC) sistem Port Injection dengan fokus pengoperasian pada putaran tinggi. Variasi durasi akan dilakukan pada kedua cam, yakni cam katup masuk dan cam katup buang. Dimana variasi durasi akan dibagi menjadi 248° (standar), 254°, 260°, 266°, 272° dan 278°. Penambahan durasi dilakukan secara simetris 3° poros engkol sebelum katup membuka dan setelah katup menutup sehingga tidak ada perubahan pada Lobe Separation Angel (LSA). Metode penelitian ini menggunakan dua tahapan, metode simulasi kemudian metode eksperimen. Untuk mengetahui pengaruh dari variasi durasi camshaft terhadap unjuk kerja engine, terlebih dahulu akan dilakukan simulasi menggunakan software LOTUS Engine Simulation. Variasi durasi camshaft yang menunjukkan hasil unjuk kerja terbaik dari simulasi akan difabrikasi dan diaplikasikan pada engine SINJAI 650cc SOHC Port Injection. Kemudian akan dilakukan pengujian eksperimental untuk membandingkan hasil unjuk kerja camshaft standar dengan camshaft terbaik hasil dari simulasi software LOTUS Engine Simulation. Dari hasil simulasi menggunakan LOTUS Engine Simulation pada engine SINJAI 650 cc SOHC port injection, diperoleh durasi camshaft terbaik 260° pada putaran tinggi. Dengan peningkatan torsi 0.908%, daya 0.908%, bmep 0.908%, efisiensi thermal 0.626%, efisiensi volumetris 1.003% dan penurunan bsfc 0.252%, dari camshaft standar 248° pada putaran tinggi . Menurut hasil eksperimen, perbandingan unjuk kerja dari durasi camshaft 248° dan 260°, terjadi peningkatan torsi 5.53%, daya 5.53%, bmep 5.53%, efisiensi thermal 14.58%, efisiensi volumetris 2.04% dan penurunan bsfc 17.905%, emisi CO 5.183%, serta emisi HC 7.578%. Dari seluruh penelitian menggunakan metode simulasi dan metode eksperimen terhadap durasi camshaft, dapat diketahui bahwa camshaft durasi rendah menghasilkan unjuk kerja yang lebih besar pada putaran rendah namun buruk pada putaran tinggi, dan sebaliknya camshaft durasi tinggi menghasilkan unjuk kerja yang baik pada putaran tinggi namun buruk pada putaran rendah. Development of the auto industry led to the guarantee of comfort when ridden by generating a high performance, low fuel consumption, vibration and low exhaust emissions. One of the parameters that affect is the size of the combustion air supply into the combustion chamber. Where it is regulated by the mechanism of opening and closing the valve through the camshaft intake and the exhaust valve. The role of the camshaft is extremely important, such as timers, set the valve opening duration the duration of the opening of the valve, to determine the length of the duration of the overlap of incoming and exhaust valve valve, and is a major component of the mechanism of the valve-train. The addition of duration camshaft causes increased air supply on the round high, otherwise on the round low air supply be reduced. This research would like to know how the addition of duration camshaft against the main engine performance at high round. The research was done on the engine 4 step 2-cylinder inline SINJAI 650cc Single Overhead Camshaft (SOHC) system of the Injection Port with a focus on high-rotation operation. Variation in duration will be conducted on both cam, namely cam valve exhaust valve and cam's entrance. Where the duration of the variation will be subdivided into 248 ° (standard), 254°, 260°, 266°, 272 ° and 276 °. The addition of duration carried out symmetrically 3 ° crankshaft before the valve opens and closes the valves after so there is no change in the Lobe Separation Angel (LSA). This research method using two stages of simulation method, then the method of experimentation. To know the influence of the variation of duration camshaft against the performance engine, the first to be performed using simulation software LOTUS Engine Simulation. Variations of duration camshaft which showed the best performance of the simulation will be fabricated and applied to the engine SINJAI 650cc SOHC Port Injection. Then the experimental testing will be done to compare the performance of the standard with the best camshaft the camshaft results from simulations of the LOTUS Engine Simulation software. Results from simulations using LOTUS Engine Simulation on engine SINJAI port injection SOHC 650 cc, obtained the best camshaft 260° duration at high rpm. With the increased torque 0.908%, power 0.908%, bmep 0.908% thermal efficiency, 0.626% efficiency, volumetris and loss of 1.003% bsfc 0.252%, from standard camshaft 248 ° at high rpm. According to the experimental results, performance comparisons of duration camshaft 248 ° and 260°, an increase in torque 5.53% 5.53%, power, bmep 5.53%, 16% thermal efficiency, efficiency volumetris 2.04% and a decrease in emissions of bsfc 17.905% CO 5.183%, and emissions of HC 7.578%. From all the research using the method of simulation and experimental methods against duration camshaft, can note that with low-duration camshaft yield greater performance on a low rpm but poor at high rpm, and a rather high-duration camshaft produces a good performance at high rpm but poor on low rpm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 629.253 Dar a
Uncontrolled Keywords: durasi camshaft, putaran tinggi, lotus engine simulation, sinjai, sohc, duration camshaft, high rpm, lotus engine simulation, Sinjai, SOHC.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2017 03:07
Last Modified: 26 Dec 2018 07:04
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/1249

Actions (login required)

View Item View Item