Studi Eksperimen Dan Analisa Pengaruh Base Oil Perlumas Sae 10w30 Terhadap Viskositas, Temperatur Dan Performa Kendaraan Transmisi Otomatis Vario 125 Pgm-Fi

Azmi, Azmi (2018) Studi Eksperimen Dan Analisa Pengaruh Base Oil Perlumas Sae 10w30 Terhadap Viskositas, Temperatur Dan Performa Kendaraan Transmisi Otomatis Vario 125 Pgm-Fi. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
02111645000012-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Melihat kondisi saat ini sepeda motor menjadi alat transportasi yang paling banyak dipilih masyarakat dimana pertumbuhan pengunaan sepeda motor dalam lima tahun terakhir mencapai lebih dari 9 persen. Sejak tahun 2012 penjualan sepeda motor dengan transmisi otomatis terus mengalami peningkatan yang tajam hingga pada tahun 2018 penjualan sepeda motor transmisi otomatis mencapai 70 persen seluruh sepeda motor yang dijual ditahun tersebut. Dengan banyaknya jumlah sepeda motor transmisi otomatis saat ini maka permintaan akan pelumas khusus transmisi otomatis meningkat tajam. Konsumen saat ini dibingungkan dengan banyaknya pilihan pelumas dari segi bahan dasar atau base oil dan viskositas pelumas, Disisi lain setiap pabrikan kendaraan bermotor telah memproduksi sendiri pelumas yang digunakan untuk kendaraan yang diproduksi sehingga rata-rata konsumen memilih pelumas dari pabrikan kendaraan. sehingga perlu adanya studi eksperimen dan analisa pengaruh base oil pelumas terhadap sepeda motor transmisi otomatis. Studi eksperiman dimulai dari pemilihan pelumas yang digunakan yang berjumlah tiga pelumas yang masing-masing memiliki viskositas yang sama yakni SAE 10W30 berdasarkan viskositas yang dianjurkan oleh pabrikan dengan base oil pelumas yang berbeda. Setelah itu dilakukan pengecekan kondisi kendaraan dan penggantian pelumas, pemasangan thermometer pada tutup oli kendaraan sebelum kendaraan di set up diatas mesin inertia roller chasis dynotest dan dilakukan running full throttle pada temperature awal pelumas 40°C sebanyak tiga puluh kali terus menerus hingga didapatkan kenaikan temperatur pelumas setiap kali running pada dynotest. Selanjutnya didapat nilai torsi, power dan rpm pada mesin didapat dari sensor pada roller dynotest dan clamp pada kabel busi yang terhubung pada controller yang ditampilkan oleh layar computer melalui program sportdyno. Langkah berikutnya pelumas hasil dynotest diuji viskositas kinematik di laboratorium untuk melihat perubahan viskositas terhadap temperatur pada pelumas tersebut. Dari hasil studi eksperimen ini yang didapatkan bahwa kendaraan dengan pelumas 1 dengan base oil mineral nilai gaya dorong kendaraan tertinggi sebesar 2937.91 N dengan percepatan tertinggi yaitu 17.99 m/s2 pada kecepatan 10.44 km/jam dengan daya tertinggi 8.7 HP pada 8315 RPM pada temperatur 40°C menghasilkan viskositas 82.39 cSt dan pada temperatur akhir 93°C menghasilkan viskositas 12.41 cSt. Kendaraan dengan pelumas 2 dengan base oil semi sintetik mendapatkan nilai gaya dorong kendaraan tertinggi 3085.38 N dengan percepatan tertinggi 18.88 m/s2 pada kecepatan 12.56 km/jam dengan daya tertinggi 8.7 HP pada 8225 RPM pada temperatur 40°C yakni 69.64 cSt dan pada temperatur akhir 95.4°C menghasilkan viskositas 13.13 cSt. Kendaraan dengan pelumas 3 dengan base oil full sintetik memiliki nilai gaya dorong kendaraan tertinggi 3164.8 N dengan percepatan tertinggi 19.37 m/s2 pada kecepatan 12.87 km/jam dengan daya tertinggi 8.8 HP pada 8271 RPM pada temperatur 40°C yakni 78.66 cSt dan pada temperatur akhir 95.8°C yakni 12.67 cSt. ======================================================================================================================== Seeing the current condition of motorcycles became the most popular means of transportation where the growth of motorcycle use in the last five years reached more than 9 percent. Since 2012 sales of motorcycles with automatic transmission continue to increase sharply until in 2018 motorcycle automatic transmission sales reached 70 percent of all motorcycles sold that year. With the large number of automatic transmission motorcycles today the demand for automatic lubricants for automatic transmission increases sharply. Consumers today are puzzled by the large selection of lubricants in terms of base oil or lubricant viscosity. On the other hand every motor vehicle manufacturer has self-produced lubricants used for manufactured vehicles so that the average consumer chooses lubricants from vehicle manufacturers. so the need for experimental studies and analysis of the influence of base oil lubricants on automatic motorcycle transmission. Experimental studies began with the selection of used lubricants which amounted to three lubricants each having the same viscosity ie SAE 10W30 based on the viscosity recommended by the manufacturer with different lubricating oil base. After that checked the condition of the vehicle and the replacement of the lubricant, the installation of the thermometer on the vehicle oil cover before the vehicle is set up above the engine inertia roller chasis dynotest and performed full throttle running at the initial temperature of 40 ° C lubricant as much as thirty times continuously to get the increase in lubricant temperature every time it runs on the dynotest. Further obtained values torque, power and rpm on the machine obtained from the sensor on the dynotest roller and clamp on the spark plug wires connected to the controller displayed by the computer screen through sportdyno program. The next step of the dynotest lubricant was tested for the kinematic viscosity in the laboratory to see changes in viscosity to the temperature of the lubricant. From this experiment study we found that vehicles with lubricant 1 with base oil mineral value of the highest vehicle thrust force of 2937.91 N with the highest acceleration of 17.99 m2/s at a speed of 10.44 km/h with the highest power of 8.7 HP at 8315 RPM at 40°C yields a viscosity of 82.39 cSt and at a final temperature of 93°C yields a viscosity of 12.41 cSt. Vehicle with lubricant 2 with semi synthetic base oil gained the highest thrust value of vehicle 3085.38 N with highest acceleration of 18.88 m2/s at speed of 12.56 km/h with highest power 8.7 HP at 8225 RPM at 40°C is 69.64 cSt and at final temperature 95.4°C yields a viscosity of 13.13 cSt. Vehicle with lubricant 3 with full synthetic base oil has the highest thrust value of vehicle 3164.8 N with highest acceleration of 19.37 m2/s at speed of 12.87 km/h with the highest power 8.8 HP at 8271 RPM at 40°C is 78.66 cSt and at final temperature 95.8°C is 12.67 cSt.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Transmisi Otomatis, Base oil pelumas Viskositas,Temperatur Pelumas, Gaya Dorong, Power, Torsi
Subjects: T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics > TL210 Automobiles--Lubrication systems.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: azmi azmi
Date Deposited: 28 Jun 2021 02:49
Last Modified: 28 Jun 2021 02:49
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/55420

Actions (login required)

View Item View Item