Model Alokasi Lapangan Penumpukan Peti Kemas Ekspor Pada Suatu Pelabuhan: Studi Kasus Terminal Peti Kemas Banjarmasin

Baskara, Dwi Wahyu (2018) Model Alokasi Lapangan Penumpukan Peti Kemas Ekspor Pada Suatu Pelabuhan: Studi Kasus Terminal Peti Kemas Banjarmasin. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
04411440000035-Degree.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Permasalahan alokasi lapangan penumpukan peti kemas merupakan salah satu permasalahan dalam perencanaan operasional terminal, dimana perencanaan alokasi penumpukan peti kemas memiliki pengaruh yang besar untuk meminimalkan waktu sandar kapal. Permasalahan ini terjadi di pada Terminal Peti Kemas Banjarmasin. Dalam upaya penyelesaian permasalahan tersebut, diusulkan evaluasi dalam perencanaan alokasi lapangan penumpukan peti kemas ekspor menggunakan model alokasi lapangan penumpukan yang bertujuan mengurangi jarak tempuh truk dalam kegiatan muat dan menyeimbangkan jumlah pada setiap blok. Dengan adanya hasil optimasi tersebut maka dilakukan simulasi untuk mengetahui waktu muat kapal. Hasil optimasi menunjukan bahwa pada Bulan Februari 2018, jarak tempuh truk dapat bekurang hingga 4% (539 Km dari 13.941 Km), Total selisih peti kemas suatu kapal pada blok sebesar 74% (4.863 box dari 6.546 box), selisih peti kemas pada seluruh blok sebesar 55% (2.452 box dari 4.446 box), waktu kegiatan muat sebesar 13% (4.749 menit dari 36.129 menit), dan dari hasil optimasi tersebut didapatkan penghematan biaya bahan bakar keseluruhan (truk, RTG, dan CC) sebesar 16% (Rp 236.723.498 dari Rp 1.508.369.508). ================================================================================================== The problem of yard allocation is one of the problems in the terminal operational planning, where the allocation of container cargo is the most important part to minimize the berth time. This problem occurs at Banjarmasin Container Terminal. To solve the problem, it is proposed an evaluation in the allocation container storage of export container using optimization approach of yard allocation to reduce truck mileage in the activities used and to balance the number on each block. The optimization results show that in February 2018, the truck's distance could be reduced to 4% (539 Km from 13,941 Km), the number of container gap in the block by 74% (4,863 boxes from 6,546 boxes), the difference of the container up to the entire block of 55 % (2,452 boxes from 4,446 boxes), the activity time placed by 13% (4,749 minutes from 36,129 minutes), and the optimization results obtained total fuel cost (truck, RTG, and CC) of 16% (Rp 236.723.498 from Rp 1,508,369,508).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSTrL 627.31 Bas m-1 3100018078355
Uncontrolled Keywords: Evaluasi, Perencanaan Alokasi Peti Kemas, Optimasi, Simulasi, Evaluation, Yard Allocation Problem, Optimization
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE566.F7 Freighters. Cargo ships
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC357 Harbor Engineering. Piers, quays, and wharves
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Dwi Wahyu Baskara
Date Deposited: 31 Oct 2020 12:13
Last Modified: 15 Jul 2021 23:55
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/55939

Actions (login required)

View Item View Item